Di usia 84 tahun, ahli strategi legendaris ini masih mempertahankan senyum khasnya saat ia larut dalam suasana lapangan. Perlu dicatat, St Mirren adalah satu-satunya klub yang pernah memecat Sir Alex Ferguson selama karier manajerialnya yang gemilang.
Pada tahun 1978, setahun setelah memimpin tim meraih kemenangan di Divisi Pertama Skotlandia, Ferguson dipecat. Alasan yang diberikan adalah dugaan hubungannya dengan Klub Sepak Bola Aberdeen.
Keputusan itu secara tidak sengaja membuka babak gemilang bagi Ferguson. Ia kemudian pindah ke Aberdeen dan memenangkan 74 dari 169 pertandingan sebelum mencapai puncak kariernya bersama Manchester United.
Sementara itu, Ferguson tampaknya tidak peduli dengan kenangan buruknya bersama klub lamanya. Pada dini hari tanggal 22 Februari (waktu Hanoi ), ia dengan saksama menonton kekalahan telak St Mirren 0-5 dari Motherwell di putaran ke-28 Liga Utama Skotlandia.
Ferguson tidak lagi memegang peran apa pun yang terkait dengan sepak bola dan sebagian besar hanya menonton pertandingan sebagai tamu kehormatan. Pada tahun 2024, kontrak duta Ferguson diakhiri sebagai bagian dari kampanye pengurangan biaya yang diterapkan oleh pemilik bersama Sir Jim Ratcliffe.
Meskipun demikian, Ferguson telah memantau dengan cermat perubahan di Manchester United di bawah manajer sementara Michael Carrick. Sejak menggantikan Ruben Amorim, Carrick telah memberikan dampak positif dan diperkirakan akan diangkat secara permanen musim panas mendatang.
Kehadiran Sir Alex, baik di Skotlandia maupun Inggris, selalu menjadi simbol hidup dari semangat dan warisan salah satu manajer terhebat dalam sejarah sepak bola.
Sumber: https://znews.vn/doi-bong-duy-nhat-sa-thai-ferguson-post1629424.html







Komentar (0)