Di mana alam berpadu dengan legenda.
Kawasan wisata Ba Ho bermula dari puncak gunung setinggi 660 meter, yang termasuk dalam rangkaian pegunungan Hon Goong - Hon Ngang - Hon Ba. Sungai yang panjangnya kurang dari 10 km ini berkelok-kelok melewati banyak lereng, menciptakan perjalanan yang terjal dan indah. Setelah itu, sungai mengalir ke sawah Phu Huu, kemudian berlanjut ke hilir menuju muara Ha Lien dan laguna Nha Phu. Sungai Ba Ho memiliki keindahan yang memadukan bebatuan dengan vegetasi dan bunga; keanekaragaman dan banyaknya burung di sana. Bagian hilir sungai Ba Ho menyerupai sungai kecil yang tenang yang mengalir di bawah deretan bambu. Nama Ba Ho (Tiga Danau) berasal dari fakta bahwa terdapat tiga danau di sini, menciptakan lanskap yang menakjubkan. Danau pertama memiliki lapisan bebatuan besar dan kecil yang diselingi pepohonan purba yang memberikan naungan. Danau kedua berjarak sekitar 50 meter dari danau pertama, yang mengharuskan pendakian melewati beberapa bebatuan yang agak berbahaya dan celah-celah kecil. Di sini, airnya tenang dan jernih, tanpa air terjun. Danau ini terbentuk oleh sebuah batu besar dan datar yang menghalangi aliran air, menciptakan bendungan alami. Danau ketiga terletak sekitar 50 meter dari danau kedua dan merupakan danau tertinggi, sekaligus tujuan akhir. Dasar danau berbatu dan berpasir, dan airnya jernih, sejuk, dan menyegarkan.
![]() |
| Keindahan kawasan wisata Ba Ho. Foto: Disediakan oleh Kawasan Wisata Ba Ho. |
Keindahan kawasan wisata Ba Ho juga dikaitkan dengan legenda rakyat yang mempesona. Menurut legenda, tiga danau di sini adalah tempat suci, tempat tinggal para dewa gunung. Para dewa ini menganugerahkan tanah ini sumber air murni dan kehidupan yang berlimpah. Penduduk setempat percaya bahwa aliran air ini membawa energi spiritual pegunungan dan hutan, sumber berkah, cuaca yang baik, dan panen yang melimpah. Oleh karena itu, mereka sering datang ke kawasan wisata Ba Ho untuk berdoa dan mencari kedamaian, terutama selama musim kemarau atau di awal musim tanam. “Pada zaman feodal, di tahun-tahun kekeringan, penduduk setempat sering datang untuk berdoa. Sebuah altar biasanya didirikan di danau kedua. Setelah upacara, kepala pendeta dengan hormat melemparkan batu besar ke danau. Kemudian, apa pun yang mereka lakukan hari itu akan turun hujan...” (kutipan dari *Land of Agarwood* - Quach Tan). Kepercayaan rakyat ini menegaskan nilai spiritual dan budaya khusus Ba Ho dalam kehidupan masyarakat.
Peringkat yang direkomendasikan
Kawasan wisata Ba Ho saat ini sedang dikembangkan untuk ekowisata dengan adanya Kawasan Wisata Ba Ho. Namun, untuk pengelolaan dan perlindungan yang lebih efektif, sangat penting untuk mengklasifikasikannya sebagai tempat wisata tingkat provinsi. Menurut Bapak Truong Hoai Phuong, Wakil Manajer Umum Kawasan Wisata Ba Ho, kawasan wisata Ba Ho merupakan destinasi wisata yang terkenal di kalangan penduduk lokal, wisatawan domestik, dan internasional. Banyak layanan wisata terkait akomodasi, hiburan, wisata, dan kuliner telah diinvestasikan dan dikembangkan di sini. Pada tahun-tahun puncak, kawasan wisata ini menerima lebih dari 76.800 pengunjung, dan sejak awal tahun 2025 hingga saat ini, telah menerima lebih dari 10.500 pengunjung. Para pelaku bisnis sangat menginginkan kawasan wisata Ba Ho diklasifikasikan sebagai situs tingkat provinsi. Hal ini akan mempermudah pengelolaan, perlindungan, dan pemanfaatan nilai-nilai alam dan lanskap lingkungannya yang lebih baik, serta meningkatkan nilai merek destinasi untuk promosi dan pengenalan kepada wisatawan. Oleh karena itu, perusahaan telah berkoordinasi erat dengan pihak berwenang terkait dan pemerintah daerah dalam melakukan survei dan menentukan cakupan kawasan wisata, serta menyediakan informasi yang diperlukan untuk menyusun dokumen kawasan wisata tersebut.
![]() |
| Para wisatawan menikmati waktu mereka di tempat wisata Ba Ho. Foto: Disediakan oleh Kawasan Wisata Ba Ho. |
Pada akhir Oktober 2025, Pusat Konservasi Warisan Budaya Provinsi mengirimkan dokumen kepada Dinas Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata mengenai pemeringkatan kawasan wisata Ba Ho. Sesuai dengan itu, pusat tersebut telah menyelesaikan berkas ilmiah yang mengusulkan pemeringkatan kawasan wisata Ba Ho; dan secara bersamaan mengusulkan agar dinas tersebut meminta pendapat dari organisasi dan individu terkait untuk menyelesaikan berkas tersebut sebelum diserahkan kepada Komite Rakyat Provinsi untuk pemeringkatan. Bapak Hoang Quy, Wakil Direktur Pusat Konservasi Warisan Budaya Provinsi Khanh Hoa, mengatakan bahwa setelah meneliti dan menentukan nilai kawasan wisata Ba Ho, pimpinan pusat mengarahkan departemen terkait untuk berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan pelaku usaha dalam menyusun berkas ilmiah untuk kawasan wisata Ba Ho. Kawasan wisata Ba Ho bukan hanya destinasi wisata yang menarik dengan lanskapnya yang masih alami, ekosistem hutan dan sungai yang unik, tetapi juga memiliki nilai sejarah, budaya, ilmiah, dan pengembangan pariwisata. Oleh karena itu, diperlukan solusi untuk melindungi kawasan wisata tersebut, yang akan menjadi dasar bagi penelitian dan pengembangan solusi pemanfaatan yang efektif.
GIANG DINH
Sumber: https://baokhanhhoa.vn/du-lich/danh-lam-thang-canh/202511/dep-thay-danhthang-ba-ho-9af1cc3/








Komentar (0)