Pada tanggal 30 Desember, Departemen Keamanan Informasi ( Kementerian Informasi dan Komunikasi ) mengeluarkan peringatan mengenai penipuan berteknologi tinggi melalui Messenger yang menggunakan teknologi pertukaran wajah berbasis AI.

Oleh karena itu, baru-baru ini, pada pagi hari tanggal 23 Desember, Ibu NTH (lahir tahun 1979; beralamat di Jalan Thép Mới, Kelurahan Giang Biên, Distrik Long Biên, Hanoi) menerima panggilan video melalui Messenger dari putranya, yang sedang kuliah di sebuah universitas di Kota Ho Chi Minh, yang memintanya untuk mentransfer lebih dari 100 juta VND untuk membayar biaya pendaftaran studi di luar negeri. Sebagai seorang karyawan bank yang terlatih, Ibu H tidak memenuhi permintaan penelepon tersebut.
Terkait taktik ini, Departemen Keamanan Siber menyatakan bahwa awalnya, para pelaku mengumpulkan gambar dan video dengan mencarinya di akun media sosial korban atau sumber lain.
Kemudian mereka membuat video palsu: Menggunakan teknologi AI untuk menggabungkan wajah dan suara, mereka membuat panggilan video palsu dengan menyamar sebagai kerabat/teman dan kemudian menipu orang untuk mentransfer uang.
Selama panggilan, penelepon memberikan alasan mendesak seperti kecelakaan, hutang, atau kebutuhan bantuan keuangan, dan meminta agar uang segera ditransfer ke rekening yang mereka berikan.
Menjelang akhir tahun, penipuan seperti yang dijelaskan di atas akan terus menjadi semakin kompleks. Departemen Keamanan Informasi ( Kementerian Informasi dan Komunikasi ) menyarankan masyarakat untuk memverifikasi informasi terlebih dahulu ketika menerima panggilan seperti itu, dan untuk menghubungi kembali kerabat secara langsung menggunakan nomor telepon yang dikenal untuk memeriksa informasi tersebut.
Jangan terburu-buru mentransfer uang seperti yang diminta selama panggilan video atau pesan media sosial. Berhati-hatilah saat berbagi informasi pribadi di media sosial; batasi unggahan foto, video, dan informasi sensitif pribadi.
Sesuaikan pengaturan privasi Anda untuk membatasi akses orang asing ke akun Anda. Waspadai akun yang tidak dikenal atau aktivitas yang mencurigakan. Jika akun kerabat atau teman menunjukkan tanda-tanda diretas, segera beri tahu mereka dan hindari berinteraksi dengan mereka.
Ketika menemukan kasus yang menunjukkan tanda-tanda penipuan, masyarakat harus segera melaporkannya ke polisi agar dapat dicegah dan ditangani sesuai dengan hukum.
Sumber: https://daidoanket.vn/ghep-mat-bang-ai-lua-dao-qua-messenger-10297466.html






Komentar (0)