![]() |
Glasner dulunya merupakan kandidat kuat, tetapi rentetan hasil buruk Palace membuat Manchester United ragu-ragu. |
Glasner adalah salah satu kandidat yang sangat dikaitkan dengan posisi manajer di Old Trafford, tetapi citra ahli strategi asal Austria itu telah memburuk secara signifikan di mata pimpinan MU dalam beberapa pekan terakhir.
Crystal Palace saat ini sedang mengalami rentetan sembilan pertandingan tanpa kemenangan di semua kompetisi. Puncak kekecewaan ini adalah kekalahan memalukan di babak ketiga Piala FA, di mana Palace tersingkir oleh tim semi-profesional Macclesfield.
Mantan kepala perekrutan Manchester United, Mick Brown, mengungkapkan bahwa dewan klub mulai mempertanyakan kemampuan Glasner karena performanya yang buruk di Crystal Palace.
Glasner pernah sangat dihargai atas perannya dalam membantu Palace meningkatkan performa dan bahkan memenangkan Piala FA. Namun, setelah awal musim yang mengesankan, Palace mengalami penurunan dengan enam pertandingan tanpa kemenangan di Liga Premier, dan saat ini berada di peringkat ke-13 klasemen.
Manajemen Manchester United khawatir jika Glasner tidak dapat mempertahankan kesuksesannya di Palace, kepindahan ke klub besar lainnya akan membuat keadaan semakin sulit baginya. Terutama, Glasner juga menyukai formasi tiga bek tengah yang sempat kontroversial di bawah kepemimpinan Amorim.
Manajemen Manchester United, khususnya Direktur Sepak Bola Jason Wilcox, percaya bahwa skuad klub saat ini hanya cocok dengan formasi empat bek tradisional. Wilcox bahkan berselisih dengan Amorim mengenai sistem tiga bek.
Sumber: https://znews.vn/glasner-vo-mong-dan-dat-mu-post1619943.html







Komentar (0)