Teh pendingin yang terbuat dari tanaman berduri.
Jika Anda berkesempatan mengunjungi Quang Binh , selain menikmati makanan khas lokal seperti banh loc (pangsit tapioka), khoai deo (ubi ketan), chao canh (bubur nasi dengan kuah), dan lain-lain, jangan lupa untuk mencari dan mencoba minuman unik yang terbuat dari tanaman berduri yang tumbuh di bukit pasir tandus: teh kaktus.
Teh unik ini terbuat dari kaktus.
Selama bertahun-tahun, masyarakat Quang Binh telah secara kreatif menggunakan kaktus untuk membuat sup kaktus dan ikan pari yang lezat dengan rasa asam manis. Terinspirasi juga oleh tanaman berduri ini, Ibu Tran Thi Ngoc Hong (43 tahun, pemilik kedai teh dan kopi Cat Quang Binh) telah menciptakan minuman dengan cita rasa otentik yang kaya dari tanah kelahirannya.
"Saya pernah menikmati sup kaktus dan sangat terkesan bahwa tanaman berduri seperti itu bisa diubah menjadi hidangan yang begitu lezat. Di Quang Binh juga banyak kaktus, jadi saya sudah lama memikirkan ide untuk mengubah tanaman berduri ini menjadi minuman manis," kata Ibu Hong.
Tanaman berduri, mirip dengan kaktus, diubah menjadi minuman yang menyegarkan dan manis setelah diproses.
Setelah dipanen, Ibu Hong mencuci kaktus dengan bersih dan mencampurnya dengan bahan-bahan lain untuk menciptakan minuman menyegarkan dengan rasa sedikit asam. Terbuat dari bahan-bahan lokal, teh unik ini juga memiliki nama yang sangat menarik, dengan dua metode penyajian yang berbeda.
Minuman kaktus yang dicampur dengan teh melati dan buah-buahan tropis diberi nama "Quang Binh ơi"; minuman kaktus yang dicampur dengan air kelapa diberi nama "Quang Binh à".
Setelah mulai dijual, teh kaktus buatan Ibu Hong menjadi "tren hangat" di Quang Binh, terutama populer di kalangan anak muda.
'Lekima 420'
Itulah nama produk lain yang diciptakan oleh Ibu Hong dari buah sapodilla (atau buah telur), buah yang identik dengan masa kecil banyak generasi.
Ketika pelanggan berkesempatan menikmati minuman ini, hal pertama yang membuat mereka terkesan bukanlah rasa atau kualitas "lekima 420," melainkan kisah yang disampaikan Ibu Hong tentang kecintaannya pada tanah airnya.
Ibu Hong menawarkan minuman yang memiliki gaya khas Quảng Bình.
"Minuman ini dinamakan Lekima 420 karena ini adalah minuman yang saya perkenalkan kepada pelanggan untuk merayakan ulang tahun ke-420 berdirinya provinsi Quang Binh. Selain produknya terbuat dari bahan-bahan lokal, saya juga berharap bahwa ketika masyarakat dan wisatawan menikmati minuman ini, mereka akan belajar tentang peristiwa penting di tanah air kita," ujar Ibu Hong.
"Lekima 420" disajikan dalam gelas yang menampilkan gambar-gambar untuk memperingati ulang tahun ke-420 berdirinya provinsi Quang Binh.
Cangkir yang berisi minuman "lekima 420" juga sangat istimewa, menampilkan gambar yang menggambarkan Quang Binh sebagai tiang penyangga yang menghubungkan kedua ujung negara. Minuman "lekima 420" memiliki rasa yang kaya dan lembut dari susu dan santan, bercampur dengan aroma buah sapodilla yang unik namun familiar. Di dalamnya, terdapat agar-agar yang terbuat dari beras yang ditanam di Quang Binh.
Dengan menggunakan bahan-bahan yang tak pernah terpikirkan sebelumnya dapat diolah menjadi minuman yang menyegarkan, Ibu Hong telah menemukan cara untuk menciptakan produk unik yang dijiwai dengan kecintaan pada tanah kelahirannya, serta mempromosikan budaya dan kuliner khas Quang Binh kepada para wisatawan.
Sumber: https://thanhnien.vn/doc-dao-nhung-mon-do-uong-dac-set-chat-quang-binh-185240601141121892.htm






Komentar (0)