Koin emas terbesar di dunia adalah koin kanguru Australia seberat satu ton, yang diproduksi pada tahun 2011 oleh Perth Mint di Australia Barat.
Sebuah koin bergambar satu ton kanguru Australia. Foto: Expedia
Sesuai namanya, koin berbentuk kanguru ini memiliki berat satu ton, setara dengan berat sekitar 11 ekor kanguru, dan mengandung emas murni 99,99%. Diproduksi untuk memperingati seri koin emas kanguru yang beredar sejak tahun 1989, koin ini memiliki nilai nominal 1 juta dolar Australia (US$648.000), menjadikannya alat pembayaran sah terbesar di dunia (digunakan untuk melunasi hutang atau kewajiban keuangan dalam mata uang tersebut), menurut IFL Science .
Koin ini memiliki ketebalan 12 cm dan tinggi 80 cm. Ukurannya yang mengesankan, kemurniannya, dan statusnya yang memecahkan rekor berarti bahwa meskipun koin ini dihargai 1 juta dolar Australia, nilai pasar emas yang digunakan untuk mencetaknya saat ini sekitar 110.055.898 dolar Australia (71.429.850 USD), sehingga nilai sebenarnya jauh lebih tinggi daripada nilai nominalnya.
Masuk dalam Guinness World Records setahun setelah dirilis, koin tersebut dipamerkan di seluruh Asia dan Eropa pada tahun 2014, bahkan sempat singgah di New York dalam perjalanan satu hari pada tahun 2019 untuk mempromosikan dana investasi Perth Mint, Perth Mint Physical Gold (AAAU). Percetakan uang logam tersebut juga memiliki beberapa koin kanguru berukuran lebih kecil, termasuk koin seberat 28 gram dengan nilai nominal 100 dolar Australia (US$65).
Rekor sebelumnya dipegang oleh koin Kanada seberat 99,7 kg yang disebut The Big Maple Leaf. Itu adalah koin pertama dari lima koin identik yang dicetak pada tahun 2007. Nilai nominalnya adalah 1 juta dolar Kanada (US$741.000), tetapi seperti koin kanguru, nilai sebenarnya jauh melebihi itu.
"Kami pikir akan lebih baik untuk membuat koin yang jauh lebih besar sehingga akan memegang gelar koin terbesar di dunia untuk waktu yang lama," kata Ed Harbuz, CEO Perth Mint, suatu kali. "Mencetak dan membuat koin dengan ukuran dan berat seperti ini merupakan tantangan unik yang sangat sedikit percetakan uang logam lainnya yang mau pertimbangkan."
Australia, rumah bagi bongkahan emas terbesar yang pernah ditemukan, memicu salah satu demam emas terbesar di dunia pada abad ke-19, dan cadangan emasnya yang luas masih ditambang secara aktif hingga saat ini. Jumlah total emas yang pernah ditemukan di Bumi dapat muat di dalam sebuah kubus dengan sisi berukuran 23 meter.
An Khang (Menurut IFL Science )
Tautan sumber







Komentar (0)