Selama 50 tahun, menyandang nama Presiden Ho Chi Minh, Kota Ho Chi Minh tidak hanya menegaskan perannya sebagai lokomotif ekonomi negara, tetapi juga terus berupaya untuk melestarikan, mempromosikan, dan menyebarkan nilai-nilai sejarah dan budaya kepada masyarakat.
Dalam konteks pembangunan modern, kota ini secara bertahap memperbarui pendekatannya terhadap warisan budaya dengan menerapkan teknologi digital , berinovasi dalam kegiatan konservasi, dan mendekatkan nilai-nilai tradisional kepada masyarakat, terutama generasi muda.

Di banyak museum dan ruang budaya yang didedikasikan untuk Kota Ho Chi Minh , teknologi telah menjadi jembatan, membantu menghidupkan kembali sejarah.
Di banyak museum dan ruang budaya di Kota Ho Chi Minh, teknologi telah menjadi jembatan yang menghidupkan sejarah. Foto-foto dokumenter hitam putih direkonstruksi seperti rekaman film bergerak, dan banyak artefak serta dokumen bersejarah didigitalisasi, memungkinkan pengunjung untuk berinteraksi langsung melalui layar sentuh, kode QR, atau perangkat pintar. Menurut banyak pengunjung, pendekatan baru ini membuat akses ke sejarah lebih menarik, lebih mudah dipahami, dan lebih sesuai untuk siswa.
Bapak Dang, Ketua Komite Front Persatuan Nasional Vietnam Distrik Minh Phung, mengatakan bahwa penerapan teknologi modern tidak hanya berkontribusi pada promosi transformasi digital tetapi juga membantu menyebarluaskan lebih luas dokumen, kisah, dan nilai-nilai ideologis Presiden Ho Chi Minh, sehingga menciptakan kondisi bagi masyarakat, khususnya kaum muda, untuk mengakses dan mempelajari tentang beliau dengan cara yang lebih visual, jelas, dan mudah dipahami.


Stasiun Radio dan Televisi Kota Ho Chi Minh telah mengembalikan warna seluruh rekaman hitam-putih tahun 1978 dari pertunjukan Cai Luong (opera tradisional Vietnam) "Gendang Me Linh".
Selain menerapkan teknologi pada kegiatan pameran, kota ini juga secara proaktif membawa bentuk-bentuk budaya tradisional ke sekolah-sekolah dan masyarakat.
Salah satu pencapaian yang patut diperhatikan adalah restorasi seluruh rekaman hitam-putih pertunjukan Cai Luong (opera tradisional Vietnam) "Gendang Me Linh" dari tahun 1978 oleh Stasiun Radio dan Televisi Kota Ho Chi Minh menggunakan teknologi modern dan kecerdasan buatan. Ini bukan hanya upaya untuk melestarikan materi arsip yang berharga, tetapi juga berkontribusi untuk "membangkitkan" warisan teater yang telah meninggalkan kesan mendalam pada banyak generasi penonton. Bersamaan dengan itu, program pertukaran budaya yang menampilkan musik tradisional dan Cai Luong di sekolah-sekolah memberikan kesempatan bagi siswa untuk mengakses dan lebih memahami nilai-nilai budaya nasional. Banyak siswa mengatakan bahwa setelah mengalami langsung bentuk-bentuk seni ini, seni tersebut tidak lagi asing atau membosankan, tetapi menjadi lebih menarik dan sesuatu yang patut dibanggakan.
Ketika warisan budaya hidup selaras dengan denyut nadi kota.
Di bagian timur Kota Ho Chi Minh, yang meliputi puluhan kecamatan, distrik, dan zona khusus dengan lebih dari 200 festival budaya tradisional besar dan kecil, upaya pelestarian warisan budaya terus dilaksanakan melalui berbagai metode yang fleksibel.
Festival rakyat, acara budaya etnis, kegiatan olahraga tradisional, dan program pertukaran masyarakat secara rutin diselenggarakan, menciptakan peluang bagi masyarakat untuk berpartisipasi dalam melestarikan identitas lokal mereka. Banyak siswa dan kaum muda dari kelompok etnis minoritas mengungkapkan kebanggaan mereka dalam memperkenalkan keindahan budaya etnis mereka kepada teman-teman mereka. Sekolah juga melihat ini sebagai kesempatan untuk mendidik generasi muda tentang akar, tradisi, dan tanggung jawab untuk melestarikan nilai-nilai yang ditinggalkan oleh leluhur mereka.



Wilayah timur Kota Ho Chi Minh, yang meliputi puluhan komune, kelurahan, dan zona khusus, adalah rumah bagi lebih dari 200 festival budaya tradisional besar dan kecil.
Pendekatan inovatif terhadap pelestarian dan promosi warisan budaya menunjukkan bahwa sejarah dan budaya bukan lagi nilai-nilai yang terbatas pada buku atau museum. Ketika dihubungkan dengan teknologi, pendidikan, dan pengalaman langsung, warisan budaya menjadi lebih mudah diakses, dinamis, dan berpengaruh dalam kehidupan modern. Inilah juga bagaimana Kota Ho Chi Minh terus menjaga esensi budayanya, memungkinkan masa lalu dan masa kini untuk berharmoni dalam perjalanan pembangunan kota.
Silakan saksikan HTV News pukul 8 malam dan Program Dunia 24 Jam pukul 8:30 malam setiap hari di HTV9.
Sumber: https://htv.vn/di-san-hoi-sinh-giua-long-thanh-pho-mang-ten-bac-222260531175106119.htm








Komentar (0)