
Ada strategi khusus.
Untuk memotivasi dan menginspirasi siswa kelas 9 yang sedang mempersiapkan ujian masuk kelas 10, pada tanggal 27 Maret, Sekolah Menengah Tran Duy Hung (Kelurahan Yen Hoa, Hanoi) menyelenggarakan program "Menaklukkan Sekolah Menengah Atas - Bersinar Terang untuk Berkilau". Dalam acara ini, siswa mendengarkan guru dan siswa senior berbagi metode belajar dan persiapan ujian yang efektif selama tahap akhir persiapan.
Profesor Madya Dr. Le Kim Anh, Kepala Sekolah Menengah Tran Duy Hung, percaya bahwa pada tahap akhir persiapan, siswa perlu mengembangkan metode revisi yang cerdas, dengan fokus pada konten utama. Tes latihan tidak boleh dilakukan secara sembarangan, melainkan dengan tujuan yang jelas, menekankan pada identifikasi kesalahan dan mencatatnya untuk menghindari pengulangan.
Selain itu, mengikuti ujian simulasi memainkan peran penting dalam mengembangkan kepercayaan diri, psikologi menghadapi ujian, dan kemampuan konsentrasi. Siswa dapat mengikuti ujian yang diselenggarakan oleh sekolah atau organisasi eksternal, atau berlatih dengan contoh soal di rumah untuk membiasakan diri dengan tekanan yang mirip dengan ujian sebenarnya. Di samping itu, siswa perlu menyeimbangkan belajar dan istirahat, menjaga gaya hidup yang wajar, menghindari begadang, dan memastikan nutrisi yang tepat agar berada dalam kondisi terbaik sebelum ujian.
Ini dapat dianggap sebagai tahap akhir dalam meninjau dan mempersiapkan ujian penting, kata Profesor Madya Dr. Le Kim Anh. Sekolah telah mengembangkan rencana peninjauan yang spesifik dan mendalam, yang berfokus pada tiga mata pelajaran utama: Matematika, Sastra, dan Bahasa Inggris. Pengajaran disesuaikan dengan kelompok siswa yang berbeda, memastikan perhatian yang cermat kepada setiap siswa dan tidak ada yang tertinggal. Pada saat yang sama, guru meningkatkan latihan soal dan memberikan umpan balik terperinci untuk membantu siswa memperkuat pengetahuan dan keterampilan mengerjakan ujian mereka.

Manfaatkan waktu Anda dengan bijak.
Salah satu hal penting yang ditekankan guru kepada siswa selama proses persiapan, terutama pada tahap akhir, adalah pentingnya manajemen waktu yang tepat. Sembari mempersiapkan materi, mengalokasikan waktu dengan bijak memastikan kesejahteraan fisik dan mental. Hanya dengan demikian siswa dapat menyerap pengetahuan secara efektif dan siap menghadapi ujian.
Menurut Ibu Ho Thi Phuong, seorang guru bahasa Inggris di Sekolah Menengah Tran Duy Hung, siswa perlu fokus pada tiga konsep kunci: pembelajaran mendalam, pemahaman menyeluruh, dan penerapan yang solid. "Pembelajaran mendalam" berarti memahami pengetahuan secara komprehensif, mulai dari kosakata hingga tata bahasa; "pembelajaran menyeluruh" berarti memahami esensi daripada hafalan; dan "penerapan yang solid" berarti fokus pada kualitas setiap tes latihan, menganalisis kesalahan, dan belajar dari pengalaman.
Sementara itu, Ibu Chu Thanh Hang, seorang guru Sastra di Sekolah Menengah Tran Duy Hung, menekankan tiga elemen kunci: "Belajar dengan benar – mengulang materi secukupnya – mengerjakan secara menyeluruh." Siswa perlu menguasai pengetahuan dasar, berlatih semua jenis soal, dan tahu cara mengalokasikan waktu dengan bijak selama ujian. Yang penting dalam Sastra bukanlah menulis dengan bahasa yang terlalu berbunga-bunga, tetapi memahami secara mendalam, merasakan dengan benar, dan memiliki pendapat yang jelas.
Puncak acara program ini, yang dirancang untuk memotivasi siswa kelas 9 saat mereka mempersiapkan ujian masuk kelas 10, adalah kehadiran para alumni dari sekolah tersebut.
Nguyen Son Hai, mantan siswa Sekolah Menengah Tran Duy Hung dan saat ini mahasiswa jurusan Bahasa Inggris di Sekolah Menengah Atas Chu Van An untuk Siswa Berbakat (Kelurahan Tay Ho, Hanoi), percaya bahwa perjalanan mengikuti ujian masuk kelas 10 selalu disertai tekanan dan momen-momen ketidakamanan. Namun, ketika siswa dengan jelas menetapkan tujuan mereka dan gigih, mereka akan memiliki motivasi lebih untuk mengatasi kesulitan.
Berbagi pengalaman dengan siswa kelas 9, Nguyen Son Hai berkata: "Setelah menetapkan tujuan, saya menghapus game dari ponsel dan mengurangi penggunaan media sosial. Setiap malam, saya belajar dari pukul 19.30 hingga 24.00. Selama waktu itu, saya mengalokasikan 1 hingga 1,5 jam untuk setiap mata pelajaran. Dengan waktu tersebut, saya menulis esai atau paragraf yang membutuhkan pemikiran tingkat tinggi. Untuk Matematika, saya perlu membaca soal dengan saksama, berpikir kritis, dan menggunakan pena untuk mencoret-coret kertas untuk mendapatkan jawaban. Saya perlu berlatih agar ketika melihat soal, saya tahu apa yang harus dilakukan."
Selain itu, selama program berlangsung, siswa juga menerima bimbingan dari guru tentang pendaftaran pilihan mereka berdasarkan nilai batas tahun-tahun sebelumnya, hasil ujian simulasi, dan saran guru untuk memilih opsi yang sesuai dengan kemampuan mereka.
Ujian masuk kelas 10 di sekolah menengah negeri Hanoi untuk tahun ajaran 2026-2027 akan berlangsung selama dua hari, tanggal 30 dan 31 Mei. Kandidat akan mengikuti ujian dalam tiga mata pelajaran: Matematika, Sastra, dan Bahasa Asing. Ujian Matematika dan Sastra akan berbasis esai, dengan alokasi waktu 120 menit untuk setiap mata pelajaran. Ujian Bahasa Asing akan berupa pilihan ganda, dengan alokasi waktu 60 menit.
Sumber: https://baotintuc.vn/giao-duc/giup-hoc-sinhdat-diem-cao-vao-lop-10-20260327140545037.htm






Komentar (0)