Selama pertemuan di Batalyon 563, suasana untuk mempelajari hukum sangat hidup. Para prajurit dengan antusias berpartisipasi dalam kuis "Pertanyaan Cepat - Jawaban Benar" tentang Hukum Wajib Militer , Hukum Laut Vietnam, dan peraturan tentang manajemen pasukan. Organisasi yang hidup dan menarik ini membuat pembelajaran hukum di unit menjadi lebih mudah diakses dan diingat.
Letnan Kolonel Pham Huu Truong, Perwira Politik Batalyon 563, menyatakan bahwa unit tersebut selalu menganggap penyebaran dan pendidikan hukum sebagai aspek penting dalam membangun kekuatan yang disiplin dan terorganisir dengan baik. Oleh karena itu, batalyon tersebut berfokus pada pemeliharaan dan implementasi yang efektif dari "Hari Hukum Bulanan," dengan memandangnya sebagai forum bagi perwira dan prajurit untuk bertukar dan berbagi situasi, menganalisisnya, dan mengambil pelajaran praktis. "Kami percaya bahwa pendidikan hukum bukan hanya tentang menyampaikan peraturan, tetapi juga tentang membantu prajurit memahami dan menerapkannya dengan benar dalam setiap tugas spesifik. Ketika perwira dan prajurit bertukar dan menangani situasi kehidupan nyata, mereka akan lebih proaktif dalam pembelajaran mereka, sehingga meningkatkan kesadaran mereka akan kepatuhan hukum dan disiplin," tegas Letnan Kolonel Pham Huu Truong. Selain itu, model-model seperti "Satu Pertanyaan Hukum Sehari," "Satu Hukum Seminggu," "Tim Konseling Psikologis dan Hukum Personel Militer," dan "Perpustakaan Hukum" dipelihara secara efektif. Melalui papan pengumuman, pengeras suara internal, dan kegiatan unit, konten hukum disampaikan secara jelas dan mudah dipahami. Model "Menggunakan pelanggaran sebagai tema kegiatan ideologis" membantu prajurit membedakan dengan jelas antara yang benar dan yang salah, sehingga menumbuhkan disiplin diri.
![]() |
| Para perwira dan prajurit Batalyon 563 membaca buku dan surat kabar untuk mempelajari hukum. |
Selain pelatihan internal, Batalyon 563 juga berkolaborasi dengan lembaga terkait di Angkatan Laut untuk menyelenggarakan program pendidikan dan kesadaran hukum bagi para perwira dan prajuritnya. Selama sesi ini, staf profesional menganalisis kasus-kasus tipikal dari kehidupan sehari-hari, dengan jelas menguraikan penyebab, konsekuensi, dan sanksi, membantu prajurit memperoleh pemahaman yang lebih dalam tentang disiplin dan hukum. Letnan Kolonel Pham Thi Thanh Thuy, Wakil Ketua Hakim Pengadilan Militer Wilayah Angkatan Laut, menyatakan: “Kasus-kasus kehidupan nyata selalu memiliki dampak pencegahan dan pendidikan yang signifikan. Melalui analisis penyebab, konsekuensi, dan tanggung jawab hukum terkait, para perwira dan prajurit memperoleh pemahaman yang lebih jelas tentang apa yang boleh mereka lakukan, apa yang tidak boleh mereka lakukan, dan konsekuensi dari pelanggaran. Ini adalah fondasi penting bagi setiap prajurit untuk meningkatkan kesadaran mereka tentang kepatuhan hukum dan menjaga disiplin militer yang ketat.”
Salah satu keunggulan Batalyon 563 adalah pendekatan inovatifnya dalam mengintegrasikan pendidikan hukum dengan pendidikan tradisional dan tugas melindungi kedaulatan maritim dan pulau-pulau. Unit ini secara rutin menyelenggarakan sesi untuk menyebarluaskan dan memperkenalkan Hukum Laut Vietnam, Konvensi Perserikatan Bangsa-Bangsa tentang Hukum Laut tahun 1982, dan dokumen hukum terkait, khususnya kepada rekrutan baru. Melalui ceramah tematik, film dokumenter, sesi tanya jawab, dan kegiatan menarik lainnya, para perwira dan prajurit memperoleh pemahaman yang lebih baik tentang tanggung jawab mereka sebagai personel militer; sekaligus menumbuhkan kebanggaan pada tradisi Angkatan Laut Rakyat Vietnam, sehingga meningkatkan kesadaran mereka tentang penegakan hukum, disiplin, dan tekad untuk melindungi kedaulatan suci Tanah Air dengan teguh. Prajurit Tran Thuan Thien, Regu 6, Peleton 5, Kompi 26, Batalyon 563, berbagi: “Melalui sesi pelatihan hukum di unit, saya lebih memahami tanggung jawab saya dalam pekerjaan dan kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, saya selalu mengingatkan diri sendiri untuk mematuhi peraturan dengan ketat, menjaga disiplin, dan berusaha menyelesaikan semua tugas yang diberikan dengan baik.”
Untuk memastikan bahwa para prajurit benar-benar memahami, mengingat, dan menerapkan peraturan secara efektif, Batalyon tersebut menyelenggarakan berbagai bentuk propaganda seperti kontes pengetahuan hukum, forum pemuda, dan pertunjukan teater. Para prajurit belajar dan bertindak secara bersamaan, menjadikan pendidikan hukum sebagai kegiatan yang rutin, menarik, dan efektif. Akibatnya, selama bertahun-tahun, Batalyon tersebut tidak pernah mengalami pelanggaran disiplin serius. Letnan Kolonel Do Ngoc Sang, Komandan Batalyon 563, menekankan: “Disiplin hanya benar-benar berkelanjutan ketika menjadi kebutuhan yang didorong sendiri oleh setiap prajurit. Ketika perwira dan prajurit memiliki pemahaman yang benar dan bertindak dengan tepat, kekuatan unit akan berlipat ganda.”
Pelajaran hukum yang dinamis, beserta analisis dan diskusi tentang situasi kehidupan nyata, membantu menanamkan pengetahuan hukum secara mendalam ke dalam kesadaran para perwira dan prajurit Batalyon 563. Akibatnya, kesadaran mereka akan kepatuhan hukum dan disiplin meningkat, berkontribusi pada pemeliharaan budaya militer yang sehat, bersatu, dan disiplin di dalam unit tersebut.
Sumber: https://www.qdnd.vn/phap-luat/pho-bien-giao-duc-phap-luat/de-phap-luat-tham-sau-vao-nhan-thuc-bo-doi-1043826








