Saat ini, harga tiket pesawat untuk banyak rute domestik di Vietnam tidak murah jika dibandingkan dengan pendapatan rata-rata masyarakat. Terkadang, tiket pulang pergi dari Hanoi ke Phu Quoc atau Hanoi ke Nha Trang sama mahalnya atau bahkan lebih mahal daripada tiket dari Vietnam ke Thailand, Malaysia, atau Singapura.
Konsekuensi dari harga tiket pesawat yang tinggi tidak hanya sekadar menghambat perjalanan; tetapi juga mengurangi jangkauan industri pariwisata . Bahkan destinasi terindah pun kesulitan menarik wisatawan jika biaya aksesnya terlalu tinggi. Ketika pariwisata domestik menurun, pendapatan dari hotel, restoran, transportasi, dan layanan lokal juga menurun. Dalam jangka panjang, hal ini mengurangi insentif untuk berinvestasi di bidang pariwisata, terutama di daerah yang sangat bergantung pada perjalanan udara, seperti Phu Quoc, Khanh Hoa, Binh Dinh, dan Quang Binh. Mengenai harga tiket pesawat, maskapai penerbangan tidak bisa hanya mengeluh tentang kenaikan harga bahan bakar atau nilai tukar; mereka perlu berbagi tanggung jawab dengan pasar dan penumpang. Pertama dan terpenting, maskapai penerbangan harus lebih transparan dalam kebijakan penetapan harga dan meningkatkan kualitas layanan. Masyarakat frustrasi bukan hanya karena harga tiket yang tinggi tetapi juga karena lonjakan harga yang tiba-tiba selama musim puncak, kelangkaan tiket murah, dan seringnya penundaan dan pembatalan penerbangan.
Mekanisme penetapan harga yang fleksibel diperlukan sesuai dengan kondisi pasar, tetapi perbedaan yang terlalu besar dapat menciptakan rasa ketidakadilan dan mengikis kepercayaan pelanggan. Selain itu, maskapai penerbangan perlu mengoptimalkan biaya operasional daripada hanya menekan harga tiket. Banyak maskapai penerbangan internasional telah mengurangi biaya melalui restrukturisasi armada, peningkatan efisiensi operasional, penerapan teknologi digital , dan pengurangan biaya perantara. Bersamaan dengan itu, maskapai penerbangan perlu secara proaktif berkolaborasi dengan agen perjalanan, hotel, dan pemerintah daerah untuk menciptakan paket wisata yang terjangkau, meningkatkan kualitas layanan agar sesuai dengan harga tiket.
Tentu saja, seluruh tanggung jawab tidak dapat dibebankan sepenuhnya kepada maskapai penerbangan. Ketika bandara-bandara besar seperti Noi Bai dan Tan Son Nhat kelebihan beban, biaya operasional meningkat dan diperhitungkan dalam harga tiket. Mempercepat pengoperasian bandara internasional Long Thanh, Gia Binh, dan Phu Quoc, memperluas bandara Noi Bai, dan meningkatkan bandara Da Nang dan Cam Ranh dapat membantu industri penerbangan menciptakan ruang untuk pengurangan harga. Selain itu, badan pengatur perlu meninjau berbagai biaya, pajak, dan biaya layanan penerbangan untuk mengembangkan peta jalan penyesuaian yang sesuai.
Sumber: https://www.sggp.org.vn/go-luc-can-tu-gia-ve-may-bay-post852852.html










