![]() |
Wortel adalah salah satu sumber makanan alami terkaya akan beta-karoten (prekursor vitamin A). Foto: Magnific . |
Vitamin A adalah salah satu mikronutrien penting bagi tubuh, tetapi kita tidak dapat mensintesisnya sendiri dalam jumlah yang cukup. Oleh karena itu, secara aktif melengkapi asupan vitamin A melalui diet harian kita adalah kunci untuk menjaga kesehatan jangka panjang dan mencegah penyakit.
Menurut dokumen mikronutrien dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan UNICEF, vitamin A sangat penting untuk perkembangan holistik anak-anak. Secara khusus, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Kota Ho Chi Minh (HCDC) menekankan bahwa vitamin A memainkan banyak peran yang sangat penting dalam kesehatan, termasuk:
- Perlindungan penglihatan: Membantu mata menyesuaikan diri dan melihat lebih jelas dalam kondisi cahaya redup, secara efektif mencegah rabun malam dan mata kering.
- Meningkatkan kekebalan tubuh: Mendukung fungsi sistem kekebalan tubuh yang optimal, membantu tubuh meningkatkan kemampuannya untuk melawan infeksi umum seperti infeksi saluran pernapasan, diare, atau campak.
- Mendukung pertumbuhan: Bagi anak-anak, mikronutrien ini secara langsung berperan dalam proses perkembangan tinggi dan berat badan, membantu anak-anak berkembang secara komprehensif.
- Perlindungan sel: Berkontribusi dalam menjaga struktur dan integritas kulit dan selaput lendir.
Siapa yang paling rentan terhadap kekurangan vitamin A?
Kelompok berisiko tinggi meliputi: anak-anak di bawah 5 tahun, wanita hamil atau menyusui, orang dengan pola makan buruk, mereka yang jarang mengonsumsi sayuran/produk hewani, atau mereka yang baru saja mengalami infeksi berkepanjangan.
Saran untuk makanan yang kaya vitamin A dan cara mempersiapkannya.
Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Kota Ho Chi Minh (HCDC) menunjukkan bahwa vitamin A melimpah dalam banyak kelompok makanan yang familiar, umum, dan mudah diakses yang ditemukan dalam makanan keluarga:
- Sumber yang berasal dari hewan: Hati, telur, susu, berbagai jenis ikan.
- Sayuran berdaun hijau gelap: Kangkung, daun ubi jalar.
- Sayuran dan buah-buahan berwarna kuning-oranye: Wortel, labu.
- Buah-buahan matang: Pepaya, mangga, buah gac.
Karena vitamin A adalah vitamin yang larut dalam lemak (larut lipid), para ahli menyarankan agar orang tua menambahkan sejumlah minyak atau lemak yang wajar saat menyiapkan makanan. Hal ini membantu melarutkan mikronutrien tersebut, sehingga mendukung penyerapan maksimal oleh tubuh anak.
Untuk anak-anak kecil yang mulai mengonsumsi makanan padat, orang tua dapat menambahkan sayuran yang dihaluskan ke dalam bubur atau makanan bayi, dan menambahkan beberapa tetes minyak goreng yang sesuai.
Selain meningkatkan gizi di rumah, HCDC (Pusat Pengendalian Penyakit Kota Ho Chi Minh) menyarankan orang tua untuk memantau dan membawa anak-anak berusia 6 hingga 36 bulan ke pos kesehatan kecamatan/kelurahan dua kali setahun (pada bulan Juni dan Desember) untuk menerima vitamin A dosis tinggi sesuai program nasional. Ini adalah hak dan tindakan perlindungan ganda bagi jutaan anak-anak Vietnam.
Sumber: https://znews.vn/diem-danh-4-nhom-thuc-pham-giau-vitamin-a-post1653957.html








Komentar (0)