SGGP
Selama KTT Uni Eropa (UE) di Brussels, Belgia, pemogokan umum di Prancis menjadi "topik hangat" baru yang menimbulkan kekhawatiran di seluruh Eropa.
| Para pengunjuk rasa berbaris di Toulouse, Prancis, pada 23 Maret 2023. |
Para pemimpin penerbangan menyerukan tindakan untuk mengurangi dampaknya karena jadwal perjalanan ribuan penumpang berisiko tertunda atau dibatalkan akibat pemogokan oleh pekerja pengontrol lalu lintas udara Prancis yang memprotes reformasi pensiun di negara tersebut.
Selain itu, maskapai penerbangan juga mendesak reformasi jangka panjang terhadap wilayah udara Uni Eropa yang terfragmentasi, yang saat ini terbagi berdasarkan perbatasan nasional, sehingga menyebabkan banyak gangguan.
CEO Ryanair, Michael O'Leary, mengatakan bahwa pemogokan di Prancis telah memengaruhi banyak penerbangan melalui wilayah udara negara tersebut, mengganggu layanan antar negara seperti rute yang menghubungkan pasar wisata yang ramai di Inggris dan Spanyol.
CEO Ryanair berpendapat bahwa maskapai penerbangan secara hukum wajib memberikan kompensasi kepada penumpang atas gangguan atau pembatalan penerbangan yang berkepanjangan, tetapi tidak dapat memulihkan denda yang dikenakan oleh otoritas penerbangan ketika wilayah udara ditutup.
Bapak O'Leary juga menyatakan kekhawatiran bahwa masalah yang terkait dengan pengendalian lalu lintas udara akan menjadi semakin umum dalam beberapa bulan mendatang.
Ketegangan antara maskapai penerbangan dan otoritas pengontrol lalu lintas udara Prancis pernah terjadi sebelumnya, tetapi tahun ini ketegangan tersebut sangat parah karena pemogokan massal oleh warga Prancis yang memprotes reformasi pensiun. Pengontrol lalu lintas udara Prancis mengatakan telah menerapkan tingkat layanan minimum wajib untuk mengakomodasi beberapa penerbangan, tetapi industri penerbangan menginginkan peraturan ini diterapkan pada penerbangan melalui wilayah udara Prancis, serta penerbangan domestik.
Aksi mogok kerja bukanlah hal yang unik di Prancis; aksi ini sering terjadi selama musim puncak perjalanan di Jerman dan Inggris, menyebabkan maskapai penerbangan pusing karena mereka mencari solusi untuk mengurangi kerugian. Sebagian besar aksi mogok kerja berakar dari perselisihan mengenai upah dan kondisi kerja antara pekerja dan pengusaha. Komisi Eropa (EC) telah menghabiskan bertahun-tahun untuk meneliti dan mengembangkan langkah reformasi yang telah lama tertunda yang disebut "Langit Bersama Eropa". Komisioner Transportasi Uni Eropa, Adina-Ioana Valean, berharap topik ini akan mengalami kemajuan pada akhir tahun ini.
Sumber






Komentar (0)