![]() |
Di usianya yang ke-83 tahun, Boranga belum siap untuk berhenti. |
Lamberto Boranga telah menjadi pemain tertua yang pernah muncul dalam basis data Football Manager 2026, sebuah pencapaian luar biasa untuk karier yang membentang lebih dari setengah abad.
Boranga memulai debut sepak bola profesionalnya pada tahun 1961 dan mencatatkan lebih dari 100 penampilan di Serie A untuk Fiorentina, Brescia, dan Cesena. Namun, pencapaiannya yang paling luar biasa terjadi menjelang akhir kariernya. Pada Oktober 2025, ia bermain sebagai starter untuk tim divisi tujuh Trevana melawan Foligno, dan menjadi pemain tertua yang pernah bermain dalam pertandingan resmi di Italia.
Meskipun kebobolan lima gol sebelum meninggalkan lapangan, Boranga tetap bersikap jujur seperti biasanya. Ia mengakui melakukan dua kesalahan, tetapi juga mencatat beberapa penyelamatan penting. Baginya, kegembiraan bermain lebih penting daripada hasil pertandingan.
Perjalanan Boranga menjadi semakin luar biasa jika kita melihat ke belakang. Pada usia 34 tahun, ia bermain bersama Carlo Ancelotti untuk Parma. Setelah mengumumkan pensiun pada tahun 1993, Boranga terus bermain sepak bola semi-profesional, di samping pekerjaannya sebagai ahli jantung.
![]() |
Data tentang Bapak Boranga dalam game populer tersebut. |
Selain sepak bola, Boranga juga merupakan atlet atletik yang luar biasa. Ia memenangkan medali emas di kejuaraan Dunia dan Eropa Masters serta mencetak rekor dunia dalam lompat jauh dan lompat tiga langkah untuk kelompok usia di atas 65 tahun.
Penampilannya di Football Manager 2026 menunjukkan tingkat ketahanan yang langka. Dalam permainan, statistiknya mencerminkan bahwa ia mempertahankan tingkat kebugaran dan kelincahan yang luar biasa, tetapi kecepatan dan staminanya menurun seiring waktu.
Berbicara soal usia, Boranga membandingkan dirinya dengan Luka Modric ketika pemain Kroasia itu masih bermain di level tertinggi Serie A. Baginya, usia hanyalah angka, sedangkan gairah adalah faktor penentu.
Sumber: https://znews.vn/dong-doi-cua-ancelotti-van-thi-dau-o-tuoi-83-post1644576.html









Komentar (0)