
Ibu Vuong Tuong Quan (Kelurahan Chanh Nghia, Kota Thu Dau Mot, Provinsi Binh Duong ) memanfaatkan waktu luangnya di akhir pekan untuk membuat produk kerajinan tangan.
Hal ini memberikan penghasilan tambahan sekitar 3-4 juta VND per bulan.
Selain pekerjaan utamanya sebagai petugas perekrutan dan pelatihan, Ibu Vuong Tuong Quan (lahir tahun 2001) juga menggunakan waktu luangnya untuk mengembangkan toko online yang khusus menjual tas, topi, dan sweater buatan tangan.
Menceritakan bagaimana ia memulai bisnis ini, Ibu Quan berkata: “Selama pandemi Covid-19, saya sering menonton video di YouTube untuk belajar merajut. Lambat laun, saya menyadari potensi kerajinan ini dan memutuskan untuk memulai bisnis. Modal awal berasal dari tabungan pribadi saya dan kemudian secara bertahap berkembang.”
Ibu Quan berbagi bahwa tahap awal startup-nya menghadapi banyak kesulitan, terutama dalam pengadaan bahan baku. Untuk menciptakan produk yang unik, tahan lama, dan indah yang memenuhi permintaan pelanggan, beliau mencurahkan banyak upaya untuk memilih benang yang langka, unik, dan tidak biasa. Beliau sering mencari di platform e-commerce dan toko benang online di luar negeri, yang mengakibatkan biaya impor yang tinggi dan terkadang pasokan bahan baku baru yang tidak mencukupi untuk memenuhi kebutuhan pelanggan. Namun, seiring waktu, keadaan berangsur-angsur stabil, dan Ibu Quan menemukan pemasok benang berkualitas tinggi yang andal dengan berbagai warna menarik.
Saat ini, selain pekerjaan kantornya, Ibu Quan juga menghabiskan akhir pekannya untuk menerima pesanan dan memenuhi permintaan pelanggan. Pendapatan bulanan rata-ratanya dari pekerjaan ini berkisar antara 3-4 juta VND. Mengenai rencana masa depannya, Ibu Quan mengatakan bahwa ia berniat untuk mengembangkan toko online, menciptakan produk-produk bernilai tinggi dan ramah lingkungan.
Ciptakan lapangan kerja bagi kaum muda lainnya.
Phan Thi Kim Ngan (lahir tahun 2001) digambarkan oleh teman dan keluarga sebagai sosok yang terampil dan memiliki selera yang baik. Awalnya, ia membuat barang-barang kerajinan tangan karena hobi, tetapi secara bertahap menyadari kecintaannya pada jenis produk ini dan memutuskan untuk memulai bisnisnya sendiri. Saat ini, Ngan terutama membuat produk-produk yang berkaitan dengan wol seperti gantungan kunci, bunga, pakaian, tas, jepit rambut, syal, dan lain-lain, sesuai permintaan pelanggan.

Ibu Phan Thi Kim Ngan terutama menjual produk kerajinan tangan seperti gantungan kunci wol, bunga wol, boneka beruang wol, dan lain-lain.
Pada akhir tahun 2023, Ibu Ngan menggunakan modal yang telah dikumpulkannya sebesar 2 juta VND untuk membeli bahan baku. Saat ini, dengan total investasi lebih dari 10-20 juta VND, beliau memperoleh penghasilan sekitar 6-12 juta VND per bulan berkat promosi dari mulut ke mulut dan basis pelanggan yang stabil. Ibu Ngan mengatakan: “Saya terutama menjual kerajinan tangan saya melalui halaman penggemar saya. Setiap akhir pekan, saya berjualan langsung di taman dan pameran usaha lokal. Selain itu, orang-orang juga dapat datang ke rumah saya untuk memilih produk jika mereka membutuhkannya.”
Untuk memastikan kemajuan dan mengembangkan bisnisnya, Ibu Ngan juga berkolaborasi dengan anak muda yang memiliki minat yang sama dalam merajut. Ia secara proaktif mencari calon pelanggan di berbagai grup dan forum, kemudian berdiskusi dan menyepakati produk yang akan dijual. Ketika anak-anak muda ini mengirimkan barang mereka ke rumahnya, Ibu Ngan bertanggung jawab untuk memeriksa dan memajang barang-barang tersebut untuk dijual. Berkat hal ini, selain menciptakan pendapatan yang stabil untuk dirinya sendiri, Ibu Ngan juga mendukung anak muda lainnya dengan menyediakan lapangan kerja dan penghasilan bagi mereka.

Pojok kerajinan tangan Ibu Phan Thi Kim Ngan (Dusun 3, Desa Long An , Distrik Can Giuoc, Provinsi Long An)
Ibu Ngan berbagi: “Memastikan konsistensi dan perhatian yang cermat terhadap detail dalam setiap produk sangat penting, karena barang yang cacat akan langsung memengaruhi penjualan. Selain itu, saya mendengarkan masukan pelanggan dan terus meningkatkan keterampilan saya untuk menciptakan produk baru dan unik.”
Tren anak muda yang memulai bisnis dengan produk buatan tangan tidak hanya menghasilkan pendapatan tetapi juga menciptakan barang-barang kerajinan tangan yang indah dengan sentuhan pribadi yang kuat. Ini adalah arah yang segar dan menjanjikan bagi anak muda di era ekonomi digital.
Ngoc Han
Sumber






Komentar (0)