
Tuan Nguyen Ngoc Giao menyelesaikan dudukan kalender kayu. Foto: KIEU DIEM
Bingkai kalender kayu adalah bingkai kayu berukir rumit yang digunakan untuk menempelkan blok kalender kertas, sehingga menciptakan kalender dinding yang lengkap. Setelah kayu dipotong sesuai ukuran dan diberi bentuk dasar menggunakan mesin CNC, produk tersebut menjalani proses pengamplasan dan pengukiran sepenuhnya dengan tangan. Pada hari-hari menjelang Tet (Tahun Baru Imlek), bengkel pertukangan kayu Tam Dieu Khac milik Bapak Nguyen Ngoc Giao di komune Vinh Hoa Hung selalu dipenuhi dengan suara mesin pengamplasan yang familiar dan ketukan pahat tangan yang berirama. Di atas meja kerja yang besar, setiap bingkai kalender kayu secara bertahap terbentuk setelah setiap goresan pengamplasan yang teliti, lembut, dan halus.
Dengan cermat menyempurnakan setiap detail kecil, Bapak Giao berbagi: "Mesin pemotong CNC hanya menciptakan bentuk awal; apakah hasilnya indah dan berjiwa bergantung pada pemolesan tangan. Setiap detail harus dikerjakan perlahan dan teliti agar pola-polanya tajam dan berkarakter." Untuk menyelesaikan dudukan kalender kayu, pengrajin harus melalui banyak tahapan yang membutuhkan kesabaran, mulai dari memilih kayu, mengeringkannya hingga tingkat kelembapan yang tepat, mendesain pola, memotong, mengukir, hingga finishing permukaan. Menurutnya, bahkan dengan dukungan mesin CNC, produk kerajinan tangan tetap memiliki nilai lebih tinggi karena setiap garis memiliki ciri khasnya sendiri, menciptakan perbedaan untuk setiap dudukan kalender.
Suasana ramai juga terlihat di fasilitas produksi kayu An Binh di kelurahan Ha Tien. Menurut Ibu Vu Thi Que, pemiliknya, rak kalender kayu semakin populer di kalangan konsumen dalam beberapa tahun terakhir, terutama selama Tet (Tahun Baru Imlek). Biasanya, pelanggan memesan sekitar bulan Desember, tetapi tahun ini, pesanan untuk hadiah terus meningkat bahkan menjelang Tet. Harga setiap rak kalender berkisar antara 1 hingga 3 juta VND, tergantung pada bahan, desain, dan ukuran. Rak yang terbuat dari kayu cendana merah (jenis kayu yang paling populer) harganya berkisar antara 3,5 hingga 7 juta VND. "Pelanggan lebih menyukai rak kalender kayu karena tahan lama, terlihat indah saat digantung di rumah, dan melambangkan keberuntungan," kata Ibu Que.
Menurut Ibu Que, sebagian besar pelanggan yang membeli dudukan kalender adalah pelanggan tetap, selain pesanan yang dilakukan melalui Zalo dan Facebook. Untuk memenuhi tenggat waktu pengiriman menjelang Tet (Tahun Baru Imlek), bengkel tersebut telah berinvestasi pada dua mesin CNC tambahan. Lebih dari sekadar barang dekoratif, setiap dudukan kalender kayu menceritakan sebuah kisah melalui ukirannya yang rumit. Tahun ini, desain yang paling populer adalah "Kesuksesan di Atas Kuda," melambangkan aspirasi untuk terobosan dan pencapaian; Dewa Kekayaan dan Buddha Maitreya dengan senyum lembut mereka, mewakili berkah dan kemakmuran; dan "Pelayaran Lancar," menggambarkan perahu dengan layar yang penuh angin, menyampaikan harapan untuk kelancaran dalam pekerjaan. Selain itu, desain yang menampilkan simbol Keberuntungan, Kemakmuran, dan Panjang Umur, naga, phoenix, bunga plum, dan burung layang-layang juga dipilih oleh banyak keluarga sebagai harapan untuk kelimpahan, kebersamaan, dan awal yang baru untuk tahun yang baru.

Bapak Pham Van Tin, yang tinggal di komune Thanh Loc, memasang blok kalender ke dudukan kalender kayu. Foto: KIEU DIEM
Dengan hati-hati meletakkan blok kalender baru ke dalam penyangga kayunya, Bapak Pham Van Tin, seorang warga komune Thanh Loc, berbagi: “Saya sudah lama menyukai penyangga kalender kayu, tetapi tahun ini, dengan bonus Tet saya, akhirnya saya berani membelinya. Harganya lebih tinggi daripada kalender biasa, tetapi tahan lama, dan menggantungnya membuat ruangan terasa lebih hangat dan elegan. Kalendernya sendiri diganti setiap tahun, sementara bingkai kayunya tahan lama, jadi ini pengeluaran yang wajar.” Menurut Bapak Tin, menggunakan penyangga kalender kayu tidak hanya memperindah ruang hidup tetapi juga menunjukkan apresiasi terhadap nilai-nilai yang abadi.
Di tengah hiruk pikuk kehidupan modern, rak kalender kayu ini menghadirkan rasa tenang dan damai untuk perayaan Tet. Di sana, waktu tidak hanya dihitung berdasarkan hari dan bulan yang berganti ke tahun baru, tetapi juga dipupuk oleh esensi pengerjaan kayu tradisional dan apresiasi terhadap nilai-nilai abadi—hal-hal yang membentuk jiwa Tet Vietnam.
KIEU DIEM
Sumber: https://baoangiang.com.vn/doc-dao-doc-lich-go-a475708.html






Komentar (0)