Surga alam
Hanya sebagian kecil dari wilayah Floripa (1.210 km²) yang terletak di daratan utama; sebagian besar kota ini berada di sebuah pulau seluas 424,4 km². Pulau yang bernama Santa Catarina ini terkenal dengan keindahan alamnya yang menakjubkan. Pulau ini memiliki lebih dari 100 pantai dengan berbagai ukuran, belum termasuk atraksi lain seperti danau, laguna, air terjun, pegunungan, dan hutan.
Pemandangan udara kota Florianópolis.
Floripa memiliki populasi sedikit di atas 500.000 jiwa, tetapi selama musim puncak liburan musim panas, lebih dari 1 juta wisatawan membanjiri kota ini. Namun, untuk menghindari panas terik musim panas, wisatawan yang cerdas dapat memilih untuk mengunjungi Floripa selama musim hujan, dari bulan Desember hingga Maret tahun berikutnya.
Pantai-pantai Jurerê, Daniela, Canasvieiras, Brava, dan Ingleses di bagian utara pulau ini menawarkan hamparan pasir putih yang panjang dan sinar matahari hampir sepanjang tahun, menjadikannya ideal untuk berenang, berjemur, jogging, dan banyak lagi. Sebaliknya, pantai-pantai di barat daya, seperti Joaquina, Mole, Moçambique, Campeche, Armação, dan Morro das Pedras, adalah "medan pertempuran" untuk olahraga pantai. Peselancar dan penerbang paralayang sangat menghargai kualitas ombak dan angin di pantai-pantai ini. Pengunjung juga tidak boleh melewatkan kesempatan untuk menyelam dan menjelajahi ekosistem terumbu karang di pantai-pantai ini.
Di ujung paling selatan Pulau Santa Catarina terdapat beberapa pantai yang paling terpencil dan alami, seperti Lagoinha do Leste dan Naufragados. Pengunjung yang gemar mendaki dan menjelajahi alam sering memilih untuk melakukan perjalanan melalui hutan untuk mencapai pantai-pantai ini. Rute yang paling populer adalah tur Trilha da Costa da Lagoa. Jalur ini menghubungkan beberapa desa nelayan dan melewati beberapa hutan dan air terjun yang sangat indah, terutama laguna Lagoa da Conceição. Bahkan selama era kolonial Portugis di Brasil, orang Eropa telah mengakui keindahan Lagoa da Conceição dan membangun banyak vila liburan di sepanjang pantainya.
Lagoa da Conceição juga memiliki dua cagar alam. Di sebelah utara terdapat Taman Rio Vermelho, dan di sebelah selatan terdapat Taman Dunas da Lagoa da Conceição. Kedua taman ini terkenal dengan keanekaragaman hayatinya yang tinggi. Misalnya, Taman Rio Vermelho merupakan rumah bagi lebih dari 169 spesies tumbuhan, 150 spesies serangga, dan 37 spesies burung yang hidup berdampingan di area seluas 1532 hektar. Pengunjung kedua taman alam ini sering memilih untuk menjelajahi lahan basah dan hutan payau dengan perahu.
Kota yang menarik
Kawasan pusat kota Florianópolis memiliki banyak destinasi menarik yang menanti para pengunjung. "Jantung" kota ini adalah Praça XV, tempat beberapa landmark paling terkenal, seperti Katedral Metropolitana de Florianópolis. Katedral ini diresmikan pada tahun 1773 dan telah mengalami beberapa renovasi. Meskipun ada banyak gereja yang lebih besar di Brasil, siapa pun yang mengunjungi Metropolitana harus mengagumi dua menara loncengnya yang mencolok. Katedral ini juga terkenal dengan organ pipanya yang megah dan koleksi patung kayu karya pematung Ferdinand Demetz (1902-1942).
Terletak di sebelah Praça XV juga terdapat Museum Palácio Cruz e Sousa. Bangunan ini awalnya merupakan vila untuk gubernur negara bagian Santa Catarina, dibangun pada masa pemerintahan Gubernur José da Silva Paes (1679-1760). Banyak tokoh besar dalam sejarah Brasil mengunjungi dan tinggal di sini, termasuk dua kaisar, Pedro I (1798-1834) dan Pedro II (1825-1891). Kemudian, bangunan tersebut direnovasi menjadi museum dan dinamai menurut nama penyair João da Cruz e Sousa (1861-1898), seorang penduduk asli Santa Catarina. Pengunjung Museum Cruz e Sousa berkesempatan untuk mengagumi koleksi yang luas tentang Santa Catarina, dengan artefak yang berasal dari zaman prasejarah hingga era modern.
Masakan Santa Catarina sangat dipengaruhi oleh para migran dari wilayah Azores di Portugal. Hidangan lokal yang dapat ditemukan pengunjung di Florianópolis merupakan perpaduan antara metode memasak Portugis barat dan hasil laut serta produk pertanian lokal. Florianópolis sangat terkenal dengan hidangan ikan belanaknya. Selama musim migrasi ikan belanak, kota ini dipenuhi dengan aroma ikan bakar. Warung ikan bakar ada di mana-mana, dan pengunjung duduk di trotoar menikmati sate ikan dengan beberapa gelas bir dingin.
Karnaval Florianópolis tidak semegah Karnaval Rio de Janeiro, tetapi baru-baru ini telah berkembang secara signifikan baik dalam skala maupun kualitasnya. Saat ini, tidak hanya kelompok tari lokal tetapi juga kelompok dari seluruh Brasil berpartisipasi dalam parade Karnaval Florianópolis. Parade ini juga menampilkan kompetisi tari samba, dengan orang-orang mengadakan pesta di setiap sudut jalan untuk menonton kompetisi tersebut. Karnaval ini juga mencakup banyak acara lain, baik besar maupun kecil, di antaranya Karnaval Gay Florianópolis yang menarik perhatian besar. Karnaval Gay Florianópolis didedikasikan untuk komunitas LGBT dan mencakup serangkaian acara seperti konser, parade, dan kontes kecantikan.
Sumber: https://hanoimoi.vn/florianopolis-thien-duong-brazil-701241.html






Komentar (0)