![]() |
Pendapatan Ronaldo cukup untuk membuat banyak tim berpikir dua kali. |
MLS telah muncul sebagai pilihan yang menarik, terutama mengingat prospek Ronaldo bersatu kembali dengan Lionel Messi di AS, yang dapat menghasilkan perhatian media yang besar. Namun, FotMob menilai bahwa aspek finansial membuat kesepakatan ini hampir mustahil saat ini.
Ronaldo menerima gaji yang dianggap belum pernah terjadi sebelumnya dalam sejarah sepak bola. Di Al Nassr, ia mendapatkan sekitar $4,73 juta per minggu, setara dengan hampir $246 juta per tahun, belum termasuk bonus yang dilaporkan bernilai sekitar $50 juta per tahun. Angka ini jauh melebihi kemampuan finansial klub MLS mana pun.
Bahkan Lionel Messi, pemain dengan bayaran tertinggi di MLS, hanya menghasilkan sekitar $20,4 juta per tahun. Bintang-bintang lain di liga, seperti Son Heung-min dari LAFC dan Miguel Almiron dari Atlanta United, masing-masing menghasilkan sekitar $11,1 juta dan $7,9 juta per tahun. Perbedaan yang sangat besar ini membuat hampir mustahil bagi MLS untuk merekrut Ronaldo kecuali dia menerima pemotongan gaji yang signifikan.
Bukan hanya MLS; tim-tim top Eropa juga menghadapi kesulitan serupa. Ronaldo tetap menjadi pemain dengan bayaran tertinggi di dunia sepak bola. Gajinya jauh melampaui gaji bintang-bintang top yang bermain di Eropa seperti Erling Haaland dari Manchester City, yang diperkirakan mendapatkan sekitar $718.000 per minggu, atau Kylian Mbappe di Real Madrid ( $710.000 per minggu).
![]() |
Ronaldo harus menerima pengurangan gaji yang drastis jika pindah ke tim baru. |
Dalam konteks itu, potensi kepergian Ronaldo dari Arab Saudi hampir sepenuhnya bergantung pada apakah dia bersedia mengorbankan penghasilannya yang sangat besar. Jika ini terjadi, banyak tim di MLS atau Eropa pasti akan tertarik untuk mendapatkan salah satu pemain terhebat dalam sejarah sepak bola.
Baru-baru ini, media Eropa berulang kali menyebut Manchester United, klub mantan Ronaldo, sebagai tujuan ideal bagi CR7. Namun, INEOS saat ini sangat mengontrol keuangan di Old Trafford. Mengeluarkan sejumlah besar uang hanya untuk membayar gaji pemain berusia 41 tahun seperti Ronaldo dianggap tidak mungkin.
Sporting Lisbon juga merupakan pilihan bagi Ronaldo, karena akan memungkinkannya untuk lebih dekat dengan keluarganya. Namun, ia tentu harus mengorbankan hampir seluruh penghasilannya di Al Nassr jika ingin kembali ke tanah airnya untuk bermain. Sporting tidak pernah dianggap sebagai tim dengan anggaran besar dan kebiasaan membeli pemain bintang.
Saat ini, masa depan Ronaldo masih menjadi tanda tanya besar, tetapi setiap kali namanya muncul di bursa transfer, dunia sepak bola langsung terseret ke dalam pusaran perhatian yang sudah biasa terjadi.
Sumber: https://znews.vn/doi-nao-du-tien-chieu-mo-ronaldo-post1626088.html








Komentar (0)