Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

Timnas Inggris: Tetap membuat gebrakan meskipun tanpa pemain bintang.

Baik menurunkan tim yang kuat maupun lemah, tim nasional Inggris selalu dikaitkan dengan banyak kontroversi sebelum turnamen besar seperti Piala Dunia dan Kejuaraan Eropa.

Báo Tuổi TrẻBáo Tuổi Trẻ27/05/2026

đội tuyển Anh - Ảnh 1.

Pelatih Thomas Tuchel menghadapi tekanan luar biasa saat memimpin tim Inggris di Piala Dunia 2026 - Foto: AFP

Bahkan tanpa mempertimbangkan prestasi mereka, kemunculan daftar skuad Inggris saja sudah langsung memicu kehebohan.

Tekanan media

Pekan lalu, skuad resmi Inggris diumumkan. Dan seperti tradisi, media negara tersebut menerbitkan serangkaian analisis dan komentar. Beberapa memuji pandangan jauh ke depan Tuchel, sementara yang lain mengkritik sang ahli strategi karena kurang memiliki visi.

Tuchel tanpa ampun mencoret banyak pemain bintang seperti Cole Palmer, Alexander-Arnold, Phil Foden, Harry Maguire, dll. Sebaliknya, pemain yang dianggap "sudah melewati masa jayanya" atau yang performanya kurang meyakinkan justru dipanggil, seperti Djed Spence, Dan Burn, Ivan Toney, dll.

Hal ini memberikan peluang bagi media dan para ahli di Inggris untuk membuat banyak kehebohan, karena semakin banyak mereka berbicara, semakin banyak perhatian yang mereka terima dan semakin banyak penonton yang mereka dapatkan. Pendekatan ini juga membantu sepak bola Inggris menarik pendanaan yang besar.

Banyak pemain dengan kemampuan rata-rata tetap mendapatkan gaji yang sangat tinggi. Liga Primer Inggris secara konsisten menghasilkan pendapatan yang sangat besar, meskipun tidak setiap musim sukses di kompetisi Eropa.

đội tuyển Anh - Ảnh 2.

Dua bintang, Phil Foden (kiri) dan Cole Palmer, harus tinggal di rumah dan menonton Piala Dunia - Foto: AFP

Namun, hal ini juga menciptakan aspek negatif, terutama bagi tim nasional. Sebelum turnamen besar, para pemain dan pelatih berada di bawah tekanan yang sangat besar dari pers dan media. Hal ini secara tidak sengaja menyebabkan hasil yang mengecewakan, seperti tersingkir di babak penyisihan grup Piala Dunia 2014.

Di bawah kepemimpinan Gareth Southgate, kemampuan Inggris dalam menghadapi tekanan media telah meningkat, yang menghasilkan hasil yang lebih baik. Namun, dengan Tuchel, ia harus menemukan cara untuk beradaptasi menjelang Piala Dunia 2026.

Skuad mahal

Faktanya, pelatih Tuchel sudah berada di bawah tekanan besar ketika ia ditunjuk oleh Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA). Alasannya bukan berasal dari kemampuan profesionalnya, tetapi dari kenyataan bahwa ia adalah... orang Jerman.

Inggris mungkin akan menerima Sven-Goran Eriksson (Swedia) atau Fabio Capello (Italia), tetapi mereka kemungkinan besar tidak akan menyetujui seorang ahli strategi Jerman, mengingat sejarah sepak bola mereka yang panjang dan kompleks.

Namun sejauh ini, Tuchel telah menunjukkan bahwa ia cukup baik dalam menghadapi tekanan. Ia tidak terlibat dalam perdebatan yang tidak perlu, tetapi sepenuhnya fokus pada pekerjaannya. Hasilnya, setelah 12 pertandingan bersama Inggris, ia mencatatkan rekor 9 kemenangan, 1 hasil imbang, dan 2 kekalahan.

Dari sembilan kemenangan tersebut, delapan di antaranya diraih dalam kualifikasi Piala Dunia 2026 (tingkat kemenangan 100%). "Three Lions" juga tampil mengesankan dengan mencetak 22 gol dan, yang terpenting, tidak kebobolan satu gol pun.

đội tuyển Anh - Ảnh 3.

Bintang-bintang seperti Jude Bellingham (kiri) dan Harry Kane membuat skuad Inggris sangat berharga - Foto: AFP

Tuchel sendiri pernah bekerja di Inggris ketika melatih Chelsea, jadi dia sangat memahami betapa hebohnya situasi ini. Ini adalah pengalaman yang tidak dimiliki Eriksson atau Capello sebelumnya.

Mengesampingkan kontroversi, skuad Inggris tahun ini, meskipun tanpa banyak bintang, tetap sangat berharga. Menurut Transfermarkt, total nilai skuad "Three Lions" adalah 1,32 miliar euro, termahal kedua di Piala Dunia 2026, hanya di belakang Prancis (1,47 miliar euro).

Di antara mereka terdapat pemain-pemain bernilai tinggi seperti Jude Bellingham (140 juta euro), Declan Rice, Bukayo Saka (120 juta euro), Morgan Rogers (80 juta euro). Bahkan kapten Harry Kane, meskipun hampir berusia 33 tahun, masih dihargai 65 juta euro.

Ini menunjukkan bahwa "Three Lions" masih memiliki beberapa pemain berkualitas tinggi, dan yang terpenting, mereka sesuai dengan filosofi Tuchel.

Timnas Inggris masih tetap ramai diperbincangkan, masih menarik banyak perhatian dan kontroversi. Namun tak seorang pun dapat menyangkal bahwa ini adalah tim yang kuat, kandidat juara berdasarkan kemampuan, bukan berdasarkan pujian yang berlebihan.

Di Piala Dunia 2026, Inggris berada di Grup L bersama Kroasia, Ghana, dan Panama. Dengan skuad yang kuat dan dominan, Three Lions memiliki peluang bagus untuk lolos ke babak selanjutnya.

Kembali ke topik
DUC KHUE

Sumber: https://tuoitre.vn/doi-tuyen-anh-thieu-ngoi-sao-van-on-ao-2026052712042054.htm


Komentar (0)

Silakan tinggalkan komentar untuk berbagi perasaan Anda!

Dalam topik yang sama

Dalam kategori yang sama

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

Berita Terkini

Sistem Politik

Lokal

Produk

Happy Vietnam
Ritual doa untuk perdamaian dalam festival KaTe

Ritual doa untuk perdamaian dalam festival KaTe

Kebahagiaan di dataran tinggi

Kebahagiaan di dataran tinggi

Pergi ke pasar

Pergi ke pasar