Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

Berbelanja di era digital

Dengan perkembangan teknologi digital yang pesat, kebiasaan belanja banyak keluarga telah mengalami perubahan signifikan. Alih-alih langsung pergi ke pasar, yang memakan waktu...

Báo Lai ChâuBáo Lai Châu26/12/2025

Sebagai seorang pengusaha yang menjual pakaian dan kosmetik, dengan suami yang bekerja jauh dari rumah dan membesarkan dua anak kecil sendirian, Ibu Tran Thi Sam (kelompok perumahan 14, Kelurahan Tan Phong) hampir tidak punya waktu untuk pergi ke pasar seperti dulu. Kombinasi antara bisnis dan tanggung jawab keluarga membuat mengatur waktu untuk belanja dan kehidupan sehari-hari menjadi tugas yang sulit. Dalam beberapa tahun terakhir, belanja online telah membantunya menjadi lebih proaktif dalam mengelola hidupnya.

Ibu Sam berbagi: "Kapan pun saya punya waktu luang, saya bisa memesan makanan dan barang-barang rumah tangga melalui telepon. Barang-barang tersebut diantar langsung ke rumah saya, sehingga menghemat banyak waktu, terutama bagi orang-orang yang sibuk."

Công việc buôn bán bận rộn, chị Trần Thị Sâm (tổ dân phố 14, phường Tân Phong) thường lựa chọn mua sắm online để tiết kiệm thời gian.

Karena sibuk dengan bisnisnya, Ibu Tran Thi Sam (kelompok perumahan 14, Kelurahan Tan Phong) secara proaktif memilih belanja online untuk memastikan kehidupan sehari-hari keluarganya tidak terganggu.

Bukan hanya keluarga Ibu Sam; banyak rumah tangga di provinsi ini secara bertahap mengembangkan kebiasaan berbelanja melalui platform digital. Keluarga Ibu Vang Thi Pang di kawasan perumahan Lao Ty Phung (kelurahan Tan Phong) dulunya hampir setiap hari pergi ke pasar untuk membeli makanan. Namun, dalam beberapa tahun terakhir, ia beralih memesan melalui media sosial dan aplikasi belanja online.

Menurut Ibu Pằng, metode belanja ini menghemat waktu perjalanan keluarganya dan praktis di hari-hari sibuk. Pada saat yang sama, metode ini memungkinkan mereka untuk secara proaktif mengontrol pengeluaran tanpa harus pergi ke pasar sesering sebelumnya.

02

Ibu Vang Thi Pang, yang tinggal di kawasan perumahan Lao Ty Phung, Kelurahan Tan Phong, menggunakan ponsel pintar untuk memesan barang secara online.

Menghadapi meningkatnya permintaan belanja online, banyak toko kelontong, bisnis makanan, dan jaringan supermarket di daerah tersebut dengan cepat menyesuaikan metode operasional mereka. Selain penjualan langsung, bisnis-bisnis ini secara proaktif menerima pesanan melalui telepon, media sosial, dan aplikasi belanja, serta mengatur pengiriman ke rumah, yang berkontribusi pada peningkatan kualitas layanan pelanggan.

Ibu Quach Thi Thuong Huyen (seorang karyawan di supermarket Winmart+, Jalan Tran Phu, Kelurahan Tan Phong) mengatakan: "Jumlah pelanggan yang memesan secara online telah meningkat secara signifikan, terutama untuk makanan dan barang konsumsi sehari-hari. Penerapan layanan antar ke rumah membantu supermarket melayani pelanggan dengan lebih baik dan memenuhi kebutuhan masyarakat akan belanja yang praktis."

Tidak hanya supermarket, tetapi banyak pedagang kecil juga secara proaktif menerapkan teknologi pada bisnis mereka. Ibu Lo Thi Thom dari Zona 8 (Komune Than Uyen) berbagi bahwa, selain berjualan langsung di rumah, ia juga mempromosikan produk cham cheo-nya di media sosial, menerima pesanan, dan mengantarkannya ke rumah pelanggan sesuai permintaan. Berkat ini, produk keluarganya tidak hanya dikonsumsi secara lokal tetapi juga dikenal oleh banyak pelanggan di daerah lain, yang menyebabkan peningkatan jumlah pelanggan dan pasar yang lebih stabil.

03

Memahami kebutuhan konsumen, jaringan supermarket Winmart di provinsi ini selalu menyediakan barang-barang yang siap melayani pembeli online.

Namun, terlepas dari kemudahan belanja online, banyak orang masih mempertahankan kebiasaan pergi ke pasar tradisional. Hal ini karena memilih langsung hasil bumi segar, mengobrol dengan penjual, dan merasakan suasana ramai pasar tetap menjadi aspek yang familiar dan tak tergantikan dalam kehidupan sehari-hari. Koeksistensi pasar tradisional dan metode belanja modern telah menciptakan gambaran yang beragam dalam kebiasaan konsumsi masyarakat.

Berbelanja di era digital bukan hanya perubahan metode belanja, tetapi juga mencerminkan adaptasi fleksibel masyarakat terhadap laju kehidupan modern. Terlepas dari metode yang dipilih, tujuan bersama tetap sama, yaitu memenuhi kebutuhan sehari-hari, menghemat waktu, dan secara bertahap meningkatkan kualitas hidup.

Sumber: https://baolaichau.vn/xa-hoi/di-cho-thoi-cong-nghe-567307


Komentar (0)

Silakan tinggalkan komentar untuk berbagi perasaan Anda!

Dalam kategori yang sama

Tampilan jarak dekat pohon pomelo Dien dalam pot, seharga 150 juta VND, di Kota Ho Chi Minh.
Pusat penjualan bunga marigold di Hung Yen laris manis menjelang Tết.
Jeruk bali merah, yang dulunya dipersembahkan kepada kaisar, sedang musimnya, dan para pedagang memesan, tetapi pasokannya tidak mencukupi.
Desa-desa bunga di Hanoi ramai dengan persiapan menyambut Tahun Baru Imlek.

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

Kagumi kebun kumquat yang unik dan tak ternilai harganya di jantung kota Hanoi.

Berita Terkini

Sistem Politik

Lokal

Produk