Dengan lebih dari 1,7 miliar saham yang beredar,FPT memperkirakan akan mengeluarkan sekitar 1.703 miliar VND untuk membayar dividen kepada para pemegang saham.
Bersamaan dengan rencana pembagian dividen, Dewan Direksi FPT juga menyetujui rencana kepemilikan saham karyawan (ESOP) untuk periode 2023-2025. Sesuai rencana tersebut, perusahaan berencana menerbitkan lebih dari 8,5 juta saham dengan harga preferensial sebesar 10.000 VND per saham. Total nilai penerbitan pada nilai nominal mencapai lebih dari 85 miliar VND.

FPT menerbitkan lebih dari 10,8 juta saham ESOP, dengan banyak eksekutif menerima hak pembelian senilai puluhan miliar VND.
Saham ESOP ini akan dikenakan pembatasan transfer selama 3 tahun sejak berakhirnya penerbitan. Waktu implementasi yang diharapkan paling lambat pada kuartal keempat tahun 2026, setelah FPT menyelesaikan prosedur dengan Komisi Sekuritas Negara.
Selain program ESOP untuk karyawan, FPT juga menerapkan rencana untuk menerbitkan saham kepada manajemen senior selama periode 2026-2030. Jumlah total saham yang diperkirakan akan diterbitkan adalah sekitar 2,3 juta unit dengan harga 10.000 VND per saham. Perlu dicatat, saham-saham ini akan dibatasi pengalihannya hingga 10 tahun, kecuali dalam kasus pembelian kembali oleh perusahaan.
Berdasarkan resolusi Dewan Direksi, jumlah total saham ESOP yang diterbitkan kali ini setara dengan sekitar 0,63% dari saham FPT yang beredar.
Mengenai hasil bisnis, dalam empat bulan pertama tahun 2026, FPT mencatat pendapatan sebesar 17.228 miliar VND, meningkat 11,6% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Laba sebelum pajak mencapai 3.787 miliar VND, meningkat 17,5%, sedangkan laba setelah pajak yang dapat diatribusikan kepada pemegang saham perusahaan induk mencapai 3.360 miliar VND, meningkat 16%.
Di pasar saham, saham FPT diperdagangkan sekitar 76.500 VND/saham pada tanggal 21 Mei, turun 1,54% dari sesi sebelumnya menyusul pengumuman penerbitan ESOP.
Sumber: https://danviet.vn/fpt-chi-hon-1700-ty-dong-tra-co-tuc-tiep-tiep-tung-esop-gia-uu-dai-d1428519.html
Komentar (0)