
Salah satu daya tarik utama pekan raya tahun ini adalah rangkaian pertunjukan musik yang kaya, yang secara harmonis memadukan unsur tradisional dengan pengaruh modern. Sepanjang program, penampilan dari berbagai artis, band, dan kelompok masyarakat menciptakan jalinan suara yang semarak. Selain pertunjukan musik rakyat dan tradisional, penonton juga dapat menikmati duet gitar dan biola, solo biola, dan pertunjukan band akustik. Yang patut diperhatikan adalah set DJ, tarian Latin berkelompok, dan pertunjukan musik anak-anak, yang berkontribusi pada suasana muda dan menghubungkan generasi dalam ruang pekan raya yang sama.
Selain musik, pasar lokal Tan Thanh juga memperkenalkan berbagai pengalaman wisata kesehatan, sebuah tren yang semakin populer di kalangan wisatawan yang mencari destinasi kaya akan identitas budaya. Di sini, peserta dapat merasakan terapi pijat Tok Sen yang dipadukan dengan pengobatan tradisional Timur berupa pemukulan, dan aromaterapi. Aktivitas-aktivitas ini diselenggarakan dengan cara yang lembut dan intim, berfokus pada relaksasi mental dan keseimbangan energi, sangat cocok dengan ruang terbuka pesisir Tan Thanh. Menurut Bapak Le Quoc Viet, perwakilan koperasi pariwisata desa nelayan Tan Thanh, penggabungan kegiatan perawatan kesehatan ke dalam pasar tidak hanya memperkaya program tetapi juga berkontribusi dalam mempromosikan Hoi An sebagai destinasi wisata dan penyembuhan di mana wisatawan dapat menemukan kedamaian di tengah kehidupan modern.
Area lain yang menarik banyak peserta adalah zona lokakarya pengalaman, di mana nilai-nilai budaya tradisional diciptakan kembali melalui kegiatan praktik langsung. Di sini, penduduk lokal dan wisatawan dapat berpartisipasi dalam mencetak lukisan rakyat Dong Ho, membuat amplop uang keberuntungan, membuat jepit rambut buatan tangan, atau berbagi kecintaan mereka pada buku dan budaya membaca dengan anggota Klub Membaca Hoi An. Lokakarya dijadwalkan pada berbagai waktu, memungkinkan peserta untuk secara aktif memilih pengalaman yang paling sesuai dengan mereka. Kegiatan-kegiatan ini mendorong peserta untuk "menyentuh" dan "melakukan" daripada sekadar "menonton," sehingga memperoleh pemahaman yang lebih dalam tentang nilai kerajinan dan adat istiadat tradisional dalam kehidupan Tet (Tahun Baru Imlek) Vietnam.
Selain itu, pasar ini menyelenggarakan berbagai kegiatan sepanjang hari seperti permainan tradisional, pertunjukan musik tradisional, dan warung makanan tradisional, yang semuanya berkontribusi pada suasana Tết yang hangat dan akrab. Gambaran familiar tentang perayaan musim semi, musik tradisional, dan warna-warna cerah kerajinan tangan tradisional yang berpadu di ruang terbuka telah mengubah pasar Tan Thanh dari sekadar tempat jual beli menjadi titik pertemuan budaya di mana masyarakat dapat berbagi kenangan, pengalaman, dan kegembiraan tahun baru.
Bapak Le Quoc Viet menyatakan bahwa acara ini bertujuan untuk menghidupkan kembali citra unik pasar Tan Thanh, yang telah ditutup sementara. Bersamaan dengan itu, dengan fokus pada penyorotan nilai-nilai lokal, pasar Tan Thanh secara bertahap menegaskan perannya sebagai produk budaya dan pariwisata khas Hoi An. Acara ini diharapkan dapat menawarkan kepada pengunjung gambaran otentik dan semarak tentang suasana Tet (Tahun Baru Imlek) dan interaksi antara tradisi dan kehidupan modern.
Sumber: https://baodanang.vn/diem-hen-cho-phien-ban-dia-3322398.html







Komentar (0)