Dua merek emas domestik menyesuaikan harga mereka ke atas sebesar 200.000 - 500.000 VND/ounce pagi ini, 9 Januari, sementara nilai tukar USD juga meningkat sebesar 8 VND.
Pada pukul 9 pagi, Saigon Jewelry Company, Phu Quy Company, dan Doji Company semuanya mencantumkan harga emas SJC pada kisaran 84,5 - 86 juta VND/ounce, meningkat sebesar 500.000 VND/ounce.
Demikian pula, harga cincin emas di Perusahaan Bao Tin Minh Chau dikutip pada 84,9 - 86,2 juta VND/ons (harga beli/jual), meningkat sebesar 300.000 VND/ons.
Sementara itu, harga cincin emas di Perusahaan Phu Quy meningkat sebesar 200.000 VND/ounce dibandingkan dengan harga penutupan sebelumnya, dengan perusahaan saat ini menawarkan harga mulai dari 84,7 hingga 86 juta VND/ounce (beli/jual).
Harga cincin emas SJC 999,9 juga naik sebesar 500.000 VND, saat ini diperdagangkan pada harga 84,5 - 85,8 juta VND/ounce.
Secara global, harga emas berbalik arah dan naik sebesar $11 dibandingkan dengan waktu yang sama pada sesi sebelumnya, saat ini diperdagangkan pada $2.659 per ons. Harga ini setara dengan 82,6 juta VND per tael jika dikonversi menggunakan nilai tukar USD di Vietcombank .
Pagi ini, Bank Negara Vietnam menetapkan nilai tukar sentral untuk tanggal 9 Januari di angka 24.338 VND/USD, meningkat 8 dong dibandingkan sesi sebelumnya.
Dengan margin +/- 5%, Vietcombank menetapkan kurs USD pada 25.164 - 25.554 VND/USD (beli/jual), meningkat sebesar 8 VND. Demikian pula, Vietinbank dan BIDV menyesuaikan kurs USD menjadi 25.194 - 25.554 VND/USD, dan Eximbank mengumumkan kurs USD pada 25.160 - 25.554 VND/USD, juga meningkat sebesar 8 VND dibandingkan sesi penutupan sebelumnya.
Terapkan kebijakan yang tepat untuk menstabilkan pasar emas.
Dalam sesi tanya jawab di hadapan Majelis Nasional pada pagi hari tanggal 11 November 2024, Gubernur Bank Negara Vietnam, Nguyen Thi Hong, menyatakan bahwa fluktuasi pasar emas Vietnam akhir-akhir ini juga merupakan tren umum di negara-negara lain di seluruh dunia. Dari tahun 2014 hingga 2019, pasar emas Vietnam relatif stabil dan permintaan emas di kalangan masyarakat menurun. Namun, sejak tahun 2021, harga emas dunia telah meningkat tajam, dan akibatnya, harga emas domestik juga meningkat. Meskipun demikian, dari tahun 2021 hingga Juni 2024, Bank Negara Vietnam belum melakukan intervensi.
Sejak Juni 2024, harga emas dunia telah mencapai rekor tertinggi, dan perbedaan harga antara pasar dunia dan domestik telah melebar secara signifikan. Oleh karena itu, Pemerintah dan Bank Negara Vietnam telah mengeluarkan arahan yang tegas. Berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku, Bank Negara Vietnam menyelenggarakan lelang. Dalam konteks harga emas yang sedang berada di puncaknya dan ekspektasi pasar yang tinggi, Bank Negara Vietnam dengan cermat mempertimbangkan sembilan sesi lelang, sebuah solusi yang terbukti cukup efektif.
Untuk mempersempit kesenjangan antara harga emas domestik dan internasional dengan cepat, sesuai arahan Pemerintah, Bank Negara Vietnam telah beralih ke penjualan emas SJC secara langsung melalui empat bank komersial milik negara. Akibatnya, perbedaan harga antara emas domestik dan internasional telah menyempit dari sekitar 15-18 juta VND/ons menjadi hanya sekitar 3-4 juta VND/ons.
Menekankan bahwa situasi pasar emas tetap kompleks dan sulit diprediksi, Gubernur Nguyen Thi Hong menyatakan bahwa Vietnam tidak memproduksi emas, sehingga intervensi sepenuhnya bergantung pada impor emas internasional. Oleh karena itu, Bank Negara Vietnam akan memantau perkembangan pasar secara cermat untuk merumuskan kebijakan yang tepat guna menstabilkan pasar emas.
Bank Negara Vietnam juga menyatakan bahwa mereka akan terus menerapkan peta jalan untuk mempersempit dan mengendalikan perbedaan antara harga jual domestik batangan emas SJC dan harga dunia pada tingkat yang sesuai.
Sumber: https://baohaiduong.vn/gia-vang-mieng-sjc-dao-chieu-tang-500-000-dong-moi-luong-402589.html










Komentar (0)