Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

Harga emas melonjak tajam di semua sektor pada pagi hari tanggal 6 Mei.

Pada pagi hari tanggal 6 Mei, harga emas domestik naik tajam secara keseluruhan seiring dengan harga emas dunia yang melampaui angka $4.600 per ons.

Báo Tin TứcBáo Tin Tức06/05/2026

Pada pembukaan sesi pagi, Saigon Jewelry Company Limited (SJC) mencantumkan batangan emas pada harga 164,5 - 167,5 juta VND/ounce (harga beli - harga jual), meningkat 2,5 juta VND/ounce baik pada harga beli maupun harga jual dibandingkan dengan harga penutupan pada tanggal 5 Mei. Demikian pula, merek-merek besar di Hanoi seperti Bao Tin Minh Chau, DOJI , dan Phu Quy juga mencantumkan batangan emas SJC pada level harga tersebut.

Untuk cincin emas murni 9999, Bao Tin Minh Chau dan DOJI mencantumkan harga 164,5 - 167,5 juta VND/ons (harga beli - harga jual), meningkat 2,5 juta VND/ons baik pada harga beli maupun harga jual. Sementara itu, Phu Quy mencantumkan harga cincin emas 164 - 167 juta VND/ons (harga beli - harga jual). Harga emas domestik saat ini mengikuti tren harga dunia .

Pada pukul 08.45 (waktu Vietnam), harga emas dunia diperdagangkan sekitar $4.623 per ons, meningkat hampir $100 per ons dibandingkan dengan waktu yang sama pada tanggal 5 Mei. Dikonversi menggunakan nilai tukar Vietcombank , setiap ons emas dunia bernilai sekitar 147 juta VND. Oleh karena itu, harga emas domestik tetap sekitar 20,5 juta VND per ons lebih tinggi daripada harga emas dunia.

Keterangan foto
Cincin emas murni 9999. Foto: VNA (Kantor Berita Vietnam)

Para ahli meyakini bahwa pembalikan tren naik pada harga emas global menunjukkan kembalinya sentimen aset aman ke pasar, di tengah kehati-hatian investor terkait prospek suku bunga tinggi yang berkepanjangan dan ketidakpastian terkait konflik di Timur Tengah. Selain itu, pelemahan dolar AS pada waktu-waktu tertentu juga secara positif mendukung harga emas.

Selain faktor geopolitik, pasar juga memantau dengan cermat data ekonomi AS untuk menilai prospek kebijakan moneter Federal Reserve. Data yang baru dirilis menunjukkan bahwa sektor jasa AS terus berkembang, sementara tekanan harga belum mereda secara signifikan, yang semakin mempersempit ekspektasi bahwa Fed akan segera memangkas suku bunga. Hal ini agak membatasi momentum kenaikan harga emas karena imbal hasil obligasi AS tetap tinggi.

Namun, pendinginan harga minyak menyusul sinyal gencatan senjata yang berkelanjutan antara AS dan Iran membantu menstabilkan sentimen pasar, sehingga mendukung aksi beli emas setelah penurunan tajam sebelumnya.

Sementara itu, para analis percaya bahwa pasar tetap sangat sensitif terhadap informasi terkait kebijakan Fed. Jika lembaga tersebut memberi sinyal sikap yang lebih lunak terhadap suku bunga dalam waktu dekat, emas dapat terus menerima dukungan kuat karena ekspektasi bahwa biaya peluang untuk memegang logam mulia tersebut akan menurun.

Dari perspektif jangka panjang, emas tetap didukung oleh tren diversifikasi cadangan devisa global. Meskipun World Gold Council (WGC) mencatat bahwa bank sentral menjual bersih 30 ton emas pada bulan Maret, terutama dari Turki dan Rusia, banyak negara seperti Polandia, Cina, Uzbekistan, dan Kazakhstan terus meningkatkan cadangan emas mereka.

Beberapa ahli percaya bahwa fase koreksi saat ini dapat menjadi peluang untuk membangun posisi investasi jangka panjang. Menurut Ned Davis Research, emas tetap menjadi aset safe-haven yang penting karena kemampuannya untuk mendiversifikasi portofolio dan mengurangi risiko di tengah meningkatnya ketidakstabilan keuangan dan geopolitik.

Sumber: https://baotintuc.vn/kinh-te/gia-vang-sang-65-dong-loat-tang-manh-20260506082957810.htm


Komentar (0)

Silakan tinggalkan komentar untuk berbagi perasaan Anda!

Dalam topik yang sama

Dalam kategori yang sama

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

Berita Terkini

Sistem Politik

Lokal

Produk

Happy Vietnam
Hoàng hôn dịu dàng

Hoàng hôn dịu dàng

Mùa thu hoạch chè

Mùa thu hoạch chè

Nét xưa

Nét xưa