Dengan biaya kuliah sebesar $3.000-$4.000 per tahun, mahasiswa internasional dapat mengejar gelar Sarjana Teknologi di salah satu universitas terbaik di India.
Pada Seminar Studi Luar Negeri India 2023 tanggal 24 November, Bapak Subhash Gupta, Wakil Duta Besar India untuk Vietnam, menyatakan bahwa India saat ini memiliki jaringan pendidikan tinggi terbesar kedua di dunia dengan lebih dari 1.000 universitas dan 42.000 perguruan tinggi.
Setiap tahun, pemerintah India memberikan 50 beasiswa kepada mahasiswa Vietnam dan lebih dari 150 beasiswa untuk kerja sama ekonomi dan teknologi kepada para profesional Vietnam.
Menurut Bapak Subhash, India memiliki lebih dari 2.500 jurusan di bidang STEM, linguistik, ekonomi, keuangan, dan lain-lain, dan mahasiswa Vietnam dapat menemukan kursus apa pun yang sesuai dengan mereka. Teknologi informasi adalah bidang yang kuat, dan sebagian besar jurusan memiliki biaya kuliah yang terjangkau.
"Biaya sekolah bervariasi tergantung pada sekolah dan kota, tetapi dibandingkan dengan negara-negara dengan sistem pendidikan yang maju seperti AS, Australia, Kanada, atau Inggris, saya dapat dengan yakin mengatakan bahwa biaya sekolah di sekolah-sekolah bergengsi di India hanya sepertiga, atau paling banyak 40%, dari biaya di negara-negara tersebut," kata Subhash.
Ia menyatakan bahwa dengan biaya kuliah sebesar $3.000-$4.000 (75-100 juta VND) per tahun, mahasiswa internasional benar-benar dapat mengejar gelar sarjana di bidang teknologi di salah satu universitas terbaik di India. Angka ini jauh lebih rendah daripada rata-rata universitas di negara-negara Barat.
Saat ini di AS dan Inggris, biaya kuliah universitas untuk mahasiswa internasional berkisar antara $20.000 hingga $60.000 per tahun.
Perwakilan dari Universitas Sharda di Delhi memberikan konseling kepada mahasiswa Universitas Nasional Vietnam, Hanoi pada pagi hari tanggal 24 November. Foto: Kedutaan Besar India.
Selain biaya kuliah yang terjangkau, biaya hidup di India juga wajar. Menurut statistik dari Kementerian Pendidikan India, total biaya bulanan untuk seorang mahasiswa internasional, termasuk sewa, makanan, transportasi, tagihan telepon, dan pengeluaran pribadi, adalah sekitar $400 USD (lebih dari 9,7 juta VND).
Keuntungan lain bagi mahasiswa Vietnam adalah adanya 50 penerbangan langsung antara India dan Vietnam setiap minggu. Masakan dan budaya India beragam, sehingga memudahkan mahasiswa internasional untuk beradaptasi.
"Berkat kesamaan budaya, mahasiswa Vietnam akan merasa seperti di rumah sendiri ketika datang ke India. Jika Anda berasal dari Hanoi, Anda akan mengalami cuaca yang serupa di Delhi. Dan jika Anda berasal dari Saigon, Anda akan menikmati cuaca di Mumbai," kata Bapak Subhash.
Menurut Manoj Kumar, Ketua dan CEO EdCIL, sebuah perusahaan konsultan pendidikan di bawah Kementerian Pendidikan India, lebih dari 3.000 mahasiswa Vietnam terdaftar dalam program spesialis dan lebih dari 1.000 lainnya dalam program beasiswa pemerintah. Jumlah mahasiswa Vietnam yang belajar di India secara mandiri juga meningkat.
Bahasa Inggris dan Teknologi Informasi (TI) adalah dua bidang studi paling populer di kalangan mahasiswa Vietnam. Semua mata kuliah di India diajarkan dalam bahasa Inggris, dan kualifikasi bahasa Inggris diakui secara internasional. Mengenai program TI secara khusus, Bapak Manoj menegaskan bahwa program tersebut dengan cepat diperbarui untuk mencerminkan tren global.
"Kami telah menghasilkan banyak pemimpin perusahaan teknologi internasional," kata Manoj, seraya menambahkan bahwa ia akan lebih mempromosikan program studi di luar negeri di India di masa mendatang.
Pameran Pendidikan India tahun ini diikuti oleh 13 universitas, perguruan tinggi, dan institut. Banyak sekolah menawarkan beasiswa 100% untuk siswa Vietnam.
Fajar
Tautan sumber







Komentar (0)