
Kembali ke komune Hong Vu, yang memikat wisatawan bukan hanya sifat tulus dan ramah penduduk setempat, tetapi juga cita rasa masakannya yang berakar kuat dalam tradisi Vietnam Utara. Di antara segudang hidangan lezat di sini, salad ikan dianggap sebagai "inti sari" seni kuliner daerah pedesaan yang sederhana namun canggih ini, yang melestarikan cita rasa tradisionalnya. Menurut penduduk setempat, untuk menikmati salad ikan mas yang autentik, seseorang harus mencari keluarga yang telah membuatnya selama bertahun-tahun. Mengunjungi rumah Ibu Pham Thi Thuan, seorang wanita yang konon sangat terampil dalam menyiapkan hidangan, terutama salad ikan, Ibu Thuan berbagi: "Salad ikan adalah hidangan tradisional yang sudah ada sejak lama. Kami biasanya menggunakan ikan mas, yang dibudidayakan secara alami di kolam keluarga kami. Dengan keahlian, ketelitian, dan pengalaman turun-temurun, kami biasanya memilih ikan segar dan hidup, mengambil bagian tengah yang keras, kemudian mengirisnya tipis-tipis dan mencucinya dengan air lengkuas untuk mempertahankan rasa manisnya dan menghilangkan bau amis alaminya." Keunikan salad ikan mas Vu Thang terletak pada saus cuka beras fermentasinya, saus celup yang tampak familiar namun luar biasa. Cuka tersebut terbuat dari daging perut babi cincang halus, beras fermentasi yang asam sempurna, lengkuas bubuk, dan bumbu secukupnya, difermentasi di atas arang selama berjam-jam, kemudian dicampur dengan kacang tanah panggang dan biji wijen. Saat dinikmati, rasa asam yang menyegarkan, rasa manis yang lembut, dan cita rasa yang kaya berpadu sempurna dengan ikan segar dan rempah-rempah aromatik, menciptakan rasa yang tak terlupakan dan bertahan lama.
Salad ikan mas Vũ Thắng memikat para pengunjung bukan hanya dengan rasa ikan segar yang manis dan lembut, tetapi juga dengan perpaduan tradisi kuliner dan kearifan lokal yang telah disempurnakan dari generasi ke generasi. Penduduk setempat memahami khasiat "pendingin" ikan tersebut dan dengan terampil memadukannya dengan berbagai macam rempah yang mudah ditemukan di kebun mereka, seperti: daun Morus alba, daun Ficus microcarpa, daun Citrus aurantium, daun Centella asiatica, dan daun Vong Cach... Setiap daun menawarkan rasa dan fungsi yang unik, berkontribusi pada rasa yang seimbang dan membantu pencernaan. Di antara semuanya, daun Vong Cach dianggap sebagai elemen penting yang menciptakan ciri khas salad ikan mas Vũ Thắng. Pohon Vong Cach banyak tumbuh di wilayah ini; daunnya memiliki aroma yang kuat yang, ketika dimakan bersama salad, menciptakan rasa yang sangat khas. Bagi penduduk setempat, aroma Vong Cach telah menjadi bagian dari kenangan tanah kelahiran mereka; Sekadar menghirup aroma dedaunan yang tertiup angin sudah cukup untuk membangkitkan gambaran salad ikan yang sederhana namun hangat dan nyaman. Sebelumnya, salad ikan mas biasanya hanya dibuat sekitar bulan ketiga kalender lunar, ketika cuaca mendukung dan rempah-rempah tumbuh subur dan hijau. Hidangan ini terutama muncul saat berkumpul bersama keluarga dan saat menjamu tamu kehormatan. Saat ini, dengan meningkatnya permintaan akan masakan tradisional, salad ikan mas disiapkan sepanjang tahun, terutama populer selama hari libur dan festival, ketika anak-anak dan cucu pulang ke rumah untuk berkumpul di meja makan keluarga dan menikmati cita rasa Vu Thang yang sederhana namun kaya, yang mencerminkan tanah dan masyarakat di wilayah tersebut.

Bapak Nguyen Van Hung, yang saat ini tinggal di Hanoi, mengatakan: "Salad ikan kembung adalah hidangan yang bukan untuk semua orang. Pertama kali Anda mencicipinya, Anda mungkin sedikit terkejut, tetapi begitu Anda terbiasa, rasanya akan bertahan lama. Itulah mengapa setiap kali saya kembali ke kampung halaman, saya membeli salad ikan kembung untuk menjamu teman-teman saya, sebagai cara untuk memperkenalkan masakan unik desa saya. Bagi saya, salad ikan kembung bukan hanya sekadar hidangan, tetapi juga kenangan keluarga, benang merah yang menghubungkan mereka yang jauh dari rumah dengan cita rasa familiar dari tempat kelahiran mereka."
Salad ikan mas Vu Thang merupakan perpaduan sederhana dari bahan-bahan alami pedesaan, yang telah terjalin erat dengan kehidupan kuliner masyarakat setempat selama beberapa generasi. Meskipun sederhana, hidangan ini membutuhkan perhatian yang cermat terhadap detail di setiap langkahnya. Saat menyantapnya, para penikmat harus dengan hati-hati menyusun lapisan rempah-rempah, menggulungnya dengan terampil menjadi bentuk kerucut kecil, meletakkan irisan tipis ikan di tengahnya, lalu menambahkan sedikit cuka yang lembut dan kaya rasa. Perpaduan yang halus ini menciptakan cita rasa yang unik: rasa manis segar dari ikan, rasa pedas hangat dari lengkuas, aroma rempah-rempah kebun, dipadukan dengan rasa asam yang lembut dan rasa cuka yang kaya dan creamy... Semua ini menciptakan hidangan yang kaya karakter, membangkitkan cita rasa rumah bagi setiap orang yang jauh dari kampung halamannya.
Sumber: https://baohungyen.vn/doc-dao-mon-goi-ca-vu-thang-3191652.html







Komentar (0)