Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

Dialog Rusia-AS terhenti: Moskow menangguhkan sementara negosiasi.

Rusia secara resmi menangguhkan pembicaraan dengan Washington mengenai isu stabilitas strategis.

Báo Nghệ AnBáo Nghệ An28/05/2026

Dialog Rusia-AS
Wakil Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Ryabkov. Foto: Kantor berita TASS.

Menurut kantor berita TASS pada 28 Mei, Wakil Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Ryabkov menyatakan bahwa saat ini tidak ada prasyarat untuk melanjutkan dialog Rusia-AS dalam waktu dekat.

Dalam sebuah wawancara dengan surat kabar Izvestia, Wakil Menteri Luar Negeri Sergei Ryabkov menegaskan bahwa Moskow telah menghentikan negosiasi dengan Washington. Inti dari kebuntuan tersebut terletak pada isu stabilitas strategis global.

Diplomat Rusia tersebut menyoroti detail penting yang menyebabkan kegagalan tersebut. Sebelumnya, Moskow telah mengajukan proposal yang konstruktif. Secara spesifik, Rusia menyarankan agar Washington secara sukarela mematuhi batasan kuantitatif inti – batasan berdasarkan perjanjian pengendalian senjata yang telah berakhir masa berlakunya. Proposal tersebut akan berlaku setidaknya selama satu tahun.

Namun, inisiatif ini sama sekali "tidak sesuai" dengan pihak AS.

"Dalam situasi saat ini, kami tidak melihat perlunya mengembangkan posisi kami lebih lanjut," tegas Wakil Menteri Luar Negeri Ryabkov. Moskow juga menolak untuk mengakui komitmen lebih lanjut apa pun.

Wakil Menteri Luar Negeri Ryabkov menyampaikan pesan yang sangat jelas mengenai masa depan pengendalian senjata. Saat ini, tidak ada dasar untuk mempertahankan dialog Rusia-Amerika mengenai isu-isu strategis.

Ia dengan jelas menyatakan syarat tegas Moskow: Perubahan hanya akan terjadi ketika AS membuat kemajuan positif dan jelas dalam kebijakannya terhadap Rusia. Hanya setelah itu Moskow akan bersedia mempertimbangkan kembali kesempatan untuk bernegosiasi. Namun, diplomat tersebut menilai bahwa situasi saat ini "belum mendekati" pemenuhan persyaratan tersebut.

Terlepas dari ketegangan yang ada, Rusia belum sepenuhnya menutup pintu diplomasi. Saluran komunikasi bilateral tetap terjaga. Di sela-sela Forum Keamanan Internasional pertama, Bapak Ryabkov menjelaskan hal ini lebih lanjut. "Kami tidak menghindari negosiasi. Rusia secara tegas mematuhi kesepakatan kerangka kerja yang dicapai di Anchorage," katanya.

Pertanyaannya adalah apakah pemerintahan AS bersedia bertindak. Mereka perlu memainkan peran yang berarti dalam menerapkan perjanjian kerangka kerja tersebut. Ia percaya bahwa kontak tingkat tinggi akan memberikan kejelasan mengenai skenario ini, tetapi "keputusan sekarang berada di tangan pemerintahan AS."

Bapak Ryabkov kemudian memberikan gambaran umum. Beliau menggambarkan hubungan antara kedua negara saat ini sebagai "sangat kompleks."

Hubungan ini penuh dengan kesulitan dan keterbatasan. "Selain negosiasi dan beberapa kemajuan kecil, kedua belah pihak berada di bawah tekanan besar dari sanksi," kata Wakil Menteri Rusia. Namun, Moskow mempertahankan sikap yang sangat objektif.

"Kami tidak mendramatisir masalah ini, tetapi kami juga sama sekali tidak meremehkannya," tegas Ryabkov.

Sumber: https://baonghean.vn/doi-thoai-nga-my-be-tac-moskva-tam-ngung-dam-phan-10338565.html


Komentar (0)

Silakan tinggalkan komentar untuk berbagi perasaan Anda!

Dalam topik yang sama

Dalam kategori yang sama

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

Berita Terkini

Sistem Politik

Lokal

Produk

Happy Vietnam
Api di tungku pandai besi

Api di tungku pandai besi

Bayi bahagia, bayi sehat

Bayi bahagia, bayi sehat

festival balon udara panas

festival balon udara panas