
Foto: Kawasan Wisata Suoi Tien
Total pendapatan pariwisata selama periode ini diperkirakan mencapai 8.700 miliar VND. Jumlah pengunjung internasional ke kota ini diperkirakan mencapai 190.000, sedangkan pengunjung domestik mencapai sekitar 1,5 juta.
Hasil ini dicapai berkat implementasi proaktif kegiatan pendorong permintaan sejak awal April 2026 dengan hampir 1.000 produk dan layanan pariwisata baru. Secara khusus, Festival Pariwisata Kota Ho Chi Minh ke-22, dengan tema "Musim Panas yang Menyenangkan," menciptakan efek domino yang signifikan dan secara efektif menghubungkan pelaku bisnis dan wisatawan.
Selama liburan, kota ini menyelenggarakan banyak kegiatan budaya berskala besar seperti Hari Reunifikasi Nasional, Festival Roti 2026 , dan lain-lain, yang menarik banyak wisatawan.

Wisatawan internasional berpartisipasi dalam Festival Roti (Foto: Thu Trang)
Ciri khas musim pariwisata tahun ini terletak pada revitalisasi produk tradisional melalui pendekatan tematik, yang meningkatkan kedalaman budaya dan sejarah. Paket wisata seperti Saigon Commando Retro Rides, atau tur keliling kota dengan helikopter dan kapal pesiar bintang 5, menawarkan pengalaman unik.
Bagi wisatawan internasional dan kelas menengah hingga atas, produk-produk seperti tur makan malam dengan pertunjukan kembang api di Sungai Saigon, tur minum teh sore di kapal pesiar Indochina Star, atau menginap di kapal pesiar Sea Stars telah menjadi daya tarik utama. Selain itu, kota ini telah menerapkan program Travel Pass, yang mengintegrasikan layanan transportasi, makan , dan belanja dengan paket diskon senilai 2,5 juta VND per wisatawan internasional, sehingga perjalanan mereka menjadi lebih nyaman dan lancar.

Wisata kapal pesiar di Sungai Saigon menarik banyak wisatawan (Foto: Departemen Pariwisata)
Di area dan objek wisata utama, suasana meriah terasa kental dengan berbagai penawaran menarik. Area Wisata Suoi Tien membagikan 10.000 porsi nasi Raja Hung dan menawarkan tiket masuk gratis kepada pengunjung yang mengenakan kemeja merah dengan bintang kuning pada tanggal 30 April. Taman Budaya Dam Sen menurunkan harga tiket hingga 50%, sementara Museum Pengobatan Tradisional juga menerapkan diskon serupa untuk menarik pengunjung.
Musim liburan tahun ini juga menyaksikan peningkatan tren pariwisata intra-kota dan antar-wilayah. Mengenai infrastruktur akomodasi, tingkat hunian kamar di wilayah pusat Kota Ho Chi Minh dan wilayah pesisir Vung Tau meningkat secara signifikan, tetapi tidak terjadi kekurangan kamar atau kenaikan harga yang tiba-tiba. Banyak hotel bintang 3 hingga 5 secara proaktif menerapkan kebijakan preferensial untuk tamu yang tiba di malam hari, menawarkan opsi check-in lebih awal dan check-out lebih lambat untuk membantu mengurangi biaya perjalanan dengan para pengunjung.

Wilayah pesisir di kelurahan Vung Tau dan Tam Thang mencatat peningkatan tajam jumlah pengunjung (Foto: Dinas Pariwisata).
Perubahan positif dalam pengelolaan di 168 kelurahan, desa, dan zona khusus juga memberikan kontribusi signifikan terhadap keberhasilan secara keseluruhan. Pengawasan ketat terhadap harga, keamanan, dan keselamatan pangan di berbagai tempat usaha telah membantu menjadikan citra pariwisata kota ini lebih ramah dan beradab di mata para pengunjung.
Kota Ho Chi Minh juga menorehkan prestasi di segmen MICE dengan menyambut hampir 890 tamu dari Indonesia, yang diwakili oleh Allianz Indonesia, yang menginap dan berkunjung dari tanggal 1 hingga 9 Mei. Hal ini dipandang sebagai pertanda positif bagi upaya kota tersebut untuk memperluas pasarnya bagi wisatawan internasional berkualitas tinggi.
Sumber: https://vtv.vn/du-lich-tp-ho-chi-minh-thu-8700-ty-dong-trong-dip-nghi-le-100260503194534574.htm










Komentar (0)