Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

Seorang ayah tunggal membesarkan anak-anak ayamnya dengan menggunakan tongkat kayu.

Di sebuah sudut kecil komune Ke Sach, kota Can Tho, terdapat sebuah bengkel sepeda sederhana di depan sebuah rumah amal yang dibangun bertahun-tahun lalu. Setiap hari, orang-orang melihat seorang pemuda bertongkat kruk membungkuk di atas sepeda-sepeda tua. Terkadang ia menambal ban, terkadang ia mengganti ban dalam, dan terkadang ia dengan teliti memperbaiki detail-detail kecil. Mekanik itu adalah Vo Thanh Phong (lahir tahun 1989) - seorang pria penyandang disabilitas fisik, tetapi yang tidak pernah menyerah pada takdir.

Báo Vĩnh LongBáo Vĩnh Long19/03/2026

Di sebuah sudut kecil komune Ke Sach, kota Can Tho , terdapat sebuah bengkel sepeda sederhana di depan sebuah rumah amal yang dibangun bertahun-tahun lalu. Setiap hari, orang-orang melihat seorang pemuda bertongkat kruk membungkuk di atas sepeda-sepeda tua. Terkadang ia menambal ban, terkadang ia mengganti ban dalam, dan terkadang ia dengan teliti memperbaiki detail-detail kecil. Mekanik itu adalah Vo Thanh Phong (lahir tahun 1989) - seorang pria penyandang disabilitas fisik, tetapi yang tidak pernah menyerah pada takdir.

Phong menggunakan kruk untuk mengantar anaknya ke sekolah.
Phong menggunakan kruk untuk mengantar anaknya ke sekolah.

Terlahir sehat, Phong secara tak terduga tertular polio pada usia dua tahun. Sejak saat itu, kakinya berangsur-angsur melemah, sehingga sulit berjalan. Keluarganya miskin; orang tuanya harus menjual seluruh tiga hektar tanah dan 100 gantang beras yang telah mereka tabung untuk membayar pengobatannya, tetapi kondisinya tidak membaik. Karena keadaan mereka yang sangat sulit, Phong tidak dapat bersekolah seperti teman-temannya dan tetap buta huruf hingga hari ini. Masa kecilnya dipenuhi dengan merangkak, belajar berjalan dengan kruk, dan menyaksikan perjuangan berat orang tuanya untuk bertahan hidup.

Menolak untuk menyerah pada takdir, pada tahun 2012, ketika pemerintah setempat membuka kelas pelatihan kejuruan gratis untuk mendukung kaum muda, Phong mendaftar di kursus perbaikan sepeda dan sepeda motor. Ini membuka pintu baginya untuk mencari nafkah. Beberapa tahun kemudian, ia membuka bengkel kecil di depan rumahnya untuk menghidupi dirinya sendiri.

Kehidupan tampak membaik ketika ia menikahi seorang wanita yang berada dalam situasi serupa. Namun tragedi kembali terjadi. Pada tahun 2019, ketika putranya baru berusia 11 hari, istrinya meninggalkannya. Sejak saat itu, ia menjadi ayah tunggal. Tidak dapat berjalan normal dan kesehatannya buruk karena cacat katup jantung yang dideritanya sejak kecil, ia tetap pergi ke bengkel setiap hari dengan menggunakan kruk. Terlepas dari pekerjaan yang tidak stabil dan penghasilan yang minim, ia memiliki seorang putra kecil yang tumbuh setiap hari. Sekarang, putranya, Kien, berada di kelas satu. Baginya, putranya adalah motivasi untuk terus maju. Ia mengaku: "Saya sendiri tidak mendapatkan pendidikan, jadi saya sangat ingin putra saya memiliki kesempatan untuk bersekolah agar masa depannya berubah."

Phong dengan tekun memperbaiki ban.
Phong dengan tekun memperbaiki ban.

Selain mengkhawatirkan putranya yang masih kecil, Phong juga memikul beban orang tuanya yang sudah lanjut usia. Ayahnya, Bapak Vo Hoang Viet (lahir tahun 1962), kesehatannya menurun setelah mengalami serangan jantung. Ibunya, Ibu Tran Thi Phuong, juga menderita anemia dan penyakit jantung, tetapi ia masih berusaha bekerja serabutan untuk membantu putranya mendapatkan uang guna membeli susu untuk cucunya.

Saat ini, bengkel kecil milik Phong kekurangan segalanya: mulai dari suku cadang hingga peralatan penting. Setiap kali pelanggan membutuhkan penggantian, ia harus meminta pembayaran di muka dan kemudian, dengan menggunakan kruknya, pergi ke toko lain untuk membeli suku cadang untuk perbaikan. Meskipun menghadapi banyak kesulitan, mata pria ini selalu bersinar dengan optimisme. Baginya, selama ia memiliki kekuatan untuk bekerja dan dapat melihat putranya tumbuh dewasa dari hari ke hari, itulah kebahagiaan terbesarnya.

Kisah mengharukan "The Patchwork Man - Seorang Ayah Tunggal yang Membesarkan Anaknya dengan Tongkat Kayu" akan ditayangkan pukul 19.15 pada hari Kamis, 19 Maret 2026, di saluran THVL1 dan ditayangkan ulang pukul 16.30 pada hari Jumat, 20 Maret 2026, di saluran THVL2. Kami mengundang Anda untuk menonton!

MINH CANH

Sumber: https://baovinhlong.com.vn/van-hoa-giai-tri/202603/ga-trong-nuoi-con-tren-doi-nang-go-b993220/


Komentar (0)

Silakan tinggalkan komentar untuk berbagi perasaan Anda!

Dalam kategori yang sama

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

Berita Terkini

Sistem Politik

Lokal

Produk

Happy Vietnam
Saigon

Saigon

Itulah Vietnam-ku

Itulah Vietnam-ku

Jembatan Menuju Masa Depan

Jembatan Menuju Masa Depan