[GALERI] 3 "game mati" yang paling disesali para gamer
Meskipun servernya sudah lama ditutup, Evolve, Robocraft, dan Battleborn tetap menjadi judul game yang banyak diidamkan oleh para gamer untuk dimainkan setidaknya sekali seumur hidup mereka.
Báo Khoa học và Đời sống•25/05/2026
Pertumbuhan pesat industri game online telah membuat konsep "game mati" semakin familiar, tetapi tidak seperti game dengan sedikit pemain, banyak judul game bahkan telah dihapus dari toko aplikasi, servernya dimatikan secara permanen, dan hanya ada dalam ingatan komunitas game setianya. Di antara semuanya, Evolve sering dianggap sebagai salah satu yang paling disayangkan, padahal dulunya memiliki gaya permainan asimetris yang sangat inovatif yang memungkinkan empat pemain untuk bekerja sama dalam memburu monster raksasa yang dikendalikan oleh pemain lain dalam pertempuran sengit yang berbeda dari kebanyakan game tembak-menembak pada masanya. Daya tarik Evolve terletak pada kenyataan bahwa setiap monster memiliki serangkaian keterampilan yang unik, menciptakan pengalaman taktis yang sangat berbeda, tetapi model DLC yang kontroversial dan komunitas yang menurun dengan cepat mencegah game ini mempertahankan daya tariknya meskipun pernah dianggap "mendahului zamannya".
Robocraft juga merupakan nama yang disesalkan banyak gamer karena tidak memilikinya, karena game ini memungkinkan pemain untuk merakit kendaraan tempur dari berbagai macam bagian, lalu membawa mesin-mesin aneh itu ke dalam pertempuran online yang kacau namun sangat kreatif. Daya tarik terbesar Robocraft terletak pada perasaan terus-menerus mendesain, memodifikasi, dan bereksperimen dengan strategi baru. Namun, setelah bertahun-tahun pembaruan yang tidak konsisten dan perubahan tren komunitas, gim ini secara bertahap kehilangan basis pemain besar yang pernah dimilikinya pada puncaknya. Sementara itu, Battleborn pernah dianggap sebagai "bintang masa depan" genre hero shooter berkat gaya kartunnya yang menarik dan sistem karakter yang beragam, tetapi nasib gim ini berubah total ketika harus bersaing langsung dengan demam Overwatch dari Blizzard Entertainment. Meskipun dipuji oleh banyak gamer karena kualitas gameplay dan kedalaman strategisnya, Battleborn dengan cepat terlupakan karena perilisannya yang tidak tepat waktu, sehingga game ini praktis tidak memiliki kesempatan untuk benar-benar memantapkan posisinya di pasar game online yang sangat kompetitif. Bahkan hingga kini, meskipun server telah ditutup atau komunitasnya tidak lagi sebesar sebelumnya, Evolve, Robocraft, dan Battleborn masih sering disebut di forum game sebagai "legenda yang belum selesai," membuktikan bahwa bahkan game hebat pun terkadang bisa gagal karena strategi penerbitan, waktu rilis, atau pasar game modern yang berubah dengan cepat.
Komentar (0)