Tidak sepopuler Ta Xua, Y Ty, atau Mu Cang Chai, lautan awan di Keo Lom masih mempertahankan keindahan alaminya yang langka, di mana pengunjung dapat dengan tenang mengamati lapisan-lapisan awan putih yang melayang di kaki gunung.
Hamparan awan itu seindah lukisan cat air.
Terletak di area jalur Keo Lom, di komune Na Son, provinsi Dien Bien, tempat ini secara bertahap menjadi destinasi pengamatan awan yang menarik bagi mereka yang gemar menjelajahi Vietnam Barat Laut.
Keo Lom adalah salah satu jalur pegunungan terindah di Dien Bien , dengan medan yang berkelok-kelok, ketinggian yang tinggi, dan iklim dataran tinggi yang khas, menjadikannya ideal untuk pembentukan lautan awan di pagi hari.
Yang membuat Keo Lom unik adalah sensasi "menyentuh awan". Antara pukul 5 dan 7 pagi, terutama pada hari-hari dingin dari akhir musim gugur hingga awal musim semi, seluruh lembah diselimuti lautan awan yang tebal. Deretan pegunungan yang bergelombang, tersembunyi di antara awan putih, menciptakan pemandangan yang megah sekaligus lembut, seperti lukisan tinta tradisional.
Saat matahari perlahan terbit dari balik lereng gunung, sinarnya menembus awan, menciptakan garis-garis cahaya keemasan yang membangkitkan pemandangan setelah malam yang panjang dan dingin. Tak berlebihan jika dikatakan bahwa banyak orang menggambarkan Keo Lom memiliki keindahan yang megah dan puitis, ciri khas pegunungan dan hutan di wilayah Barat Laut.
Di balik lautan awan, perjalanan menuju Keo Lom juga merupakan pengalaman yang tak terlupakan. Dari kota Dien Bien Phu, wisatawan mengikuti Jalan Raya Nasional 279 menuju Dien Bien Dong. Semakin jauh Anda pergi, semakin berkelok-kelok jalannya, dengan tikungan tajam khas daerah pegunungan tinggi. Di kedua sisi jalan, hamparan hijau hutan tua, ladang jagung, dan desa-desa yang mengintip di balik kabut pagi terbentang sejauh mata memandang.
Jalan melalui Keo Lôm memiliki panjang sekitar 20 km dengan banyak jalur pegunungan yang berkelok-kelok dan lereng curam, cocok bagi mereka yang menikmati sensasi menaklukkan medan yang menantang.
Penduduk setempat mengatakan waktu terbaik untuk berburu awan di Keo Lom adalah sekitar bulan Oktober hingga Maret tahun berikutnya. Ini adalah periode ketika suhu turun, kelembapan tinggi, dan terdapat perbedaan suhu yang besar antara siang dan malam – kondisi ideal untuk pembentukan lautan awan yang tebal.

Untuk mendapatkan foto-foto yang menakjubkan, pengunjung sebaiknya berangkat sangat pagi, bahkan menginap semalam di dekat jalur pendakian untuk menyaksikan matahari terbit. Momen paling mengesankan biasanya terjadi ketika matahari terbit di atas puncak gunung, memancarkan cahaya jingga keemasan di atas awan putih yang lembut seperti gelombang laut.
Banyak fotografer menggambarkan Keo Lom sebagai "lautan langit di pegunungan," karena ketika dilihat dari puncak jalur pegunungan, awan yang berputar-putar memenuhi lembah menciptakan perasaan seperti sedang memandang lautan.
Temukan ketenangan yang melekat di pegunungan dan hutan.
Daya tarik Keo Lom juga terletak pada keindahan alamnya yang masih alami dan belum dikomersialkan. Tanpa banyak layanan wisata , kafe yang ramai, atau tempat foto yang sudah dibangun, tempat ini mempertahankan ketenangan alami pegunungan dan hutannya. Justru inilah yang membuatnya sangat dicintai oleh banyak pengunjung. Mereka datang ke Keo Lom untuk mencari kedamaian, mendengarkan angin yang berdesir di lereng gunung, dan merasakan luasnya alam Vietnam Barat Laut.
Selain berburu awan, wisatawan dapat menggabungkan perjalanan mereka dengan menjelajahi kehidupan budaya etnis minoritas di dataran tinggi sekitar Dien Bien. Rumah-rumah yang bertengger di lereng gunung, sawah bertingkat yang luas, dan pasar dataran tinggi yang sederhana menciptakan gambaran yang kaya akan esensi wilayah pegunungan. Dien Bien terkenal tidak hanya karena sejarahnya tetapi juga karena keindahan alamnya yang masih alami di wilayah perbatasan barat laut yang terpencil ini.
Dalam beberapa tahun terakhir, gambar lautan awan di Keo Lom semakin sering muncul di forum perjalanan dan media sosial. Namun, area ini masih belum terlalu ramai, memungkinkan setiap orang untuk menemukan ruang pribadi mereka sendiri di tengah hamparan awan dan pegunungan yang luas. Bagi mereka yang mencintai keindahan alam dan ingin menemukan destinasi unik di Vietnam Barat Laut, Keo Lom mungkin merupakan perjalanan yang layak dilakukan setidaknya sekali.
Sumber: https://www.vietnamplus.vn/den-dien-bien-de-cham-vao-bien-may-bong-benh-keo-lom-post1109324.vnp








Komentar (0)