Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

Dua sahabat karib berusia 81 tahun melakukan perjalanan keliling dunia dalam 80 hari.

Việt NamViệt Nam29/03/2024

Hai cụ bà 81 tuổi cùng nhau du lịch đến 7 châu lục trong 80 ngày - Ảnh: USA TODAY
Dua wanita berusia 81 tahun melakukan perjalanan bersama ke 7 benua dalam 80 hari.

Fotografer Ellie Hamby dan dokter Sandy Hazelip memulai perjalanan mereka pada 11 Januari 2023. Awalnya mereka berencana untuk memulai pada tahun 2022, tetapi rencana tersebut gagal karena pandemi Covid-19.

Tujuan pertama mereka adalah Antartika. Mereka mengatakan perjalanan ke benua paling selatan Bumi itu sangat berat, dan mereka harus terus berupaya untuk memastikan keselamatan mereka.

"Namun, ketika kami menginjakkan kaki di daratan Antartika, saya melupakan semua kesulitan itu. Antartika begitu indah sehingga saya tidak percaya apa yang saya lihat," kata Hamby.

Cặp bạn thân lựa chọn Nam Cực là điểm đến đầu tiên - Ảnh: CNN
Kedua sahabat itu memilih Antartika sebagai tujuan pertama mereka.

Setelah itu, kedua sahabat karib ini melanjutkan perjalanan mereka ke 18 negara dan wilayah lain di 7 benua di seluruh dunia .

Selama perjalanan 80 hari mereka, mereka menunggang unta di Mesir, bertemu gajah di Bali, menari di Nepal, dan menyaksikan aurora borealis di langit Finlandia.

Perjalanan mereka menarik perhatian komunitas daring dan menjadi salah satu kisah paling inspiratif di media sosial pada tahun 2023.

Menurut CNN, setelah kematian suaminya pada tahun 1999, Hazelip dan cucu-cucunya pindah ke Zambia. Di sana, ia bertemu Hamby, yang saat itu menjalankan proyek kesehatan di Afrika bagian selatan bersama suaminya.

Di sini, mereka memiliki minat yang sama dalam bidang perjalanan. Pada tahun 2005, suami Ibu Hamby meninggal dunia. Sejak saat itu, hubungan mereka menjadi semakin dekat.

Hazelip mengatakan ide perjalanan ini muncul beberapa tahun lalu ketika mereka baru saja berusia 80 tahun.

Nyonya Hamby dan Nyonya Hazelip mendedikasikan perjalanan ini untuk mendiang suami mereka, Kelly dan Don.

Kisah dua wanita lanjut usia yang melakukan perjalanan keliling dunia ini tidak hanya terkenal karena petualangan seru mereka, tetapi juga karena pelajaran hidup mendalam yang mereka pelajari setelah perjalanan tersebut.

"Kami sering ditanya bagaimana cara berkomunikasi secara efektif di tempat-tempat di mana bahasa Inggris tidak digunakan. Menurut saya, senyuman adalah bahasa yang paling ajaib. Ketika kita berbeda kebangsaan dan ras, senyuman mendekatkan orang-orang," ujar Ibu Hamby.

Setelah mengatasi berbagai kesulitan, mereka menyelesaikan perjalanan yang tak terlupakan itu. Kini, keduanya berencana untuk memulai petualangan berikutnya.

Hành trình của bà Hamby và bà Hazelip trở thành câu chuyện truyền cảm hứng trên các phương tiện truyền thông đại chúng - Ảnh: CNN
Perjalanan Ibu Hamby dan Ibu Hazelip menjadi kisah inspiratif di media massa.
Markas Besar (menurut surat kabar Tuoi Tre)

Sumber

Komentar (0)

Silakan tinggalkan komentar untuk berbagi perasaan Anda!

Dalam kategori yang sama

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

Berita Terkini

Sistem Politik

Lokal

Produk

Happy Vietnam
Perisai Langit Tanah Air

Perisai Langit Tanah Air

Pagoda Khanh Hung, Hai Phong

Pagoda Khanh Hung, Hai Phong

Anak-anak Tuna Rungu Menggambar Gambar di Pasir

Anak-anak Tuna Rungu Menggambar Gambar di Pasir