
Menurut draf tersebut, Undang-Undang tentang Dukungan Usaha Kecil dan Menengah (yang telah diubah) terdiri dari 6 bab dengan 50 pasal. Amandemen ini bertujuan untuk sepenuhnya dan segera melembagakan pedoman dan kebijakan Partai dan Negara tentang pengembangan ekonomi swasta dan dukungan terhadap usaha kecil dan menengah; sekaligus, untuk mengatasi keterbatasan dan kekurangan dalam pelaksanaan hukum yang berlaku saat ini.
Pada saat yang sama, rancangan undang-undang ini juga bertujuan untuk menyempurnakan kerangka hukum untuk mendukung usaha kecil dan menengah (UKM) dengan cara yang sinkron, transparan, dan layak; menciptakan kondisi agar sektor UKM dapat berkembang pesat dan berkelanjutan, meningkatkan daya saing, mendorong inovasi, memperluas pasar, dan meningkatkan kontribusinya terhadap pertumbuhan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja.

Mengenai rancangan Undang-Undang tentang Lelang Aset (yang telah diubah), undang-undang ini terdiri dari 7 bab dengan 70 pasal. Tujuan penyusunan undang-undang ini adalah untuk lebih melembagakan kebijakan dan pedoman Partai dan Negara tentang pengembangan layanan lelang aset di bawah mekanisme pasar yang berorientasi sosialis; untuk memperkuat pencegahan dan pemberantasan korupsi, pemborosan, dan praktik negatif; untuk meningkatkan profesionalisme dan kualitas kegiatan lelang aset; untuk memastikan transparansi, objektivitas, dan untuk mendorong penerapan teknologi informasi dan transformasi digital di bidang lelang aset.

Pada konferensi tersebut, para delegasi berfokus pada diskusi dan kontribusi berbagai ide terkait perlunya amandemen undang-undang; amandemen dan penambahan pada rancangan undang-undang; serta peraturan baru yang diperlukan untuk menyesuaikan dengan situasi praktis dan meningkatkan efektivitas manajemen dan implementasi negara di masa mendatang.
Dalam pidatonya di konferensi tersebut, Kamerad Chau Thi My Phuong, Wakil Sekretaris Komite Partai Provinsi dan Ketua Delegasi Majelis Nasional ke-16 Provinsi Dong Thap, sangat mengapresiasi rasa tanggung jawab para delegasi dalam memberikan banyak pendapat yang tulus dan praktis, mulai dari isi, struktur, dan aspek teknis penyusunan dokumen hingga masalah yang muncul selama proses implementasi.
Seluruh kontribusi dan saran yang disampaikan pada konferensi akan dikumpulkan sepenuhnya oleh Delegasi Majelis Nasional Provinsi dan dikirim ke lembaga penyusun untuk dipertimbangkan dan dimasukkan sesuai dengan peraturan yang berlaku.
LE MINH
Sumber: https://baodongthap.vn/dong-thap-gop-y-2-du-an-luat-quan-important-a241654.html








Komentar (0)