![]() |
| Para siswa di Taman Kanak-kanak Dong Thang (komune Bach Thong) berlatih tari mangkuk tradisional sebagai persiapan untuk festival musim semi. |
Setiap hari Kamis dan Jumat selama jam istirahat, lapangan bermain Sekolah Dasar Duc Xuan (Kelurahan Duc Xuan) menjadi semarak dengan suara tarian kipas. Kegiatan ini telah rutin diadakan selama bertahun-tahun, menarik banyak sekali siswa.
Tarian kipas, sebuah ciri budaya khas masyarakat Tay, telah diintegrasikan ke dalam sekolah melalui pembelajaran berbasis pengalaman, memungkinkan anak-anak untuk bersenang-senang sekaligus terlibat dengan seni tradisional.
Selain tarian kipas, kelas bela diri Vovinam mingguan juga menjadi sorotan dalam gerakan untuk meningkatkan keterampilan dan kesehatan para siswa.
Chu Bao Tram, seorang siswa kelas 4A1, berbagi: "Kelas tari dan bela diri memberi saya rasa gembira dan memotivasi saya untuk datang ke sekolah setiap hari."
Melihat kegembiraan para siswa, para guru di Sekolah Dasar Duc Xuan melihat ini sebagai cara untuk membangkitkan kecintaan terhadap budaya nasional, sekaligus mengembangkan keterampilan interpersonal dan semangat kerja tim pada siswa.
Ibu Le Na, seorang guru di Sekolah Dasar Duc Xuan, mengatakan: mengintegrasikan seni tradisional ke dalam kegiatan pembelajaran berbasis pengalaman telah membantu siswa menjadi lebih percaya diri dan lebih memahami nilai-nilai budaya tanah air mereka.
Dalam semangat melestarikan identitas budaya, akhir-akhir ini, di Taman Kanak-kanak, Sekolah Dasar, dan Sekolah Menengah Dong Thang (Komune Bach Thong), suasana latihan dan persiapan festival musim semi komune sangat ramai.
Setiap dentingan lembut dari mangkuk berpadu harmonis dengan tabuhan gendang dan musik yang meriah. Para siswa dengan antusias berlatih tari mangkuk – sebuah tarian Tay yang diakui sebagai warisan budaya tak benda nasional – sebagai persiapan untuk penampilan mereka di festival tersebut.
Memperkenalkan tari mangkuk ke sekolah tidak hanya menciptakan taman bermain yang sehat tetapi juga berkontribusi pada pelestarian dan penyebaran nilai-nilai budaya tradisional sejak usia prasekolah dan sekolah dasar.
![]() |
| Para siswa di Sekolah Dasar Duc Xuan (Kelurahan Duc Xuan) berlatih tari kipas saat istirahat. |
Ibu Le Thi Thanh, seorang guru di Sekolah Dasar dan Menengah Dong Thang, mengatakan: "Melalui kegiatan seperti tari mangkuk, siswa diperkenalkan pada budaya lokal dengan cara yang alami dan lembut, sehingga menumbuhkan rasa bangga dan kesadaran untuk melestarikan warisan nasional mereka."
Dengan melihat model-model yang diterapkan di Duc Xuan, Dong Thang, dan banyak lembaga pendidikan lainnya, jelas bahwa pendidikan budaya tradisional bukan hanya konten tambahan, tetapi menjadi sorotan dalam program pendidikan komprehensif.
Perpaduan pengetahuan budaya tradisional dengan kegiatan pengembangan keterampilan telah membantu siswa lebih memahami dan mencintai tanah air mereka; pada saat yang sama, hal ini telah menciptakan landasan penting bagi pembentukan karakter dan perkembangan holistik.
Ketika setiap sekolah menjadi ruang budaya, nilai-nilai tradisional akan dilestarikan dan disebarluaskan dengan lebih kuat, menjadi landasan spiritual yang kokoh bagi generasi muda.
Sumber: https://baothainguyen.vn/giao-duc/202602/dua-nghe-thuat-dan-gian-vao-truong-hoc-27d7c8b/








Komentar (0)