Berdasarkan Resolusi Nomor 98 yang dikeluarkan Pemerintah pada tanggal 6 April 2026, mega-proyek kereta api cepat Utara-Selatan secara resmi akan dibagi menjadi 17 proyek independen. Keputusan ini bertujuan untuk mengimplementasikan Resolusi Nomor 265/2025/QH15 Majelis Nasional , yang memungkinkan pemisahan aspek kompensasi, dukungan, dan relokasi untuk mengoptimalkan kemajuan implementasi aktual.
Membagi proyek untuk mempercepat pembebasan lahan.
Pembagian mega-proyek menjadi 17 bagian independen terutama berfokus pada pembebasan lahan dan relokasi. Dengan demikian, pengambil keputusan investasi diperbolehkan untuk memisahkan aspek kompensasi dan dukungan ke dalam proyek komponen yang berbeda. Hal ini memungkinkan daerah setempat dan entitas terkait seperti Perusahaan Listrik Vietnam untuk lebih proaktif dalam menangani infrastruktur teknis dan menyerahkan lahan yang telah dibersihkan.

Yang perlu diperhatikan, mekanisme baru ini menetapkan bahwa pengambil keputusan investasi tidak perlu menyetujui kebijakan investasi untuk proyek-proyek komponen ini. Persiapan, penilaian, dan pengambilan keputusan investasi untuk proyek tersebut, serta pembangunan area relokasi, akan dilakukan berdasarkan dokumen desain awal dalam laporan studi pra-kelayakan. Hal ini secara signifikan mempersingkat prosedur administratif yang biasa terlihat dalam proyek infrastruktur berskala besar.
Mekanisme spesifik dalam penawaran dan pelaksanaan kontrak.
Resolusi No. 98 juga membuka mekanisme khusus untuk pemilihan kontraktor. Pengambil keputusan investasi dapat menerapkan metode kontrak langsung atau penawaran terbatas untuk paket yang melibatkan penyediaan barang, jasa konsultasi, dan konstruksi. Jenis kontrak meliputi EPC (Desain - Pengadaan - Konstruksi), EC (Desain - Konstruksi), EP (Desain - Pengadaan), dan kontrak turnkey.
Mengenai pendanaan, biaya kompensasi dan relokasi infrastruktur teknis akan dialokasikan dari anggaran pusat dan daerah setiap tahunnya. Proses ini akan dimulai segera setelah investor menyerahkan dokumen dan menentukan batas-batas lahan untuk pembersihan di lapangan.
Persyaratan teknis dan akurasi rute
Kementerian Konstruksi bertugas untuk berkoordinasi erat dengan kementerian, sektor, dan daerah lain untuk mengarahkan konsultasi desain. Persyaratan intinya adalah memastikan jalur kereta api "selurus mungkin," menjamin parameter teknis yang akurat berdasarkan kondisi topografi, geologi, dan hidrologi setiap daerah.
Optimalisasi rute bertujuan untuk meminimalkan kebutuhan penyesuaian setelah pembebasan lahan, sehingga menghindari pemborosan sumber daya nasional. Pada saat yang sama, Kementerian Konstruksi akan terus memantau dan mengendalikan secara ketat pelaksanaan mekanisme khusus, serta segera melaporkan setiap kesulitan yang muncul untuk mencegah pelanggaran dan korupsi.
Informasi proyek dapat berubah tergantung pada penyesuaian perencanaan dan persetujuan teknis oleh otoritas yang berwenang pada fase-fase selanjutnya.
Sumber: https://baolamdong.vn/duong-sat-toc-do-cao-bac-nam-duoc-tach-thanh-17-du-an-doc-lap-434796.html







Komentar (0)