Gelsinger, 63 tahun, pernah dipuji sebagai penyelamat Intel, bertekad untuk mengembalikan posisi nomor satu perusahaan di industri semikonduktor. Ia telah memimpin Intel sejak 2021 dan berjanji untuk membuat Intel kembali berjaya dan merebut pangsa pasar dari TSMC.

Setelah berbulan-bulan Intel terus tertinggal dari para pesaingnya, Gelsinger memutuskan untuk mengundurkan diri. Posisinya kini akan diisi sementara oleh David Zinsner dan Michelle Johnston Holthaus, kepala bagian keuangan perusahaan, hingga pengganti tetap ditemukan.
Setelah pengumuman tersebut, saham Intel naik lebih dari 3% pada perdagangan awal pekan ini. Namun, angka ini tidak signifikan dibandingkan dengan penurunan lebih dari 50% yang dialami perusahaan tahun ini.
Sebelumnya, untuk mengatasi krisis, Intel telah memangkas lebih dari 15% tenaga kerjanya.
Kepergian Gelsinger dapat menyebabkan pergeseran strategis yang signifikan dalam kepemimpinan eksekutif Intel, yang berpotensi membuka peluang baru bagi perusahaan di masa depan.
Sumber: https://kinhtedothi.vn/giam-director-dieu-hanh-intel-tu-chuc.html






Komentar (0)