
Tim futsal Indonesia bermimpi mencapai status kelas dunia dalam beberapa tahun ke depan - Foto: BOLA
Surat kabar Indonesia Bola menegaskan bahwa salah satu faktor terpenting dalam membantu futsal Indonesia mencapai level yang lebih tinggi adalah dengan membangun kekuatan yang ada sekaligus meningkatkan kualitas pemainnya, terutama pemain muda. Langkah pertama yang menunjukkan keseriusan Indonesia terhadap ambisi ini adalah mempertahankan pelatih Hector Souto hingga tahun 2028.
Mempertahankan Pelatih Souto
Bapak Souto menjadi kepala pelatih tim futsal Indonesia pada Agustus 2024 setelah membuktikan kemampuannya di kejuaraan futsal nasional Indonesia. Tak lama setelah menjabat, Bapak Souto memberikan kesan yang kuat dengan memimpin tim meraih kemenangan di Kejuaraan Futsal Asia Tenggara 2024. Setelah itu, Pelatih Souto dan tim futsal Indonesia mengalahkan Thailand untuk memenangkan medali emas di SEA Games ke-33. Kemenangan ini mematahkan dominasi Thailand selama lima SEA Games berturut-turut.
Tak lama kemudian, futsal Indonesia mencetak sejarah dengan mencapai final Kejuaraan Futsal Asia 2026. Meskipun kalah dari Iran di final, Indonesia menunjukkan kemajuan yang sangat pesat dan kuat. Salah satu keberhasilan terbesar Pelatih Souto adalah "mengembangkan potensi pemain Indonesia." Ini adalah sesuatu yang tidak dapat dicapai oleh pelatih futsal Indonesia sebelumnya. Oleh karena itu, futsal Indonesia sangat berharap Pelatih Souto dapat melanjutkan kerja cemerlangnya.
Masalah Indonesia bukanlah menemukan pelatih ternama, melainkan seorang ahli strategi yang memahami para pemain, seperti Bapak Souto. "Indonesia telah berkembang pesat dalam hal mengatur permainan, mengendalikan emosi dalam pertandingan penting, dan mengambil keputusan di bawah tekanan tinggi. Saat ini, futsal Indonesia bermain dengan identitas uniknya sendiri dan tidak lagi memberikan rasa nyaman kepada lawan," kata Bapak Souto dalam sebuah wawancara dengan Tuổi Trẻ.
Rencana peningkatan yang berani
Segera setelah memimpin tim nasional futsal Indonesia meraih posisi runner-up di Kejuaraan Futsal Asia, Pelatih Souto dan Federasi Futsal Indonesia (FFI) menjabarkan rencana untuk fase selanjutnya dari futsal Indonesia. Yang paling penting, tim futsal Indonesia akan menjalani banyak pertandingan persahabatan dengan tim-tim besar di seluruh dunia. Karena Pelatih Souto memiliki hubungan dekat dengan tim-tim futsal Eropa, ia akan berperan sebagai jembatan bagi futsal Indonesia dalam transformasinya.
Menurut surat kabar Bola, Michael Sianipar, manajer futsal Indonesia, mengatakan: "Pelatih Souto mengatakan bahwa jika mereka ingin berkembang, tim futsal Indonesia harus terbiasa dengan pertandingan kelas dunia. Oleh karena itu, mereka harus menghadapi tim-tim top dari seluruh dunia. Itulah visinya dan tugas badan pengatur futsal Indonesia adalah menciptakan kondisi yang menguntungkan bagi Pelatih Souto untuk mewujudkan visi tersebut."
Tahun 2028 akan menjadi tahun yang krusial bagi futsal Indonesia karena merupakan tahun Piala Dunia – di mana ambisi tim asuhan pelatih Souto akan diuji dengan berat. Di masa lalu, tim futsal Indonesia belum pernah lolos ke Piala Dunia, sesuatu yang selalu berhasil diraih oleh Vietnam dan Thailand.
Dengan tingkat pencapaian yang jelas yang telah mereka raih baru-baru ini, tim futsal Indonesia tentu dapat menargetkan tempat kualifikasi Piala Dunia. Mereka bahkan dapat bercita-cita untuk melangkah lebih jauh di turnamen bergengsi ini. Visi Indonesia juga memberikan kesempatan bagi Thailand dan Vietnam untuk merefleksikan kinerja mereka sendiri dan mengembangkan strategi yang tepat untuk fase selanjutnya.
Sumber: https://tuoitre.vn/futsal-indonesia-with-a-far-dream-20260211093432577.htm







Komentar (0)