![]() |
| Masyarakat di komune Bac Quang sedang membersihkan semak belukar dan melindungi hutan alami dengan ketat. |
Keluarga Bapak Dinh Van Huyen, di desa Duc Uy, komune Trung Son, saat ini memiliki lebih dari 3 hektar pohon akasia hibrida. Berkat penggunaan bibit berkualitas tinggi dan penerapan prosedur teknis yang tepat, setiap siklus panen memberikan penghasilan yang signifikan bagi keluarga tersebut. Selain memberikan penghasilan yang stabil, kehutanan juga menciptakan lapangan kerja bagi banyak pekerja lokal dalam produksi bibit, perawatan, panen, dan transportasi hasil hutan.
Menurut Bapak Huyen, selain pendapatan dari hutan tanaman, kebijakan pembayaran jasa lingkungan hutan telah berkontribusi dalam menciptakan motivasi yang lebih besar bagi masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam pengelolaan dan perlindungan hutan. Ketika hutan memberikan manfaat praktis, masyarakat menjadi lebih sadar akan tanggung jawab mereka untuk melestarikan dan mengembangkan sumber daya hutan.
Tidak hanya keluarga Bapak Huyen, tetapi banyak rumah tangga di Trung Son secara bertahap meningkatkan pendapatan mereka dari sektor kehutanan. Berkat model produksi yang efektif, kesadaran masyarakat akan pengembangan ekonomi kehutanan terus meningkat. Melindungi hutan bukan lagi semata-mata tanggung jawab pemerintah, tetapi telah menjadi tanggung jawab bersama dan manfaat bagi seluruh masyarakat.
Berkat implementasi terpadu dari solusi pengelolaan, perawatan, dan perlindungan hutan, tingkat tutupan hutan di wilayah tersebut saat ini dipertahankan di atas 72%, yang berkontribusi pada perlindungan lingkungan ekologis, mitigasi bencana alam, dan menciptakan landasan bagi pembangunan berkelanjutan...
Salah satu faktor kunci yang membantu masyarakat merasa aman dalam komitmen mereka terhadap kehutanan adalah dukungan dari Dana Perlindungan dan Pengembangan Hutan Provinsi Tuyen Quang melalui implementasi kebijakan pembayaran jasa lingkungan hutan yang efektif.
Pendanaan dari kebijakan ini tidak hanya membantu masyarakat memperoleh penghasilan tambahan, tetapi juga menciptakan kondisi bagi pemilik hutan untuk berinvestasi dalam merawat, melindungi, dan meningkatkan kualitas hutan mereka. Akibatnya, masyarakat menjadi lebih proaktif dalam berpatroli, mencegah kebakaran hutan, dan menghentikan tindakan perampasan sumber daya hutan.
Yang lebih penting lagi, kebijakan ini telah membantu menghubungkan kepentingan ekonomi masyarakat dengan tanggung jawab mereka untuk melindungi hutan. Ketika hutan terlindungi dengan baik, manfaat dari hutan akan berkelanjutan dalam jangka panjang, menciptakan siklus positif antara konservasi sumber daya dan pengembangan mata pencaharian.
![]() |
| Dengan memiliki ribuan hektar pohon karet, Perusahaan Gabungan Karet Ha Giang menerima ratusan juta VND setiap tahunnya dalam bentuk biaya jasa lingkungan hutan. |
Ibu Dinh Thi Ha, Direktur Dana Perlindungan dan Pengembangan Hutan Provinsi Tuyen Quang , mengatakan bahwa seiring dengan implementasi kebijakan pembayaran jasa lingkungan hutan secara efektif, Dana tersebut secara aktif bekerja sama dengan masyarakat untuk meningkatkan kualitas sumber daya hutan, mendorong pengembangan hutan kayu besar, dan membangun model kehutanan berkelanjutan. Melalui kegiatan sosialisasi, peningkatan kesadaran masyarakat, dan dukungan terhadap pengembangan produksi kehutanan, Dana tersebut berkontribusi untuk membantu masyarakat memanfaatkan potensi hutan secara efektif, sekaligus meningkatkan kesadaran akan perlindungan lingkungan dan pemanfaatan sumber daya alam secara berkelanjutan.
Kedekatan masyarakat dengan hutan telah menciptakan fondasi penting bagi Tuyen Quang untuk mengembangkan industri kehutanannya ke arah yang modern dan berkelanjutan.
Saat ini, provinsi tersebut memiliki lebih dari 422.000 hektar hutan, dengan tingkat tutupan hutan lebih dari 62%, menempatkannya di antara daerah dengan tingkat tutupan hutan tertinggi di negara ini. Setiap tahun, provinsi ini menanam lebih dari 10.000 hektar hutan baru, menciptakan sumber bahan baku yang stabil untuk industri pengolahan kayu.
Berlandaskan pada sumber bahan baku yang terlindungi dan dikembangkan secara berkelanjutan, banyak bisnis pengolahan kayu telah berinvestasi secara berani dalam memperluas produksi. Contoh utamanya adalah Woodsland Tuyen Quang Joint Stock Company, yang produk kayu lapis, papan partikel, dan furniturnya diekspor ke pasar utama seperti AS, Kanada, Jepang, dan Eropa.
Selain sekadar memperluas area hutan tanamannya, Tuyen Quang juga merupakan daerah terdepan dalam pengelolaan hutan berkelanjutan dan sertifikasi FSC untuk hutan tanamannya. Ini merupakan keunggulan signifikan yang membantu meningkatkan nilai produk kayu dan meningkatkan daya saing di pasar domestik maupun internasional.
Pada kenyataannya, ketika masyarakat diberi kesempatan untuk mencari nafkah dari hutan, mereka akan secara proaktif melindungi dan mengembangkannya. Dari hutan di Trung Son hingga area bahan baku kehutanan di seluruh provinsi, hijaunya hutan saat ini tidak hanya memberikan penghasilan bagi masyarakat tetapi juga berkontribusi pada perlindungan lingkungan, adaptasi perubahan iklim, dan menciptakan landasan bagi pertumbuhan hijau.
Oleh karena itu, dukungan dari Dana Perlindungan dan Pengembangan Hutan Provinsi Tuyen Quang tidak hanya menyediakan sumber daya tetapi juga berkontribusi dalam membangun hubungan yang kuat antara masyarakat dan hutan. Ketika kepentingan dan tanggung jawab berjalan seiring, hutan terus dilestarikan, menjadi sumber daya penting bagi pembangunan sosial-ekonomi berkelanjutan di daerah tersebut.
Tien Chien
Sumber: https://baotuyenquang.com.vn/xa-hoi/202606/dong-hanh-cung-nguoi-dan-giu-rung-c182e88/










