Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

Di manakah perjanjian damai itu?

Presiden AS Donald Trump tampak sangat optimis, sementara Iran tetap berhati-hati mengenai prospek tercapainya kesepakatan perdamaian antara kedua belah pihak.

Hà Nội MớiHà Nội Mới25/05/2026

Kedua belah pihak telah menyatakan kesediaan untuk merundingkan penyelesaian damai guna mengakhiri konflik; pada saat yang sama, mereka menegaskan tekad mereka untuk melanjutkan konfrontasi jika prasyarat mereka tidak terpenuhi. Hal ini menunjukkan bahwa, meskipun perundingan damai telah menunjukkan tanda-tanda positif, masih ada risiko kemunduran, atau bahkan kegagalan, kapan saja.

Menurut laporan media sejauh ini, AS dan Iran cukup dekat dengan kesepakatan damai, dengan fokus pada memorandum yang menguraikan peta jalan dan arah untuk langkah selanjutnya dalam perundingan perdamaian. Gencatan senjata antara kedua pihak diperkirakan akan diperpanjang selama 60 hari lagi untuk memfasilitasi negosiasi menuju kesepakatan damai formal.

Poin-poin lain yang disebutkan dalam Memorandum tersebut meliputi Selat Hormuz, jumlah uranium yang diperkaya oleh Iran, pencabutan sanksi AS terhadap Iran, pengembalian beberapa aset Iran yang saat ini dibekukan di luar negeri, dan Israel mengakhiri perang di Lebanon. Namun, semua poin ini menunjukkan bahwa perbedaan pendapat antara kedua belah pihak masih cukup dalam.

Donald Trump menegaskan bahwa AS akan mengembalikan uranium yang diperkaya dari Iran dan bahwa Iran telah setuju untuk menghancurkannya. Namun, Iran membantah kedua klaim tersebut dan hanya menegaskan bahwa kedua pihak akan mengadakan negosiasi terpisah mengenai program nuklir Iran.

Sementara itu, AS tetap bungkam mengenai tuntutan Iran untuk pencabutan sanksi dan embargo, serta pembebasan aset Iran yang dibekukan di luar negeri. AS juga belum secara resmi menanggapi syarat Iran bahwa Israel harus mengakhiri perang di Lebanon sebagai syarat untuk setiap perjanjian perdamaian yang dicapai antara Teheran dan Washington.

Terkait Selat Hormuz, Donald Trump mengumumkan bahwa selat tersebut akan dibuka kembali tetapi juga menekankan bahwa AS akan melanjutkan blokade jalur air strategis tersebut sampai Iran menerima perjanjian perdamaian dengan AS. Sementara itu, Iran tidak hanya menuntut agar AS mengakhiri blokade tersebut tetapi juga menegaskan kedaulatannya atas selat tersebut.

Perbedaan sudut pandang yang disebutkan di atas menunjukkan bahwa AS dan Iran masih menghadapi negosiasi intensif jika mereka ingin mencapai kesepakatan perdamaian dalam waktu dekat. Namun, jelas bahwa kedua belah pihak telah bersama-sama membentuk isi Memorandum tersebut, menunjukkan bahwa kedua belah pihak memiliki kebutuhan mendesak dan memprioritaskan pengakhiran perang secara resmi.

Donald Trump membutuhkan kesepakatan dengan Iran bukan hanya untuk menghindari perang, tetapi juga untuk menghilangkan persediaan uranium yang diperkaya di Iran. Hanya dengan demikian ia dapat membuktikan dirinya lebih unggul dari para pendahulunya dalam menundukkan Iran.

Presiden AS juga sangat membutuhkan kesepakatan dengan Iran untuk keluar dari dilema domestiknya dan untuk menyelamatkan peluang Partai Republik memenangkan pemilihan kongres paruh waktu AS mendatang. Namun, tidak dapat dipastikan bahwa konsesi yang saat ini dibuat oleh presiden AS dapat dibatalkan setelah pemilihan.

Iran membutuhkan pengakhiran perang untuk memulihkan ekonomi dan militernya , dan Teheran juga membutuhkan kesepakatan dengan AS sebagai bukti bahwa AS telah gagal di Iran. Pada saat yang sama, Iran ingin memanfaatkan kebutuhan Donald Trump untuk mengakhiri perang guna memaksa AS membuat konsesi pada isu-isu tertentu, sehingga menciptakan "fait accompli" yang menguntungkan bagi dirinya sendiri. Dan tentu saja, ini akan memberi mereka lebih banyak waktu untuk mempersiapkan perang baru dengan AS.

Berdasarkan perkembangan terkini, tampaknya AS dan Iran kini hampir mencapai kesepakatan sementara, tetapi masih cukup jauh dari tercapainya perjanjian perdamaian yang benar-benar langgeng.

Sumber: https://hanoimoi.vn/hoa-uoc-dang-o-dau-971964.html


Komentar (0)

Silakan tinggalkan komentar untuk berbagi perasaan Anda!

Dalam topik yang sama

Dalam kategori yang sama

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

Berita Terkini

Sistem Politik

Lokal

Produk

Happy Vietnam
Yêu gian hàng Việt Nam

Yêu gian hàng Việt Nam

Hòa ca Quốc ca – 50.000 trái tim chung nhịp đập yêu nước

Hòa ca Quốc ca – 50.000 trái tim chung nhịp đập yêu nước

Núi đá ghềnh Phú yên

Núi đá ghềnh Phú yên