| Wisatawan menikmati kerajinan tangan Hue . Foto: iVietnam |
Setibanya di Hue, Leonora Rojas Bracho dan Juan Carlos Moreno Brid, dua wisatawan dari Meksiko, sangat menantikan keindahan romantis kota itu dan bersemangat tentang pengalaman perjalanan yang sangat istimewa: perjalanan Net Zero, di mana semua aktivitas diarahkan pada keberlanjutan dan perlindungan lingkungan. Tak satu pun dari mereka pernah mengikuti perjalanan seperti ini sebelumnya, dan itu semakin memicu rasa ingin tahu mereka.
Hari itu dimulai dengan perjalanan trem yang membawa rombongan wisatawan menjauh dari pusat kota. Tidak ada suara mesin yang berisik, tidak ada bau asap bensin, hanya gumaman percakapan dan kegembiraan yang menyebar. Setiap orang diberi botol air kaca dan tas kain yang dapat digunakan kembali, alih-alih barang-barang plastik sekali pakai yang biasa ditemukan di tur lain.
“Sejak menit-menit pertama, saya merasakan perbedaan yang dibawa oleh perjalanan ini. Detail-detail kecil namun halus membuat saya menyadari bahwa saya akan mengalami pengalaman yang benar-benar tak terlupakan,” ungkap Leonora Rojas Bracho.
Perhentian pertama dalam perjalanan mereka adalah desa ekologi Thuy Bieu. Di sana, Leonora dan Juan Carlos berpartisipasi dalam lokakarya pembuatan dupa tradisional. “Saya tidak pernah menyangka bahwa sesuatu yang sederhana seperti dupa dapat membawa cerita tentang budaya dan hubungan dengan alam. Semua bahan berasal dari tanaman lokal, tidak ada bahan kimia, tidak ada yang terbuang,” cerita Juan Carlos dengan antusias.
Setelah itu, rombongan pindah ke tepi sungai untuk mencoba paddleboarding (SUP). Yang istimewa adalah ini bukan sekadar aktivitas rekreasi; setiap orang membawa jaring kecil untuk memungut sampah dari air. Awalnya, Leonora sedikit ragu, tetapi setelah beberapa menit, ia ikut serta dengan santai.
"Saya tidak pernah membayangkan bahwa memungut potongan-potongan kecil sampah dari sungai bisa begitu bermakna. Hal itu membuat saya berpikir tentang apa yang dapat kita lakukan setiap hari untuk meminimalkan dampak kita terhadap lingkungan," kata Leonora.
Menurut Ibu Ngo Hoang Nguyen Anh, Direktur iVietnam Travel, penyelenggara "Hari Nol Emisi Pariwisata di Hue," proyek ini lahir dari keinginan untuk mengubah cara orang berpikir tentang pariwisata.
"Setiap perjalanan meninggalkan jejak karbon. Yang ingin kami lakukan adalah meminimalkan jejak karbon tersebut sebisa mungkin, sehingga wisatawan tidak hanya menikmati keindahan destinasi tetapi juga berkontribusi pada pembangunan berkelanjutannya," kata Ibu Nguyen Anh.
Di penghujung hari, setelah kembali ke kota dan mengakhiri tur unik dan tak terlupakan ini, Juan Carlos berbagi: "Awalnya, saya pikir ini hanyalah perjalanan wisata biasa. Tetapi kenyataannya, ini telah mengubah cara pandang saya terhadap perjalanan. Saya pasti akan berbagi cerita ini dengan teman-teman saya dan berharap lebih banyak orang akan berpartisipasi dalam perjalanan seperti ini."
Tur "One Day Net Zero Travel in Hue" tidak hanya memberikan pengalaman yang tak terlupakan, tetapi juga membuka perspektif baru tentang bagaimana kita dapat bepergian sambil melindungi lingkungan. Bagi Leonora dan Juan Carlos, ini bukan hanya satu hari di Hue, tetapi sebuah perjalanan untuk mengubah kesadaran – sebuah perjalanan yang akan mereka bawa dalam perjalanan mereka di masa mendatang.
Sumber: https://huengaynay.vn/du-lich/du-lich-net-zero-150644.html






Komentar (0)