Cushman & Wakefield baru saja merilis edisi ke-33 dari laporan World Retail Boulevard, yang meneliti harga sewa ritel kelas atas di kota-kota utama di seluruh dunia.
Dengan demikian, Fifth Avenue di New York City, AS, mempertahankan posisinya sebagai destinasi ritel termahal di dunia, meskipun tidak mencatat perubahan pertumbuhan harga sewa dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.
Via Montenapoleone di Milan melonjak ke posisi kedua, sementara Tsim Sha Tsui di Hong Kong turun ke posisi ketiga. New Bond Street di London dan Avenues des Champs-Élysées di Paris masing-masing menempati posisi keempat dan kelima.
Yang perlu diperhatikan, Jalan Istiklal di Istanbul, Turki, naik dari peringkat ke-31 ke peringkat ke-20 karena inflasi yang menyebabkan harga sewa meningkat lebih dari dua kali lipat dalam setahun terakhir.
Yang menarik, Jalan Dong Khoi di Kota Ho Chi Minh juga naik satu peringkat ke posisi 13. Harga sewa di Jalan Dong Khoi adalah $390 per kaki persegi per tahun (sekitar VND 101 juta per meter persegi), meningkat 17% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Jalan Dong Khoi di Distrik 1, Kota Ho Chi Minh
Laporan ini berfokus pada tarif sewa rata-rata di lokasi ritel perkotaan kelas atas di seluruh dunia, yang sebagian besar merupakan toko mewah. Nilai sewa di segmen khusus ini juga dipengaruhi oleh penawaran promosi, paket gabungan, atau model sewa berbagi risiko.
Publikasi ini mencakup indeks global yang meranking destinasi termahal di setiap pasar di seluruh dunia.
Dominic Brown, penulis laporan dan Direktur Riset Pasar Internasional untuk Asia Pasifik saat ini, mengatakan bahwa destinasi ritel tradisional terkemuka di Asia Pasifik terus memiliki biaya sewa yang tinggi, dengan empat dari 10 lokasi termahal di dunia.
Wilayah ini mencatat kenaikan harga sewa rata-rata sebesar 5,3% dari tahun ke tahun, dikombinasikan dengan prospek ekonomi yang relatif kuat untuk tahun 2024, yang merupakan pertanda positif bagi pemulihan berkelanjutan sektor ritel di pasar mewah utama.
Menurut laporan tersebut, lebih dari 95% merek mewah melaporkan pertumbuhan laba pada tahun 2022, dan tren ini berlanjut hingga awal tahun 2023.
Sumber: https://nld.com.vn/kinh-te/gia-thue-mat-bang-duong-dong-khoi-tp-hcm-dat-thu-13-the-gioi-20231122173050342.htm







Komentar (0)