SGGP
Sejak awal April 2023, SMA Bui Thi Xuan (Distrik 1, Kota Ho Chi Minh) telah menerapkan bentuk hukuman baru bagi siswa yang melanggar peraturan sekolah.
Oleh karena itu, sebagai pengganti bentuk hukuman sebelumnya seperti menulis laporan kritik diri, menyalin kalimat, dan pelayanan masyarakat, siswa yang melanggar aturan akan diwajibkan pergi ke perpustakaan, memilih buku dari rak buku "Seeds of the Soul" untuk dibaca, dan menulis ulasan tentang isi buku tersebut.
Vo Duy Thinh, seorang siswa kelas 10A7 di SMA Bui Thi Xuan, percaya bahwa membaca membantunya lebih memahami makna nilai-nilai kehidupan, sehingga dapat menentukan sikap dan perilaku yang tepat.
Demikian pula, seorang siswa dari kelas 11A14 menyatakan bahwa perubahan disiplin siswa di sekolah, dari kerja bakti menjadi mewajibkan siswa membaca buku, telah membuat hukuman menjadi lebih ringan namun lebih efektif dalam jangka panjang. "Cerita-cerita moral yang lembut membantu kami menyadari kesalahan yang telah kami buat, sehingga memberikan saran tentang cara memperbaikinya dan menjalani hidup yang lebih baik," ungkap siswa laki-laki tersebut.
Menurut Bapak Huynh Thanh Phu, Kepala Sekolah SMA Bui Thi Xuan, pendekatan inovatif terhadap disiplin siswa bertujuan untuk lebih mendalam memengaruhi kesadaran siswa tanpa menciptakan beban psikologis yang berat atau menegangkan. Sebaliknya, siswa didorong untuk menumbuhkan kebiasaan membaca dan menyerap pelajaran moral dengan cara yang lembut dan menyenangkan. Setelah membaca, siswa diminta untuk menulis refleksi, mengungkapkan pemikiran mereka tentang perilaku yang tidak pantas di masyarakat. Melalui proses ini, guru dan orang tua memperoleh pemahaman yang lebih baik tentang pikiran, perasaan, dan emosi siswa, sehingga memungkinkan mereka untuk memberikan bimbingan dan dukungan yang tepat.
Secara khusus, cerita-cerita yang berkaitan dengan bagaimana anggota keluarga berinteraksi akan berdampak positif pada pikiran dan perilaku siswa. “Ketika siswa belajar mencintai orang tua dan kakek-nenek mereka, mereka akan belajar mencintai dan peduli kepada orang-orang di sekitar mereka, menabur benih karakter yang baik di dalam hati mereka. Ini adalah kesempatan bagi siswa untuk belajar pelajaran hidup, memperbaiki kesalahan mereka, dan pada saat yang sama, belajar dan berlatih untuk menjadi individu yang berbudaya dan beradab,” ujar Kepala Sekolah SMA Bui Thi Xuan.
Selain "Seeds of the Soul," buku-buku tentang anak-anak berbakti yang teladan, yang belajar dan bekerja sesuai dengan pemikiran, etika, dan gaya Ho Chi Minh ... juga harus ditambahkan ke perpustakaan agar siswa dapat membaca dan menulis refleksi mereka, membantu mereka menjadi anggota keluarga dan masyarakat yang berguna dan bertanggung jawab.
Sumber






Komentar (0)