
Kanselir Jerman Friedrich Merz, Perdana Menteri Inggris Keir Starmer, Presiden AS Donald Trump, Presiden Prancis Emmanuel Macron, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky, dan Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi menghadiri sesi kerja pada KTT G7 di Evian-les-Bains, Prancis, pada 16 Juni 2026. Foto: Reuters.
Suasana positif di konferensi ini sangat kontras dengan pertemuan antara Presiden Trump dan Presiden Zelensky di Gedung Putih tahun lalu, ketika pemimpin Ukraina tersebut dianggap memiliki sedikit pengaruh dalam potensi pembicaraan perdamaian dengan Rusia.
Pada KTT G7 di kota wisata Evian-les-Bains di Danau Jenewa, Presiden Zelensky dan sekutu-sekutu Eropanya berupaya meyakinkan Presiden Trump bahwa posisi Ukraina di medan perang telah membaik berkat serangan pesawat tak berawak jauh di dalam wilayah Rusia.
Presiden Trump, yang tiba di konferensi setelah mengumumkan kesepakatan awal mengenai krisis dengan Iran, mengatakan bahwa ia akan melakukan segala yang ia bisa untuk mengakhiri konflik di Ukraina, tetapi tidak memberikan rincian tentang langkah-langkah spesifik untuk meningkatkan tekanan pada Moskow.

Presiden AS Donald Trump memasuki pertunjukan budaya dan konser sebagai bagian dari KTT G7 di Evian-les-Bains, Prancis, pada 16 Juni 2026. Foto: Reuters.
Presiden Trump mengatakan kepada wartawan: “Rusia harus mencapai kesepakatan. Terlalu banyak pemuda yang tewas di medan perang di kedua belah pihak. Saya akan melakukan apa pun yang saya bisa.”
Kanselir Jerman Friedrich Merz menilai pernyataan Presiden Trump sebagai pertanda positif. Ia mengatakan Presiden AS telah menunjukkan semangat kerja sama dan mendengarkan dengan sangat saksama selama diskusi, sehingga menciptakan lebih banyak harapan bahwa Eropa dan AS dapat bekerja sama untuk mengakhiri perang. Merz juga memberikan hadiah simbolis kepada Presiden Trump, yang dilihat sebagai upaya sekutu G7 untuk menunjukkan solidaritas, meskipun keretakan dalam hubungan transatlantik semakin terlihat jelas.
Setelah pertemuannya dengan Presiden Trump, Presiden Zelensky menyatakan bahwa para pemimpin G7 sepakat bahwa Rusia saat ini tidak memiliki keunggulan dalam konflik tersebut. Ia menambahkan bahwa mereka juga membahas kemungkinan untuk memberlakukan sanksi lebih lanjut yang menargetkan ekspor minyak Rusia, sektor perbankan, dan kemampuan produksi militer untuk mendorong Moskow terlibat dalam negosiasi.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky bersiap untuk foto kenangan bersama para pemimpin lainnya sebelum pertunjukan budaya dan konser sebagai bagian dari KTT G7 di Evian-les-Bains, Prancis, pada 16 Juni 2026. Foto: Reuters.
Presiden Ukraina mengatakan bahwa kelompok kerja dari kedua negara akan terus bertemu dalam 24 jam ke depan dan menyatakan harapan untuk pertemuan pribadi lainnya dengan Presiden Trump.
Para diplomat Eropa menilai pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana yang konstruktif. Namun, mereka mencatat bahwa Presiden Trump belum berkomitmen untuk mendukung sanksi baru AS terhadap Rusia seperti yang diinginkan oleh sekutu Eropa. Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen menyatakan bahwa situasi bergeser menguntungkan Ukraina, dan inilah saatnya untuk meningkatkan dukungan bagi Kyiv.
Thanh Hang
Sumber: https://baothanhhoa.vn/g7-lac-quan-ve-hoa-binh-ukraine-291359.htm








