
Salah satu contoh utamanya adalah Bapak Nguyen Huu Anh, dari Dusun 2, Kelurahan Tan Thanh, seorang petani teladan yang diakui secara nasional pada tahun 2025. Terlepas dari berbagai suka duka, beliau tetap teguh dalam profesi budidaya belutnya, dan berkontribusi pada pelestarian citra desa kerajinan lokal tersebut.

Bapak Nguyen Huu Anh berbagi: "Sebagai seorang petani, saya tidak keberatan dengan kerja keras; saya hanya berharap cuaca yang baik, panen yang melimpah, dan harga yang bagus agar usaha saya tidak sia-sia."
Di sektor produksi, Bapak Ta Van Lam, Direktur Teknik Misun Group Joint Stock Company, mengatakan bahwa membangun merek beras Ong Dien membutuhkan perusahaan untuk mengatasi banyak kesulitan. Hanya ketika model tersebut terbukti efektif, dengan hasil produksi yang stabil dan ekspor produk, barulah masyarakat merasa aman untuk berkolaborasi dalam produksi.

"Prestasi hari ini adalah hasil dari ketekunan dan tekad, yang bertujuan untuk meningkatkan nilai beras lokal kita," tegas Bapak Ta Van Lam.
Kesamaan yang dimiliki para pekerja ini adalah keyakinan bahwa dengan kerja keras dan ketekunan, tanah dan profesi mereka tidak akan mengecewakan mereka. Keyakinan sederhana namun mendalam inilah yang membantu mereka mengatasi kesulitan, mulai dari cuaca buruk hingga fluktuasi pasar.

Ketekunan tidak hanya terlihat dalam pekerjaan produksi, tetapi juga di jajaran pejabat, pegawai negeri sipil, dan karyawan publik—mereka yang secara diam-diam berkontribusi pada efisiensi operasional aparatur pemerintah. Bagi mereka, ketekunan bukan hanya tentang bekerja keras, tetapi juga tentang tanggung jawab, transparansi, dan kepentingan bersama.
Ibu Ta Hong Chuyen, seorang spesialis di Pusat Pelayanan Administrasi Publik Komune Long Dien, berbagi: “Pencapaian terbesar adalah kepuasan dan kepercayaan masyarakat. Setiap prosedur diselesaikan dengan cepat dan efisien, dan setiap kebijakan diimplementasikan secara efektif – ini adalah ‘buah manis’ dari dedikasi kami.”

Di bidang pendidikan , Ibu Nguyen Thuy Kieu, seorang guru di SMA Thai Thanh Hoa di komune Dam Doi, menyatakan: "Prestasi terbesar bukanlah hanya nilai, tetapi pertumbuhan siswa, membantu mereka memperoleh pengetahuan, mengarahkan masa depan mereka, dan menjadi warga negara yang berguna."
Wawasan ini menunjukkan bahwa, terlepas dari bidangnya, nilai kerja tidak hanya terletak pada hasil langsung tetapi juga pada efek domino dan kontribusinya terhadap pembangunan komunitas secara keseluruhan.

Oleh karena itu, Hari Buruh Internasional bukan hanya kesempatan untuk menghormati tetapi juga pengingat bagi semua orang untuk menghargai nilai-nilai yang tercipta dari kerja keras. Dari ladang hingga kantor, dari kerja manual hingga kerja intelektual, semuanya berkontribusi dalam membangun masyarakat yang semakin maju, beradab, dan berkelanjutan.
Sumber: https://sonnmt.camau.gov.vn/tin-hoat-dong/gieo-mo-hoi-gat-thanh-qua-299065







Komentar (0)