.jpg)
Pada pagi hari tanggal 17 April, di Sekolah Dasar dan Menengah Xa Dan (Hanoi), diselenggarakan Festival Budaya dan Olahraga untuk memperingati Hari Penyandang Disabilitas Vietnam (18 April). Acara tersebut dihadiri oleh perwakilan dari sektor Pendidikan dan Pelatihan, Asosiasi Hanoi untuk Bantuan Anak-Anak Penyandang Disabilitas, Dana Vietnam untuk Anak-Anak Penyandang Disabilitas, pemerintah daerah, sponsor, dan 381 siswa, guru, dan orang tua. (Foto: Mai Hoa)
.jpg)
Dalam sambutan pembukaannya, Bapak Pham Van Hoan, Kepala Sekolah SD dan SMP Xa Dan, menyampaikan: "Sejak diberlakukannya Peraturan tentang Penyandang Disabilitas pada tahun 1998, tanggal 18 April secara resmi diakui dalam dokumen hukum negara sebagai Hari Penyandang Disabilitas Vietnam. Setiap tahun pada kesempatan ini, banyak kegiatan bermakna diselenggarakan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang penyandang disabilitas, agar mereka tidak merasa sendirian, memiliki lebih banyak kekuatan untuk hidup, dan mengalami lebih banyak kegembiraan dan kebahagiaan. Di SD dan SMP Xa Dan, dengan lebih dari 70% dari total populasi siswa adalah penyandang tunarungu, anak-anak selalu dihormati, diperlakukan setara, dicintai, didorong untuk mengekspresikan diri, dan diintegrasikan dengan baik ke dalam masyarakat." (Foto: Mai Hoa)
Dalam kerangka Festival Budaya dan Olahraga , semua siswa, baik yang dapat mendengar maupun yang tunarungu, dapat berpartisipasi dalam kegiatan dan kompetisi yang dipersiapkan dengan cermat oleh Persatuan Pemuda, Pramuka Muda, dan guru-guru sekolah. (Video: Mai Hoa)
.jpg)
Pada acara tersebut, Sekolah Dasar dan Menengah Xa Dan memberikan penghargaan kepada berbagai organisasi dan individu yang telah mendampingi dan mendukung siswa penyandang disabilitas selama bertahun-tahun, termasuk perwakilan dari Dinas Pendidikan dan Pelatihan Hanoi , Asosiasi Hanoi untuk Bantuan Anak Penyandang Disabilitas, Dana Vietnam untuk Anak Penyandang Disabilitas, Dinas Pendidikan dan Pelatihan Distrik Dong Da, Komite Rakyat Kelurahan Nam Dong, Asosiasi Orang Tua dan Guru sekolah, Herbalife Vietnam, Deviemed (Jerman), Organisasi Anak Naga Biru (Australia), Rumah Sakit Hong Ngoc, Grup Pengembangan Kemakmuran Vietnam, Fassttech Vietnam, But Vang Co., Ltd. dan bisnis mitra lainnya, Sekolah Internasional Concordia, Sekolah Menengah Edison… (Foto: Mai Hoa).
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
Banyak sponsor yang memberikan hadiah langsung di acara tersebut. Ibu Duong Thi Bich Diep, Presiden Dana Vietnam untuk Anak-Anak Penyandang Disabilitas, menyumbangkan peralatan pengajaran dan pembelajaran senilai hampir 199 juta VND kepada sekolah tersebut. Dr. Hoang Tan Cuong, Wakil Direktur Rumah Sakit Hong Ngoc, memberikan sumbangan sebesar 80 juta VND kepada siswa Sekolah Dasar dan Menengah Xa Dan. Ibu Ngo Diem Huong, CEO Grup Huong Giang Interfa, dan Bapak Tran Tue Minh, pemimpin sebuah kelompok lari, juga menyumbangkan berbagai hadiah berupa barang... (Foto: Mai Hoa).
.jpg)
.jpg)
Dalam kerangka festival tersebut, siswa penyandang disabilitas berpartisipasi dalam Kontes Duta Budaya Membaca. Kontes ini menarik perhatian khusus dengan pertunjukan yang dipentaskan secara apik, beragam genre, menggabungkan artikel tertulis, video, dan lukisan… Dengan tema “50 Tahun - Sebuah Bangsa yang Penuh Sukacita” yang merayakan 50 tahun Pembebasan Korea Selatan dan penyatuan kembali negara, 3 tim dari kategori sekolah dasar inklusif, sekolah dasar khusus, dan sekolah menengah menyampaikan isi buku tentang orang-orang dan peristiwa sejarah yang terkait dengan perjalanan bangsa kita yang berat namun sangat gemilang, termasuk buku-buku seperti “Lebih dari Sekadar Monumen,” “Kemenangan Besar Musim Semi 1975 dan Perubahan Ajaib Negara”… (Foto: Mai Hoa).
.jpg)
Panitia penyelenggara juga memamerkan karya-karya dari lomba melukis "Paman Ho bersama Anak-Anak - Anak-Anak bersama Paman Ho" dan lomba menggambar "Buku Favoritku dan Kehidupan Impianku". Dalam foto tersebut, Hoang Anh Dung, seorang siswa tunarungu kelas 8B1 di Sekolah Dasar dan Menengah Xa Dan, tampak bahagia dan gembira di samping lukisannya yang menggambarkan astronot. Ia berbagi bahwa ia bercita-cita menjadi seorang guru, tetapi juga memiliki minat yang besar pada ilmu antariksa, berharap dapat membantu negara secara bertahap mencapai impiannya dalam eksplorasi ruang angkasa. (Foto: Mai Hoa)
.jpg)
.jpg)
Festival ini juga meriah, seru, dan menarik dengan kompetisi bulu tangkis, permainan tradisional, tarik tambang, lomba lari karung, kegiatan pengalaman, dan stan-stan… Melalui kegiatan festival ini, para guru dan orang tua siswa SD dan SMP Xa Dan berharap agar para siswa di sekolah ini menjadi lebih bersatu, lebih saling menyayangi, lebih mencintai sekolah, lebih cepat, lebih kreatif, dan lebih proaktif (Foto: Mai Hoa) .
Sumber: https://hanoimoi.vn/giup-tre-em-khuyet-tat-cham-den-uoc-mo-699280.html






Komentar (0)