Kunjungan kerja ke Gunung Ba Den merupakan salah satu kegiatan penting ICDV untuk mempersiapkan perayaan hari raya umat Buddha terbesar di dunia , yakni Hari Raya Waisak yang akan berlangsung pada tanggal 6-8 Mei 2025 di Kota Ho Chi Minh.

Vesak1.jpg
Delegasi Waisak 2025 berfoto kenang-kenangan di kaki patung Maitreya. Foto: Sun World Ba Den Mountain

Sejak pagi hari, hampir 100 delegasi telah hadir di Gunung Ba Den, sebuah gunung suci yang dikaitkan dengan kehidupan keagamaan masyarakat Vietnam Selatan. Di sana, delegasi melakukan ritual pemujaan di hadapan relik Buddha Shakyamuni. Relik tersebut dipersembahkan kepada Vietnam oleh Federasi Buddha Dunia pada tahun 2014.

Vesak 2 a.jpg
Delegasi Waisak di area pameran Buddha di Gunung Ba Den. Foto: Sun World Gunung Ba Den

Selama program diskusi tentang Festival Waisak 2025, Yang Mulia Phra Brahmapundit - Ketua ICDV memperkirakan bahwa acara ini akan menarik lebih dari 1.000 delegasi dari 80 negara ke Gunung Ba Den untuk mengunjungi dan mengagumi budaya Buddha yang semarak di Vietnam.

Yang Mulia Phra Brahmapundit juga memuji pemandangan dan iklim Gunung Ba Den, menyebutnya sebagai destinasi yang berharga. "Waisak 2025 akan memiliki serangkaian program penting di Akademi Buddha di Kota Ho Chi Minh, di mana Gunung Ba Den merupakan permata yang berharga, sebuah sorotan utama dari keseluruhan acara ini," tambahnya.

Yang Mulia T. Dhammaratana, Wakil Presiden ICDV, juga memberikan pujian khusus kepada destinasi spiritual ini: "Ketika kereta gantung melewati kabut menuju Sun World Ba Den, suasananya sungguh menarik."

Vesak 3.jpg
Delegasi Waisak 2025 mengunjungi Gunung Ba Den. Foto: Sun World Gunung Ba Den

Selama perjalanan kerja, delegasi mengunjungi sistem budaya Buddha dengan patung Buddha tertinggi di Asia di puncak gunung, patung batu pasir Bodhisattva Maitreya terbesar di dunia, dan mengunjungi ruang pameran Buddha yang menampilkan versi simulasi karya Buddha klasik di dunia dan Vietnam, menonton film pemetaan 3D tentang pembentukan alam semesta...

Vesak 4.jpg
Delegasi Waisak di area pameran Buddha di Gunung Ba Den. Foto: Sun World Gunung Ba Den

Menurut Yang Mulia Thich Duc Thien, Wakil Presiden dan Sekretaris Jenderal Dewan Eksekutif Sangha Buddha Vietnam, Gunung Ba Den dipilih sebagai tempat bagi delegasi internasional dan umat Buddha internasional untuk mengunjungi dan berpartisipasi dalam festival budaya dan keagamaan pada hari terakhir Festival Waisak, 8 Mei 2025. "Alasan dipilihnya Gunung Ba Den adalah karena ini merupakan gunung suci, gunung yang telah tercatat dalam sejarah dan berada dalam kesadaran masyarakat Vietnam. Ini juga merupakan tempat yang mengandung asal-usul spiritual dan historis serta membawa rasa damai bagi semua orang."

Oleh karena itu, pada perayaan Waisak 2025, ribuan delegasi dari berbagai negara, badan Perserikatan Bangsa-Bangsa, dan para pemimpin Sangha Buddha di dalam dan luar negeri akan datang ke Gunung Ba Den untuk menyelenggarakan upacara sakral di Gunung Ba Den. Kegiatan ini dianggap bermakna dan penting dalam rangkaian kegiatan Waisak 2025, yang menegaskan minat komunitas Buddha internasional terhadap nilai-nilai tradisional Buddhisme Vietnam pada umumnya dan Gunung Ba Den—simbol kehidupan beragama di Vietnam Selatan pada khususnya.

Vesak 5.jpg
Gunung Ba Den diibaratkan seperti surga oleh Wakil Presiden ICDV. Foto: Le Nhat Hung Phat

Festival Waisak 2025 merupakan kali keempat Vietnam menjadi tuan rumah festival Buddha terpenting di dunia, bertepatan dengan peringatan 50 tahun reunifikasi nasional Vietnam dan peringatan 80 tahun Hari Nasional Vietnam. Acara ini diperkirakan akan dihadiri oleh 2.000 delegasi resmi, termasuk: 1.000 delegasi tamu internasional dari 80 negara dan wilayah, termasuk kepala negara dan pemimpin badan-badan Perserikatan Bangsa-Bangsa; pemimpin gereja dan sekte Buddha, cendekiawan, dan peneliti; dan 1.000 delegasi tamu domestik dari Sangha Buddha Vietnam.

Ngoc Minh