![]() |
Elon Musk memprioritaskan rencana IPO untuk SpaceX. Foto: Bloomberg . |
SpaceX telah berulang kali menunda rencana IPO-nya, tetapi gelombang AI memaksa Elon Musk untuk mengubah prioritasnya. Menurut sumber, miliarder itu mendorong rencana penawaran umum perdana (IPO) SpaceX, karena ambisinya untuk menempatkan pusat data AI di luar angkasa telah menjadi tujuan yang mendesak.
Untuk waktu yang lama, SpaceX adalah salah satu perusahaan swasta paling berharga di Amerika Serikat. Kurangnya tekanan dari pasar saham memungkinkan perusahaan roket ini untuk mengejar proyek-proyek luar angkasa berisiko tinggi sambil menghindari pengawasan dari publik. Kepemimpinan SpaceX telah menyatakan bahwa mereka tidak akan go public sampai roket mereka dapat terbang dengan lancar ke Mars.
Prioritas utama SpaceX
Lonjakan permintaan akan komputasi AI telah menciptakan arah baru bagi SpaceX. Menurut beberapa sumber, Elon Musk, Jeff Bezos, dan beberapa tokoh industri telah mengusulkan ide untuk meluncurkan pusat data besar ke orbit. Model ini diharapkan dapat memanfaatkan energi matahari untuk memberi daya pada sistem komputasi raksasa yang mengorbit Bumi.
Namun, gagasan ini juga menuai skeptisisme dari banyak insinyur karena tantangan teknis dalam membangun dan menerapkan pusat data AI bertenaga surya. Terlepas dari itu, Musk tampaknya semakin terobsesi dengan tujuan menjadikan SpaceX sebagai perusahaan pertama yang mewujudkan proyek ini.
Lompatan maju seperti itu akan sulit dicapai tanpa modal besar. Menurut mereka yang memahami masalah ini, menempatkan pusat data di luar angkasa membutuhkan miliaran dolar, dan IPO adalah cara untuk mengumpulkan uang itu sekaligus. Inilah mengapa CEO Tesla mengubah pikirannya dan mempercepat rencana untuk menjadikan produsen roket itu sebagai perusahaan publik.
![]() |
SpaceX berharap dapat melakukan penawaran saham perdana (IPO) untuk menarik modal besar. Foto: Bloomberg . |
Selain ambisi di bidang antariksa, pendorong lainnya mungkin terkait langsung dengan perusahaan kecerdasan buatan milik Elon Musk, xAI. Sumber-sumber mengindikasikan bahwa miliarder Afrika Selatan itu melihat IPO SpaceX sebagai cara bagi xAI untuk mengejar ketertinggalan dari para pesaingnya. Miliarder tersebut memiliki perseteruan yang sudah lama dengan CEO OpenAI, Sam Altman, dan prospek untuk "mengungguli" perusahaan lain di industri ini mungkin menjadi pendorong di balik perubahan perspektif Tesla.
Menurut WSJ , SpaceX akan segera memilih bank-bank terkemuka untuk penawaran umum perdananya. Musk juga telah mengatakan kepada orang-orang terdekatnya bahwa ia ingin menyelesaikan IPO tersebut pada bulan Juli.
Perubahan sikap Elon Musk yang tiba-tiba mengejutkan banyak orang, karena sebelumnya ia berulang kali mengeluh tentang pengalaman menjalankan perusahaan publik seperti Tesla. Di masa lalu, miliarder ini juga memiliki banyak masalah dengan regulator dan pengadilan, termasuk masalah yang berkaitan dengan kompensasi.
Tindakan mendesak
Menurut mantan karyawan, SpaceX telah mengembangkan beberapa teknologi, seperti node komputasi, yang dapat berguna untuk jaringan satelit AI. Pada musim gugur lalu, perusahaan tersebut telah membuat terobosan dalam upayanya untuk membangun dan meluncurkan pusat data ke orbit.
Mengembangkan pusat data orbital, sebuah tujuan jangka menengah atau panjang, telah menjadi prioritas paling mendesak Musk sejak pertengahan tahun 2025. Karena membangun dan meluncurkan ribuan satelit membutuhkan biaya yang signifikan, SpaceX melihat IPO sebagai cara termudah untuk mengumpulkan puluhan miliar dolar di tengah pasar saham AS yang agak tidak diatur.
![]() |
Elon Musk ingin SpaceX menyelesaikan rencana IPO-nya tahun ini. Foto: Reuters . |
Sebaliknya, xAI masih dianggap tertinggal di belakang para pesaingnya seperti OpenAI dan Gemini milik Google, baik dari segi pendapatan maupun basis pengguna. Beberapa investor percaya bahwa penawaran umum perdana (IPO) SpaceX dapat menjadi sumber pendanaan utama untuk meningkatkan xAI, sekaligus menguntungkan SpaceX.
Namun, jalan IPO SpaceX tidak akan mudah. Sebelum mempertimbangkan rencana penggalangan dana baru, perusahaan perlu segera mengoperasikan Starship, karena satelit pusat data dirancang secara optimal untuk roket ini. Kendaraan tersebut telah menjalani uji terbang selama hampir tiga tahun tetapi belum meluncurkan muatan operasional.
SpaceX berencana meluncurkan versi Starship yang telah ditingkatkan dalam penerbangan uji coba mendatang.
Sumber: https://znews.vn/elon-musk-thay-doi-suy-nghi-post1622094.html









Komentar (0)