Saat ini, Hue memiliki persentase pencahayaan LED tertinggi di negara ini.

Menuju manajemen pencahayaan cerdas

Dengan perkembangan kota yang berorientasi pada model kota pintar, penerangan publik di Hue terus diinvestasikan dan ditingkatkan. Sistem penerangan LED secara bertahap menggantikan teknologi penerangan tradisional, membawa manfaat energi dan estetika yang signifikan. Menurut statistik dari Hue Urban Environment and Construction Joint Stock Company (HEPCO), di distrik Phu Xuan dan Thuan Hoa, lebih dari 24.600 lampu jalan saat ini beroperasi, di mana 68% di antaranya adalah lampu LED, yang membentang hampir 480 km jalan utama dan lebih dari 240 km gang. Hue juga memiliki persentase penerangan LED tertinggi di negara ini saat ini.

HEPCO juga telah berinvestasi dalam sistem kontrol pencahayaan terpusat. Pusat kendali saat ini menghubungkan 341 kabinet listrik melalui teknologi komunikasi nirkabel, memungkinkan pengaktifan/penonaktifan yang fleksibel berdasarkan kondisi cuaca dan kebutuhan penggunaan. Ini merupakan prasyarat penting bagi kota untuk secara bertahap menerapkan platform manajemen pencahayaan perkotaan yang cerdas.

Selain penerangan umum untuk lalu lintas dan kehidupan sehari-hari, HEPCO juga bertanggung jawab atas penerangan arsitektur di beberapa landmark penting di kota, yang melayani pariwisata dan mendefinisikan identitas kota di malam hari. Struktur seperti Jembatan Truong Tien, Monumen Ky Dai, Benteng Kekaisaran, dan yang terbaru, Jembatan Nguyen Hoang, tidak hanya diterangi tetapi telah menjadi "karya agung penerangan," menciptakan sorotan estetika untuk seluruh kota. Penerangan di lokasi-lokasi ini tidak hanya memandu pengunjung tetapi juga membangkitkan kedalaman budaya ibu kota kuno, meninggalkan kesan abadi bagi wisatawan domestik dan internasional.

Masalah berlapis-lapis dalam manajemen pencahayaan

Menurut Bapak Hoang Van Tien, Direktur Perusahaan Penerangan di bawah HEPCO, salah satu tantangan terbesar saat ini adalah fragmentasi dalam sistem manajemen. Jalan raya, taman, situs bersejarah, dan pekerjaan umum dikelola oleh berbagai unit yang berbeda: HEPCO bertanggung jawab atas penerangan lalu lintas di dua distrik pusat dan kota Huong Thuy; Pusat Taman dan Penghijauan bertanggung jawab atas penerangan taman; distrik Phu Loc, Phu Vang, Quang Dien, A Luoi, dan kota Huong Tra dikelola oleh pemerintah daerah; sementara penerangan untuk situs bersejarah ditangani oleh Pusat Konservasi Peninggalan Kota Kekaisaran Hue. Hal ini menjadi kendala dalam perencanaan dan pengembangan sistem penerangan yang sinkron dan modern di seluruh kota. Situasi "setiap tempat dengan gayanya sendiri" dan "setiap tempat dengan arah penerangannya sendiri" agak mengurangi efektivitas keseluruhan infrastruktur penerangan.

Berbicara di Konferensi Sains Pencahayaan Nasional yang diadakan di Hue pada akhir Mei, Bapak Tran Quoc Khanh, Direktur Jenderal HEPCO, menyampaikan kekhawatirannya tentang sumber daya keuangan. Beliau mencatat bahwa kendala keuangan yang menghambat investasi dalam pencahayaan artistik dan biaya investasi awal yang tinggi merupakan hambatan signifikan bagi adopsi teknologi pencahayaan cerdas secara luas. Bersamaan dengan itu, keseimbangan antara pelestarian dan pengembangan sangat penting, karena pemasangan sistem pencahayaan di situs bersejarah membutuhkan pemahaman mendalam tentang arsitektur, material, dan nilai-nilai budaya dari bangunan tersebut. Pencahayaan yang salah, yang kurang memiliki nada atau intensitas yang tepat, dapat mengganggu dampak emosional dari situs bersejarah. Sementara itu, tekanan untuk menarik wisatawan dan mengembangkan ekonomi malam hari menuntut peningkatan pencahayaan untuk menciptakan titik fokus. Menyeimbangkan pelestarian kondisi asli dengan kebutuhan modernisasi adalah masalah rumit yang membutuhkan pendekatan multidisiplin dan konsensus sosial.

Untuk mengatasi tantangan yang ada dan membangun pencapaian yang telah diraih, diperlukan strategi pengelolaan pencahayaan yang komprehensif, tersinkronisasi, dan jangka panjang. Bapak Tran Quoc Khanh menyarankan agar kota segera mengeluarkan rencana pencahayaan khusus yang sejalan dengan prinsip-prinsip kota pintar, dengan memprioritaskan implementasi sistem kontrol pencahayaan pintar di seluruh kota untuk memungkinkan pemantauan, pengendalian, dan optimasi jarak jauh.

HEPCO mengusulkan pembentukan basis data terpusat untuk infrastruktur penerangan guna memfasilitasi pemeliharaan, peningkatan, dan koordinasi antar sektor. Digitalisasi dan pengelolaan data tentang peralatan, waktu operasi, tingkat konsumsi, dan area tanggung jawab akan menghemat waktu dan biaya, serta mengurangi risiko manajemen. Secara bersamaan, pembentukan komite atau kelompok kerja khusus yang terdiri dari para ahli di bidang penerangan, arsitektur, konservasi, dan perwakilan pemerintah direkomendasikan untuk memastikan bahwa semua proyek penerangan di kawasan warisan budaya dievaluasi secara objektif, ilmiah, dan dengan pendekatan humanistik.

Teks dan foto: DANG TRINH

Sumber: https://huengaynay.vn/kinh-te/de-hue-them-diem-nhan-ve-dem-154998.html