![]() |
Foden menyelamatkan harapan Man City untuk meraih gelar juara. |
Manchester City tidak menyerah di Liga Premier. Terlepas dari jadwal yang padat dan kebutuhan untuk merotasi skuad mereka menjelang final Piala FA, tim asuhan Pep Guardiola tetap mengamankan kemenangan meyakinkan melawan Crystal Palace di putaran ke-31 Liga Premier, berkat penampilan gemilang dari Phil Foden.
Dalam pertandingan ini, Guardiola mengejutkan banyak orang dengan meninggalkan beberapa pemain kunci seperti Erling Haaland, Jeremy Doku, dan Rayan Cherki di bangku cadangan. Keputusan ini membuat banyak orang percaya bahwa Man City mulai memprioritaskan kompetisi lain. Namun, tim Stadion Etihad bermain dengan tekad yang besar dan dengan cepat mengendalikan permainan setelah awal yang kurang meyakinkan.
Pemain yang membuat perbedaan adalah Foden. Gelandang Inggris itu memainkan pertandingan terbaiknya dalam beberapa bulan terakhir dan terus-menerus mengganggu pertahanan Crystal Palace. Pada menit ke-32, Foden menciptakan momen brilian dengan umpan tumit tanpa melihat ke arah Antoine Semenyo, yang berlari kencang untuk membuka skor. Itu adalah momen yang sempurna untuk menunjukkan kepercayaan diri, teknik, dan kesadaran spasial seorang pemain yang pernah dianggap sebagai masa depan sepak bola Inggris. Phil Foden
Hanya beberapa menit kemudian, Foden terus menunjukkan performa impresif dengan umpan tepat yang mengantarkan Omar Marmoush mencetak gol kedua. Semakin banyak ia bermain, semakin bersemangat gelandang kelahiran tahun 2000 itu. Ia terus muncul di area-area kunci dan menjadi pusat perhatian setiap serangan Man City.
Setelah pertandingan, Guardiola memberikan pujian tinggi kepada pemainnya. Manajer asal Spanyol itu menegaskan bahwa Foden tetap menjadi faktor penting dalam masa depan tim dan perlu terus memberikan pengaruh yang lebih besar pada gaya permainan.
Penampilan ini juga membantu Foden membangkitkan kembali harapannya untuk bersaing memperebutkan tempat di Piala Dunia bersama Inggris di bawah asuhan Thomas Tuchel. Meskipun musimnya agak tidak konsisten, ia tetap berhasil memberikan 12 kontribusi gol di Liga Premier, lebih banyak daripada Bukayo Saka dan Cole Palmer.
Kemenangan melawan Crystal Palace membantu Man City terus mengejar Arsenal dalam perebutan gelar. Harapan untuk mempertahankan gelar tetap ada, dan setidaknya Guardiola telah membuktikan bahwa timnya belum menyerah.
Di klasemen liga, Man City memiliki 77 poin, tertinggal 2 poin dari Arsenal. Masih ada dua putaran pertandingan tersisa di musim ini.
Sumber: https://znews.vn/foden-cuu-hy-vong-dua-vo-dich-cho-man-city-post1651353.html









Komentar (0)