Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

Lebih baik menggunakan minyak goreng atau lemak babi?

Banyak orang bertanya-tanya apakah menggunakan minyak goreng atau lemak babi lebih baik untuk kesehatan mereka.

Báo Hải DươngBáo Hải Dương25/06/2025

Minyak dan lemak keduanya merupakan lipid, sumber energi penting bagi tubuh, terutama bagi anak-anak kecil. (Gambar ilustrasi)
Minyak dan lemak keduanya merupakan lipid, sumber energi penting bagi tubuh, terutama bagi anak-anak kecil. (Gambar ilustrasi)

Menurut Profesor Madya Dr. Nguyen Duy Thinh, mantan staf Universitas Sains dan Teknologi Hanoi , banyak orang percaya bahwa mengonsumsi lemak babi lebih mungkin menyebabkan kenaikan berat badan dan penyakit metabolik dibandingkan dengan minyak sayur. Namun, kepercayaan ini tidak akurat.

Baik minyak maupun lemak merupakan sumber energi penting bagi tubuh, terutama bagi anak-anak kecil. Kekurangan lemak dalam makanan membuat anak-anak berisiko mengalami nafsu makan buruk, pertumbuhan terhambat, rakhitis, dan sering sakit.

Minyak nabati mengandung banyak asam lemak tak jenuh, tidak mengandung kolesterol, dan kaya akan vitamin E dan K, sehingga mudah diserap. Namun, minyak mudah teroksidasi, terutama ketika dipanaskan hingga suhu tinggi, yang dapat menyebabkan minyak rusak, menghasilkan bau gosong, dan membentuk senyawa berbahaya.

Sementara itu, lemak babi mengandung asam lemak tak jenuh, yang kurang rentan terhadap degradasi oleh panas, sehingga cocok untuk menggoreng. Jenis lemak ini juga kaya akan vitamin D dan B, serta mineral, membantu tubuh menyerap kalsium dan mendukung pembentukan sel otak dan membran sel saraf.

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa lemak babi juga dapat meningkatkan nafsu makan, sehingga membantu dalam pengobatan anoreksia pada anak kecil.

Perlu dicatat, menurut Institut Gizi Nasional, baik minyak maupun lemak memberikan jumlah energi yang sama, sekitar 9 kalori per gram. Anggapan bahwa mengonsumsi lemak membuat Anda lebih gemuk adalah tidak berdasar. Masalahnya terletak pada jumlah yang dikonsumsi dan cara pengolahannya, bukan jenis lemak itu sendiri.

Namun, lemak babi juga mengandung banyak asam lemak jenuh. Mengonsumsi terlalu banyak dapat menyebabkan kelebihan lemak, yang tidak baik bagi penderita penyakit kardiovaskular, stroke, atau gangguan metabolisme.

Para ahli merekomendasikan kombinasi minyak dan lemak yang fleksibel, daripada menghilangkan salah satunya sepenuhnya. Untuk masakan yang digoreng pada suhu tinggi, penggunaan lemak disarankan untuk meminimalkan risiko produksi racun. Selain itu, minyak atau lemak goreng bekas pakai sebaiknya dihindari karena dapat menghasilkan senyawa berbahaya.

Makanan yang tepat adalah makanan yang seimbang: lemak dari berbagai sumber (minyak, lemak babi, mentega, biji wijen, kacang tanah...), protein, serat, vitamin, dan air yang cukup. Alih-alih menghindari lemak babi seperti "musuh," pahamilah dengan benar agar Anda dapat menggunakannya dengan tepat.

HA (menurut VTC News)

Sumber: https://baohaiduong.vn/dung-dau-an-hay-mo-lon-tot-hon-414935.html


Komentar (0)

Silakan tinggalkan komentar untuk berbagi perasaan Anda!

Dalam topik yang sama

Dalam kategori yang sama

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

Berita Terkini

Sistem Politik

Lokal

Produk

Happy Vietnam
setelah pertunjukan

setelah pertunjukan

Para siswa mengenakan pakaian tradisional Ao Dai.

Para siswa mengenakan pakaian tradisional Ao Dai.

1 September

1 September