
Hasil penilaian lahan menggunakan berbagai metode penilaian lahan berfungsi sebagai bahan acuan bagi Negara dalam menentukan harga lahan. Hal ini tercantum dalam rancangan amandemen Undang-Undang Pertanahan 2024 yang saat ini sedang ditinjau oleh Kementerian Pertanian dan Lingkungan Hidup .
Terkait tabel harga tanah, Kementerian Pertanian dan Lingkungan Hidup telah mengusulkan dua opsi amandemen. Opsi pertama adalah agar Pemerintah menerbitkan tabel harga tanah setiap lima tahun sekali, bukan setiap tahun seperti saat ini. Tabel harga tanah akan dikembangkan berdasarkan luas dan lokasi. Untuk daerah yang memiliki peta kadaster digital dan basis data harga tanah, tabel harga tanah akan dikembangkan hingga ke setiap bidang tanah individual. Komite Rakyat Provinsi akan memiliki wewenang untuk memutuskan apakah perlu menambah tabel harga tanah selama tahun berjalan.
Metode kedua melibatkan penghapusan harga tanah tertentu dan penerapan kembali koefisien penyesuaian harga tanah (koefisien K). Koefisien K adalah persentase kenaikan atau penurunan di area dan lokasi tertentu yang digunakan untuk menyesuaikan harga dalam tabel harga tanah setiap tahunnya. Komite Rakyat provinsi akan menerbitkan koefisien K untuk penyesuaian harga tanah mulai tahun setelah periode 5 tahun penerapan tabel harga tanah.
Sumber: https://baolaocai.vn/de-xuat-nha-nuoc-quyet-dinh-gia-dat-post650086.html






Komentar (0)